<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012</id><updated>2012-02-11T04:35:04.440-08:00</updated><category term='Artikel Kesehatan'/><category term='Artikel Kedokteran'/><category term='Informasi Obat'/><category term='Info Untuk Dokter Baru'/><category term='Tips Blogging'/><category term='Lowongan Kerja'/><category term='Tips - Tips'/><category term='Bisnis Internet Gratis'/><category term='Info dan Soal2 UKDI'/><category term='Berita Politik'/><title type='text'>Aeps Library</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>44</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-1722385479340513922</id><published>2011-05-02T09:25:00.000-07:00</published><updated>2011-05-02T09:37:08.130-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips - Tips'/><title type='text'>Awas Tipuan Aplikasi 'Siapa Lihat Profil Facebook'</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-xDeBHpH5-po/Tb7dnwKClEI/AAAAAAAAARA/SSPdKziFUw0/s1600/facebook.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 131px; height: 85px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-xDeBHpH5-po/Tb7dnwKClEI/AAAAAAAAARA/SSPdKziFUw0/s200/facebook.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5602158661507126338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt; - Hati-hati dengan aplikasi yang mengaku-ngaku bisa melihat siapa yang mengintip profile Anda di Facebook. Aplikasi tipuan ini mengincar pengguna di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut perusahaan antivirus Vaksincom, dalam keterangan yang diterima detikINET, Senin (2/5/2011), ada ratusan ribu pengguna Facebook yang jadi korban aksi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aksi itu dilakukan pelaku dengan mengatasnamakan sebuah kelompok bernama 'Jem……   Ind………'. Menurut pantauan Vaksincom, sebanyak 750.000 pengguna Facebook dari Indonesia menjadi korban aksi itu hanya dalam waktu tiga hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika Anda jatuh menjadi korban, dan menjalankan apa yang diperintahkan, maka secara otomatis Anda akan mengirimkan pesan Facebook Chat ke seluruh kontak Anda," ujar analis antivirus dari Vaksincom, Alfons Tanujaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meyakinkan korbannya, aplikasi jahat ini mengirimkan tulisan di profile korban yang seakan-akan menunjukkan siapa saja teman korban yang pernah melihat profile itu dan seberapa sering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Padahal sebenarnya aplikasi tersebut tidak ada dan data posting yang ditampilkan adalah data bohongan yang mengambil data kontak profile dan menampilkan angka jumlah 'views' secara acak," sebut Alfons.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: http://www.detikinet.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-1722385479340513922?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/1722385479340513922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=1722385479340513922&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/1722385479340513922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/1722385479340513922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2011/05/awas-tipuan-aplikasi-siapa-lihat-profil.html' title='Awas Tipuan Aplikasi &apos;Siapa Lihat Profil Facebook&apos;'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-xDeBHpH5-po/Tb7dnwKClEI/AAAAAAAAARA/SSPdKziFUw0/s72-c/facebook.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-2572826175631937848</id><published>2011-05-02T08:59:00.000-07:00</published><updated>2011-05-02T09:08:54.579-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips - Tips'/><title type='text'>Cara Menangkal Hipnotis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-bArxtHxA77U/Tb7WbNctbAI/AAAAAAAAAQw/DJrgHtfi05g/s1600/hipnotis.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 116px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-bArxtHxA77U/Tb7WbNctbAI/AAAAAAAAAQw/DJrgHtfi05g/s200/hipnotis.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5602150749450365954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Caranya Menghindari Hipnotis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini beberapa tips untuk menghindari kejahatan Hipnotis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jangan membiarkan pikiran kosong ketika berada didaerah umum. Pikiran kosong dapat mengakibatkan gerbang telepathic terbuka, sehingga pihak lain dapat dengan mudah menyampaikan pesan secara telepathic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Waspadalah jika tiba-tiba timbul rasa kantuk yangtidak wajar, ada kemungkinan bahwa seseorang yang bermaksud negatif sedang melakukan "telepathic forcing".&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;3. Bagi mereka yang memiliki kebiasaan "latah",sebaiknya jangan bepergian ke tempat umum tanpa teman.Mereka yang mempunyai kebiasaan "latah" cenderung memiliki gerbang bawah sadar yang mudah dibuka paksa dengan bantuan kejutan (Shock Induction). Hal yang sama juga berlaku bagi mereka yang mudah terkejut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jangan mudah panik jika tiba-tiba ada beberapa orang yang tidak dikenal mengerumuni anda untuk suatu alasan yang tidak jelas. Sekali lagi jangan mudah panik!&lt;br /&gt;Karena rasa panik akan mempermudah terbukanya gerbang bawah sadar anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jangan mudah panik jika tiba-tiba ada seseorang yang menepuk bahu anda! Usahakan agar pikiran dan panca indera anda tetap aktif ke seluruh lingkungan!&lt;br /&gt;Jangan terfokus pada ucapan-ucapan orang yang menepuk anda! Segeralah berpindah ke daerah yang lebih ramai!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jika secara tiba-tiba, tanpa alasan yang jelas,dada anda terasa sesak, dan diikuti dengan perut agak mual, dan kepala sedikit pusing, waspadalah karena mungkin ada seseorang tengah mengerahkan energi gendam! Segera lakukan "grounding", yaitu meniatkan membuang seluruh energi negatif ke bumi (cukup visualisasi) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Jika terjadi hal-hal yang mencurigakan, segera sibukkan pikiran anda, agar tetap berada di frekwensi yang mengakibatkan efek Hipnotis tidak dapat bekerja! Antara lain dengan : berdoa dalam hati, menyanyi dalam hati, atau memikirkan hal-hal yang berat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Akhirnya, tanamkan terus menerus di dalam dirianda, bahwa Hipnotis tidak akan bekerja bagi mereka yang menolaknya! Hal ini juga berlaku untuk ilmu gendam!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Tips ini disampaikan oleh Ir. Yan Nurindra, seorang pakar Hypnotis yang sangat menguasai metode Western Hypnosis maupun Traditional Hypnosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://pasar-info.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-2572826175631937848?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/2572826175631937848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=2572826175631937848&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/2572826175631937848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/2572826175631937848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2011/05/cara-menangkal-hipnotis.html' title='Cara Menangkal Hipnotis'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-bArxtHxA77U/Tb7WbNctbAI/AAAAAAAAAQw/DJrgHtfi05g/s72-c/hipnotis.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-6947742478571525414</id><published>2011-05-02T08:05:00.000-07:00</published><updated>2011-05-02T08:24:10.180-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Politik'/><title type='text'>Upaya Amerika Serikat Membantai Rakyat Palestina</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-GYqjOmwR-nA/Tb7JxKFuAnI/AAAAAAAAAQo/UOrryk7a-SE/s1600/palestina.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 82px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-GYqjOmwR-nA/Tb7JxKFuAnI/AAAAAAAAAQo/UOrryk7a-SE/s200/palestina.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5602136832854590066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Amerika Serikat berkomitmen untuk melanjutkan program suplai senjata kepada rezim Zionis Israel demi memuaskan para pemimpin Tel Aviv yang haus darah. Namun langkah ini bermakna kelanjutan pembantaian rakyat Palestina khususnya di Jalur Gaza. Bantuan fantastis itu diumumkan di tengah meningkatnya serangan Zionis ke Jalur Gaza. Serangan brutal Zionis baru-baru ini telah menggugurkan sedikitnya 20 warga Palestina dan melukai puluhan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu selain mengucapkan terima kasih kepada Washington karena telah menyetujui bantuan militer baru ke Tel Aviv, juga menegaskan tekadnya untuk membantai warga Palestina. Netanyahu menilai langkah tersebut sebagai bukti lebih lanjut atas persahabatan erat antara Israel dan Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kongres AS telah meloloskan undang-undang otorisasi anggaran bantuan militer kepada Israel. Ketentuan itu memberikan bantuan tambahan sebesar 205 juta dolar kepada Zionis untuk memperkuat sistem pertahanan rudal Israel, Iron Dome. Sejak tahun 2007, Washington memberikan bantuan tahunan kepada Tel Aviv sebesar tiga miliar dolar. Dana ini hampir sepenuhnya dihabiskan untuk pembelian senjata Amerika sebagai bagian dari perjanjian sepuluh tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badan Urusan Teknologi Kongres AS mengatakan, Israel merupakan penerima bantuan terbesar Amerika sejak Perang Dunia II dan diumumkan untuk program pengembangan senjata kimia dan biologis. Saat ini, Israel diyakini sebagai satu-satunya pemilik senjata nuklir di Timur Tengah dengan arsenal nuklir terbesar dibandingkan Inggris atau Perancis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekan lalu, ribuan aktivis perdamaian, tenaga kerja dan masyarakat sipil turun ke jalan-jalan kota New York untuk menyuarakan keprihatinan atas pendanaan perang AS di luar negeri. Mereka menyatakan keprihatinannya atas kondisi ekonomi AS yang tengah berjuang mengurangi jumlah pengangguran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden Barack Obama beberapa waktu lalu juga memveto resolusi, yang mengecam pembangunan proyek permukiman Zionis di wilayah Palestina. Padahal, anggota lain Dewan Keamanan PBB menyetujui resolusi tersebut. Bantuan senjata dan finansial AS kepada Israel diberikan untuk memusnahkan bangsa Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wayne Madsen, jurnalis investigatif dan analis politik dari AS, meyakini bahwa Gedung Putih lebih mengutamakan kepentingan Israel ketimbang kepentingan nasional Amerika. Itupun dilakukan di tengah krisis ekonomi yang mendera rakyat Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, bantuan militer Amerika kepada Israel tidak menciutkan semangat dan mental bangsa Palestina dalam berjuang membebaskan tanah airnya dari penjajah Zionis. Beberapa pejabat Tel Aviv bahkan mengakui kelemahan dan ketidakmampuan Israel dalam menghadapi bangsa Palestina. (IRIB/RM/SL)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://indonesian.irib.ir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-6947742478571525414?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/6947742478571525414/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=6947742478571525414&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/6947742478571525414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/6947742478571525414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2011/05/upaya-amerika-serikat-membantai-rakyat.html' title='Upaya Amerika Serikat Membantai Rakyat Palestina'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-GYqjOmwR-nA/Tb7JxKFuAnI/AAAAAAAAAQo/UOrryk7a-SE/s72-c/palestina.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-342861003905519880</id><published>2011-05-02T01:23:00.000-07:00</published><updated>2011-05-02T09:22:01.077-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Politik'/><title type='text'>Osama Tewas, Selebritis Dunia Bergembira</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-yeMdz5wh4LM/Tb5zLzhr6TI/AAAAAAAAAQU/dZ39Ndo8oTI/s1600/osama%2B2.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 127px; height: 88px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-yeMdz5wh4LM/Tb5zLzhr6TI/AAAAAAAAAQU/dZ39Ndo8oTI/s200/osama%2B2.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5602041633142729010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;NEW YORK, KOMPAS.com — Sejumlah selebriti dunia mengekspresikan keterkejutan mereka terkait berita tewasnya pentolan teroris yang paling diincar, Osama bin Laden, di Pakistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin jaringan teroris Al Qaeda (54) ini diyakini menjadi dalang tragedi 9/11, di mana dua pesawat sengaja menabrak Twin Towers di World Trade Center, New York, pada 11 September 2001. Lebih dari 3.000 orang dilaporkan tewas dalam tragedi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berita mengenai tewasnya Bin Laden mencuat pada 1 Mei 2011 setelah sepuluh tahun pemburuan terhadap dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengonfirmasi berita tewasnya Bin Laden melalui konferensi pers pada hari Minggu waktu setempat. Obama menjelaskan bahwa badan intelijen telah mengetahui lokasi keberadaan Bin Laden, yang  kemudian disusul operasi penyerangan oleh angkatan militer AS. Bin Laden dipastikan tewas dalam serangan tersebut setelah dilakukan tes DNA dan dinyatakan cocok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Malam ini, dapat saya sampaikan kepada rakyat Amerika dan seluruh dunia bahwa Amerika telah memimpin operasi militer yang menewaskan Osama bin Laden, pemimpin Al Qaeda dan teroris yang bertanggung jawab atas pembunuhan ribuan orang, baik pria, wanita, maupun anak-anak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para selebriti dunia secara cepat memberikan reaksi mereka atas berita tersebut melalui Twitter, sekaligus merayakan tewasnya musuh nomor satu Amerika itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bintang film laga yang pernah menjabat Gubernur California, Arnold Schwarzenegger, juga menyampaikan komentarnya. "Saya sangat bangga kepada prajurit kami. Di mana pun kalian berada, sempatkanlah selama semenit untuk mengucapkan terima kasih kepada mereka, para pahlawan yang telah berjuang untuk negara kita," ujar Schwarzenegger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca berita CNN, Piers Morgan, juga turut berkomentar, "Bin Laden tewas. Wow... ini merupakan momen yang penting bagi Obama. Momen yang penting bagi Amerika. Pujian buat sang presiden dan operasi militernya. Ini merupakan saat terpenting."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artis Hollywood, Christina Applegate, juga tak mau ketinggalan.  "Biarkan saya mencoba sekali lagi.... Hati saya berdebar-debar ketika mendengar berita ini. Teror yang telah dibuatnya telah menghilangkan nyawa ribuan orang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setelah 9 tahun, 8 bulan, dan 20 hari, keadilan akhirnya muncul. Bin Laden tewas," tulis perancang busana yang juga sosialita, Nicky Hilton, lewat akun Twitter-nya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan senang juga disampaikan penyanyi rock Nikki Sixx. Ia mengaku mengetahui kabar meninggalnya Osama bin Laden saat berada di New York. "Saat berada di New York dan mendengar berita tewasnya Bin Laden, rasanya senang sekali."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukacita juga dirasakan penyanyi country LeAnn Rimes dan mantan anggota grup Spice Girls, Melanie Brown. "Ya Tuhan! Bin Laden! Terberkatilah para prajurit kami dan damailah negara kami. Terutama bagi keluarga yang kehilangan sanak saudaranya dalam peristiwa 9/11," kata Rimes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita perlu mengheningkan cipta bagi para prajurit yang telah rela mempertaruhkan nyawa mereka dan marilah kita berterima kasih kepada mereka," sambut Brown.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini dari:&lt;br /&gt;http://entertainment.kompas.com/read/2011/05/02/13545870/Osama.bin.Laden.Tewas.Seleb.Dunia.Bersukacita&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-342861003905519880?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/342861003905519880/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=342861003905519880&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/342861003905519880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/342861003905519880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2011/05/osama-bin-laden-tewas-selebritis-dunia.html' title='Osama Tewas, Selebritis Dunia Bergembira'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-yeMdz5wh4LM/Tb5zLzhr6TI/AAAAAAAAAQU/dZ39Ndo8oTI/s72-c/osama%2B2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-4575876110859971810</id><published>2010-05-28T21:05:00.000-07:00</published><updated>2011-05-02T09:52:57.144-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi Obat'/><title type='text'>SERUM ANTI BISA ULAR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-iAjEGAcALGk/Tbm8OASEPLI/AAAAAAAAAPM/_BqfkjdGvps/s1600/sabu.jpeg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 116px; height: 116px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-iAjEGAcALGk/Tbm8OASEPLI/AAAAAAAAAPM/_BqfkjdGvps/s320/sabu.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5600714560391888050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Deskripsi&lt;br /&gt;- Nama &amp;amp; Struktur Kimia : Serum anti bisa ular polivalen (kuda)&lt;br /&gt;- Sifat Fisikokimia : -&lt;br /&gt;- Keterangan : Serum polivalen yang berasal dari plasma kuda yang dikebalkan terhadap bisa ular yang memiliki efek neurotoksik (ular jenis Naja sputatrix - ular kobra, Bungarus fasciatus - ular belang) dan hemotoksik (ular Ankystrodon rhodostoma - ular tanah).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Golongan/Kelas Terapi&lt;br /&gt;Obat Yang mempengaruhi Sistem Imun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Dagang&lt;br /&gt;-&lt;br /&gt;Indikasi&lt;br /&gt;Untuk pengobatan terhadap gigitan ular berbisa&lt;br /&gt;Dosis, Cara Pemberian dan Lama Pemberian&lt;br /&gt;        Pemilihan anti bisa ular tergantung dari spesies ular yang menggigit. Dosis yang tepat sulit untuk ditentukan karena tergantung dari jumlah bisa ular yang masuk peredaran darah korban dan keadaan korban sewaktu menerima anti serum. Dosis pertama sebanyak 2 vial @ 5 ml sebagai larutan 2% dalam garam faali dapat diberikan sebagai infus dengan kecepatan 40 - 80 tetes per menit, kemudian diulang setiap 6 jam. Apabila diperlukan (misalnya gejala-gejala tidak berkurang atau bertambah) anti serum dapat terus diberikan setiap 24 jam sampai maksimum (80 - 100 ml). Anti serum yang tidak diencerkan dapat diberikan langsung sebagai suntikan intravena dengan sangat perlahan-lahan. Dosis anti serum untuk anak-anak sama atau lebih besar daripada dosis untuk dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Farmakologi&lt;br /&gt;        -&lt;br /&gt;Stabilitas Penyimpanan&lt;br /&gt;        Disimpan pada suhu 2 - 8°C dalam lemari es, jangan dalam freezer. Daluarsa = 2 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontraindikasi&lt;br /&gt;        Tidak ada kontraindikasi absolut pada terapi anti bisa ular untuk envenoming  sistemik yang nyata; terapi diperlukan dan biasanya digunakan untuk menyelamatkan jiwa.&lt;br /&gt;Efek Samping&lt;br /&gt;        1. Reaksi anafilaktik; jarang terjadi, tetapi bila ada timbulnya dapat segera atau dalam waktu beberapa jam sesudah suntikan.                                                   &lt;br /&gt;        2. Serum sickness; dapat timbul 7-10 hari setelah suntikan berupa demam, gatal-gatal, eksantema, sesak napas dan gejala alergi lainnya.                           &lt;br /&gt;        3. Demam disertai menggigil yang biasanya timbul setelah pemberian serum secara intravena.                                                   &lt;br /&gt;        4. Rasa nyeri pada tempat suntikan; yang biasanya timbul pada penyuntikan serum dalam jumlah besar. Reaksi ini biasanya terjadi dalam 24 jam.&lt;br /&gt;Interaksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        - Dengan Obat Lain :  Belum ada interaksi signifikan yang dilaporkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        - Dengan Makanan :  -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        - Terhadap Kehamilan :  Tidak ada data mengenai penggunaan anti bisa ular pada kehamilan. Keuntungan penggunaan  terhadap  ibu dan bayi melebihi kemungkian risiko penggunaan serum anti bisa ular.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        - Terhadap Ibu Menyusui : Tidak ada data. Keuntungan pengunaan terhadap ibu melebihi kemungkinan risiko pada bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        - Terhadap Anak-anak :  Anak-anak mempunyai risiko yang lebih besar terhadap envenoming yang parah karena massa tubuh yang lebih kecil dan kemungkinan aktivitas fisik yang lebih besar. Anak-anak membutuhkan dosis yang sama dengan dewasa, dan tidak boleh diberikan dosis anak berdasarkan berat badan (pediatric weight-adjusted dose);disebabkan hal ini dapat menimbulkan perkiraan dosis yang lebih rendah. Jumlah serum anti bisa ular yang diperlukan tergantung dari jumlah bisa ular yang perlu dinetralisasi bukan berat badan pasien&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        - Terhadap Hasil Laboratorium :  -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parameter Monitoring&lt;br /&gt;         Monitor efek dari serum anti bisa ular baik secara klinis maupun laboratorium. Monitor efek samping setelah administrasi serum anti bisa ular. Monitoring yang diperlukan dapat berbeda tergantung dari jenis ular yang menggigit. Bila ragu-ragu mengenai jenis ular yang menggigit, monitor coagulopathy, flaccid paralysis, myolysis dan fungsi ginjal.&lt;br /&gt;Bentuk Sediaan&lt;br /&gt;         Vial 5 ml, Tiap ml Sediaan Dapat Menetralisasi :&lt;br /&gt;         10-15 LD50 Bisa Ular Tanah (Ankystrodon Rhodostoma)&lt;br /&gt;         25-50 LD50 Bisa Ular Belang (Bungarus Fasciatus)&lt;br /&gt;         25-50 LD50 Bisa ular kobra (Naja Sputatrix), dan mengandung fenol 0.25% v/v&lt;br /&gt;Peringatan&lt;br /&gt;         Karena tidak ada netralisasi-silang (cross-neutralization) serum antibisa ular ini tidak berkhasiat terhadap gigitan ular yang terdapat di Indonesia bagian Timur (misalnya jenis-jenis Acanthopis antarticus, Xyuranus scuttelatus, Pseudechis papuanus dll) dan terhadap gigitan ular laut (Enhydrina cysta).&lt;br /&gt;Kasus Temuan Dalam Keadaan Khusus&lt;br /&gt;        -&lt;br /&gt;Informasi Pasien&lt;br /&gt;        Informasikan pada pasien mengenai kemungkinan efek samping yang tertunda, terutama serum sickness (demam, rash, arthralgias).Tindakan pertama pada gigitan ular:&lt;br /&gt;        1. Luka dicuci dengan air bersih atau dengan larutan kalium permanganat untuk menghilangkan atau menetralisir bisa ular yang belum terabsorpsi.&lt;br /&gt;        2. Insisi atau eksisi luka tidak dianjurkan, kecuali apabila gigitan ular baru terjadi beberapa menit sebelumnya. Insisi luka yang dilakukan dalam keadaan tergesa-gesa atau dilakukan oleh orang yang tidak berpengalaman justru seing merusak jaringan dibawah kulit dan akan meninggalkan luka parut yang cukup besar.&lt;br /&gt;        3. Anggota badan yang digigit secepatnya diikat untuk menghambat penyebaran racun.&lt;br /&gt;        4. Lakukan kemudian imobilisasi anggota badan yang digigit dengan cara memasang bidai karena gerakan otot dapat mempercepat penyebaran racun.&lt;br /&gt;        5. Bila mungkin anggota badan yang digigit didinginkan dengan es batu.&lt;br /&gt;        6. Penderita dilarang untuk bergerak dan apabila perlu dapat diberikan analgetika atau sedativa.&lt;br /&gt;       7. Penderita secepatnya harus dibawa ke dokter atau rumah sakit yang terdekat untuk menerima perawatan selanjutnya.&lt;br /&gt;Mekanisme Aksi&lt;br /&gt;       -&lt;br /&gt;Monitoring Penggunaan Obat&lt;br /&gt;       -&lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;       Vademecum Bio Farma; 2002&lt;br /&gt;       Australia Medicines Handbook; 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://diskes.jabarprov.go.id/index.php?mod=pubInformasiObat&amp;amp;idMenuKiri=45&amp;amp;idSelected=1&amp;amp;idObat=166&amp;amp;page=7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-4575876110859971810?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/4575876110859971810/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=4575876110859971810&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/4575876110859971810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/4575876110859971810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2010/05/serum-anti-bisa-ular.html' title='SERUM ANTI BISA ULAR'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-iAjEGAcALGk/Tbm8OASEPLI/AAAAAAAAAPM/_BqfkjdGvps/s72-c/sabu.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-3367144786527052887</id><published>2010-05-28T07:47:00.000-07:00</published><updated>2011-04-28T12:16:22.040-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kedokteran'/><title type='text'>STANDAR INTERNASIONAL UNTUK PENANGGULANGAN TB</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-pN913FuWevE/Tbm886bVC3I/AAAAAAAAAPU/ramRBytyLNs/s1600/tbc.jpeg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 116px; height: 91px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-pN913FuWevE/Tbm886bVC3I/AAAAAAAAAPU/ramRBytyLNs/s320/tbc.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5600715366273977202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;International Standard for Tuberculosis Care (ISTC)&lt;/span&gt; merupakan standar yang melengkapi guideline program penanggulangan tuberkulosis nasional yang konsisten dengan rekomendasi WHO. Standar tersebut bersifat internasional dan baru di launching pada bulan Februari 2006 dan direvisi 2009 serta dilaksanakan di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;International Standard for Tuberculosis Care&lt;/span&gt; (ISTC) terdiri dari 21 standar yaitu 6 standard untuk diagnosis, 7 standard untuk pengobatan, 4 standard untuk penanganan TB-HIV dan 4 standard yang berhubungan dengan kesehatan masyarakat. Adapun ke 21 standar tersebut adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;STANDARD UNTUK DIAGNOSIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Setiap individu dengan batuk produktif selama 2-3 minggu atau lebih yang tidak dapat dipastikan penyebabnya harus dievaluasi untuk tuberkulosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Semua pasien yang diduga penderita TB paru ( dewasa, remaja dan anak-anak yang dapat mengeluarkan dahak) harus menjalani pemeriksaan sputum secara mikroskopis minimal 2 kali di lab yang kualitasnya terjamin. Bila memungkinkan minimal 1 kali pemeriksaan berasal dari sputum pagi hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Semua pasien yang diduga tenderita TB ekstraparu ( dewasa, remaja dan anak ) harus menjalani pemeriksaan bahan yang didapat dari kelainan yang dicurigai. Bila tersedia fasiliti dan sumber daya, juga harus dilakukan biakan dan pemeriksaan histopatologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Semua individu dengan foto toraks yang mencurigakan ke arah TB harus menjalani pemeriksaan dahak secara mikrobiologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Diagnosis TB paru, BTA negatif harus berdasarkan kriteria berikut : negatif paling kurang pada 3(2) kali pemeriksaan (termasuk minimal 1 kali terhadap dahak pagi hari), foto toraks menunjukkan kelainan TB, tidak ada respons terhadap antibiotik spektrum luas (hindari pemakaian flurokuinolon karena mempunyai efek melawan M.tb sehingga memperlihatkan perbaikan sesaat). Bila ada fasiliti, pada kasus tersebut harus dilakukan pemeriksaan biakan. Pada pasien dengan atau di duga HIV, evaluasi diagnostik harus disegerakan dan jika bukti klinis sangat mendukung ke arah TB, pengobatan harus dimulai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Pada anak yang diduga menderita TB intratoraks (paru,pleura, KGB hilus/mediastinal ) sesuai dengan TB dan terdapat riwayat kontak atau uji tuberkulin/interferon gamma release assay positif. Pada pasien demikian, bila ada fasiliti harus dilakukan pemeriksaan biakan dari bahan yang berasal dari batuk, bilasan lambung atau induksi sputum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;STANDARD UNTUK PENGOBATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Setiap petugas yang mengobati  pasien TB dianggap menjalankan fungsi kesehatan masyarakat yang tidak saja memberikan paduan obat yang sesuai tetapi juga dapat memantau kepatuhan berobat sekaligus menemukan kasus-kasus yang tidak patuh terhadap rejimen pengobatan. Dengan melakukan hal tersebut akan dapat menjamin kepatuhan hingga pengobatan selesai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Semua pasien (termasuk pasien HIV) yang belum pernah diobati harus diberikan panduan obat lini pertama yang disepakati secara internasional menggunakan obat yang biovaibilitinya sudah diketahui. Fase awal terdiri dari INH, rifampisin, pirazinamid dan etambutol diberikan selama 2 bulan. Fase lanjutan yang dianjurkan adalah INH dan rifampisin yang selama 4 bulan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian INH dan etambutol selama 6 bulan merupakan paduan alternatif untuk fase lanjutan pada kasus yang keteraturannya tidak dapat dinilai tetapi terdapat angka kegagalan dan kekambuhan yang tinggi dihubungkan dengan pemberian alternatif tersebut diatas khususnya pada pasien HIV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosis obat antituberkulosis ini harus mengikuti rekomendasi internasional. Fixed dose combination yang terdiri dari 2 obat yaitu INH dan rifampisin ,yang terdiri dari 3 obat yaitu INH, rifampisin, pirazinamid dan yang terdiri dari 4 obat yaitu INH, rifampisin, pirazinamid dan etambutol sangat dianjurkan khususnya bila tidak dilakukan pengawasan langsung saat menelan obat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengukuran ini dibuat khusus untuk keadaan masing-masing individu dan dapat diterima baik oleh pasien maupun pemberi pelayanan. Pengukuran tersebut salah satunya termasuk pengawasan langsung minum obat oleh PMO ( untuk TB dan jika memungkinkan untuk HIV ) yang dapat diterima oleh pasien dan sistem kesehatan serta bertanggung jawab kepada pasien dan sistem kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 10.    Respons terapi semua pasien harus    dimonitor. Pada pasien TB paru penilaian  terbaik adalah dengan pemeriksaan  sputum ulang (2x) paling kurang pada  saat  menyelesaikan fase awal (2 bulan), bulan kelima dan pada akhir  pengobatan. Pasien dengan BTA+ pada bulan kelima pengobatan dianggap  sebagai gagal terapi dan diberikan obat dengan modifikasi yang tepat (sesuai  standar 14 dan 15).&lt;br /&gt;Penilai respons terapi pada pasien TB paru ekstra paru dan anak-anak, paling baik dinilai secara klinis.Pemeriksaan foto toraks untuk evaluasi tidak  diperlukan dan dapat menyesatkan (misleading).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Penilaian kemungkinan resistensi obat, berdasarkan riwayat pengobatan terdahulu, pajanan dengan sumber yang mungkin resisten obat dan prevalensi resistensi obat dalam masyarakat seharusnya dilakukan pada awal pengobatan untuk semua pasien. Uji sensiviti obat seharusnya dilakukan pada awal pengobatan untuk semua pasien yang sebelumnya pernah diobati.&lt;br /&gt;Pasien yang apus dahak tetap positif setelah pengobatan tiga bulan selesai dan pasien gagal pengobatan, putus obat, atau kasus kambuh setelah pengobatan harus selalu dinilai terhadap resistensi obat.&lt;br /&gt;Untuk pasien dengan kemungkinan resistensi obat, biakan dan uji sensitiviti/resistensi obat setidaknya terhadap isoniazid dan rifampisin seharusnya dilaksanakan segera untuk meminimilkan kemungkinan penularan.&lt;br /&gt;Cara-cara pengenalian infeksi yang memadai seharusnya dilakukan sesuai tempat pelayanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   12.  Pasien yang menderita atau kemungkinan besar menderita tuberkulosis yang disebabkan kuman resisten obat (khususnya MDR/XDR) seharusnya diobati dengan panduan obat khusus yang mengandung obat anti tuberkulosis lini kedua. Panduan obat yang dipilih dapat distandarisasi atau sesuai pola sensitiviti obat berdasarkan dugaan atau yang telah terbukti. Paling tidak harus digunakan empat obat yang masih efektif, termasuk obat suntik, harus diberikan paling tidak 18 bulan setalah konversi biakan. Cara-cara yang berpihak kepada pasien disyaratkan untuk memastikan kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Konsultasi dengan penyelenggara pelayanan yang berpengalaman dalam pengobatan pasien dengan MDR/XDR TB harus dilakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Rekaman tertulis tentang pengobatan yang diberikan, respons bakteriologis, dan efek samping seharusnya disimpan untuk semua pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;STANDAR UNTUK PENANGANAN INFEKSI HIV DAN KONDISI KOMORBID LAIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Uji HIV dan konseling harus dirokemendasikan pada semua pasien yang menderita atau yang diduga menderita tuberkulosis. Pemeriksaan ini merupakan bagian penting dari manajemen rutin bagi semua pasien di daerah dengan prevalensi infeksi HIV yang tinggi dalam polulasi umum, pasien dengan gejala dan/atau tanda kondisi yang berhubungan HIV, dan pasien dengan riwayat risiko tinggi terpajan HIV. Mengingat terdapat hubungan yang erat antara tuberkulosis dan infeksi HIV, pada daerah dengan prevalensi yang tinggi pendekatan yang terintegrasi direkomendasikan untuk pencegahan dan penatalaksanaan kedua infeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Semua pasien dengan tuberkulosis dan infeksi HIV seharusnya dievaluasi untuk    menentukan perlu/tidaknya pengobatan anti retroviral diberikan selama masa pengobatan tuberkulosis. Perencanaan yang tepat untuk mengakses obat anti retroviral seharusnya dibuat untuk pasien yang memenuhi indikasi. Bagaimanapun juga pelaksanaan pengobatan tuberkulosis tidak boleh ditunda. Pasien tuberkulosis dan infeksi HIV juga seharusnya diberi kotrimoksazol sebagai pencegahan infeksi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Pasien dengan infeksi HIV yang,  setelah dievaluasi dengan seksama, tidak menderita tuberkulosis aktif  seharusnya diobati sebagai infeksi  selama 6-9 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17.Semua penyelenggara kesehatan  harus melakukan penilaian yang menyeluruh  terhadap kondisi  komorbid yang dapat mempengaruhi  respons atau hasil pengobatan tuberkulosis. Saat rencana  pengobatan mulai diterapkan,  penyelenggara kesehatan harus  mengidentifikasi layanan-layanan  tambahan yang dapat mendukung hasil yang optimal bagi semua pasien dan menambahkan layanan-layanan ini pada rencana penatalaksanaan. Rencana ini harus mencakup penilaian dan perujukan pengobatan untuk penatalaksanaan penyakit lain dengan perhatian khusus pada penyakit-penyakit yang mempengaruhi hasil pengobatan, seperti diabetes mellitus,&lt;br /&gt;Program berhenti merokok, dan layanan pendukung psikososil lain, atau layanan-layanan seperti perawatan selama masa kehamilan atau setelah melahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;STANDAR UNTUK KESEHATAN MASYARAKAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Semua penyelenggara pelayanan  untuk  pasien tuberkulosis seharusnya memastikan bahwa semua orang yang  mempunyai kontak erat dengan pasien  tuberkulosis menular  seharusnya  dievaluasi dan ditatalaksana sesuai dengan rekomendasi internasional.  Penentuan  prioritas penyelidikan kontak didasarkan pada kecendrungan bahwa kontak :&lt;br /&gt;1) menderita tuberkulosis yang  tidak terdiagnosis;&lt;br /&gt;2) berisiko tinggi menderita tuberkulosis berat jika terinfeksi;&lt;br /&gt;3) berisiko menderita tuberkulosis berat jika penyakit berkembang; dan&lt;br /&gt;4) berisiko tinggi terinfeksi oleh pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prioritas tertinggi evaluasi kontak adalah :&lt;br /&gt;–   Orang dengan gejala yang mendukung ke arah tuberkulosis&lt;br /&gt;–  Anak berusisa &amp;lt;5 tahun –  Kontak yang menderita atau diduga menderita imunokompromais, khususnya infeksi HIV – Kontak dengan pasien MDR/XDR TB.  Kontak erat lainnya merupakan kelompok prioritas yang lebih rendah.  19. Anak berusia &amp;lt;5 tahun dan individu  semua usia dengan infeksi HIV yang memiliki kontak erat dengan pasien  tuberkulosis dan setelah dievaluasi  dengan   seksama, tidak menderita  tuberkulosis aktif, harus diobati  sebagai infeksi laten tuberkulosis  dengan isoniazid.  20. Setiap fasiliti pelayanan kesehatan  yang menangani pasien yang menderita atau diduga menderita tuberkulosis  harus mengembangkan dan  menjalankan rencana pengendalian  infeksi tuberkulosis yang memadai.  21. Semua penyelenggara pelayanan kesehatan harus melaporkan kasus tuberkulosis baru maupun kasus pengobatan ulang serta hasil  pengobatannya ke kantor Dinas kesehatan setempat sesuai dengan  peraturan hukum dan kebijaksanaan yang berlaku.    Sumber : Materi dalam Simposium TB Update di Pandeglang 08 April 2010 yang dibawakan oleh Dr. Hj. Tintin Martini,Sp.P sebagai pembicara.      &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-3367144786527052887?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/3367144786527052887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=3367144786527052887&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/3367144786527052887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/3367144786527052887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2010/05/standar-internasional-untuk_28.html' title='STANDAR INTERNASIONAL UNTUK PENANGGULANGAN TB'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-pN913FuWevE/Tbm886bVC3I/AAAAAAAAAPU/ramRBytyLNs/s72-c/tbc.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-67313184222069862</id><published>2009-11-10T04:02:00.000-08:00</published><updated>2009-11-10T04:07:30.762-08:00</updated><title type='text'>Tramadol dan Therapi Neurophatic Pain</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SvlXHFgweVI/AAAAAAAAAM8/r4WNeGctAw4/s1600-h/nyeri.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 116px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SvlXHFgweVI/AAAAAAAAAM8/r4WNeGctAw4/s320/nyeri.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5402445007257893202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kalbe.co.id - Nyeri neuropatik yang disebabkan oleh berbagai gangguan pada saraf perifer dan sentral, merupakan masalah yang kompleks akibat derajat keparahannya, kronisitasnya dan resistansinya terhadap obat analgesik sederhana. Nyeri neuropatik mengenai 2-3% dari populasi, membutuhkan biaya pengobatan yang mahal dan sangat menyulitkan bagi individu yang mengalaminya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Diagnosis nyeri neuropatik terutama berdasarkan pada anamnesa (misalnya, kualitas nyeri yang khas dan gangguan yang mendasari timbulnya nyeri) dan hasil pemeriksaan fisik (misalnya pola kelainan sensorik); namun, beberapa pemeriksaan terkadang dapat membantu penegakkan diagnosis nyeri neuropatik. Terdapat beberapa mekanisme patofisiologi terjadinya nyeri neuropatik, yaitu: upregulasi sodium dan calcium channel, hipereksitabilitas spinal, descending facilitation dan interaksi sistem saraf simpatis-somatis yang abnormal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanganan nyeri neuropatik biasanya hanya bersifat paliatif dan termasuk diantaranya adalah: terapi non farmakologik konvensional, obat-obatan dan intervensi yang lebih invasif (misalnya stimulasi medulla spinalis). Terapi per individu memerlukan pertimbangan terhadap dampak fungsional dari nyeri neuropatik (misalnya depresi, disabilitas), evaluasi berkelanjutan, riwayat pendidikan pasien, reassurance dan rujukan ke dokter spesialis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini studi terbaru mengenai penggunaan tramadol untuk penanganan nyeri neuropatik akibat trauma medulla spinalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan: untuk mengetahui efikasi dan keamanan tramadol dalam penanganan nyeri neuropatik setelah trauma pada medulla spinalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Merupakan studi dengan pembanding plasebo, tersamar ganda dan acak yang melibatkan 36 pasien dengan trauma medulla spinalis dan nyeri neuropatik.&lt;br /&gt;    * 35 pasien dimasukkan dalam analisa intention-to-treat berdasarkan pada seluruh pasien setidaknya mendapatkan 1 dosis dari obat yang diuji.&lt;br /&gt;    * Pada populasi intention-to-treat, 23 pasien secara acak mendapatkan tramadol 50 mg, 3 x/hari dan 12 pasien mendapatkan plasebo 1 tablet, 3 x/hari selama 4 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * 4 minggu setelah diberikan terapi, derajat nyeri menurun pada kelompok tramadol dibandingkan dengan plasebo. Skor keparahan nyeri  Multidimensional Pain Inventory juga mengalami penurunan pada kelompok tramadol.&lt;br /&gt;    * Tidak terdapat perbedaan dampak nyeri yang dialami pada kedua kelompok.&lt;br /&gt;    * Efek samping yang menyebabkan penghentian terapi terjadi pada kelompok tramadol sebesar 43% dan 17% pada kelompok plasebo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan: tramadol dapat digunakan pada nyeri neuropatik pasca trauma medulla spinalis setelah penggunaan gabapentin/pregabalin, dimana antidepresan trisiklik tidak memberikan hasil yang memuaskan. Pemberian tramadol harus dititrasi secara bertahap dan berdasarkan respon masing-masing individu, untuk meminimalkan risiko timbulnya efek samping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.kalbe.co.id&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-67313184222069862?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/67313184222069862/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=67313184222069862&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/67313184222069862'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/67313184222069862'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/11/kalbe.html' title='Tramadol dan Therapi Neurophatic Pain'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SvlXHFgweVI/AAAAAAAAAM8/r4WNeGctAw4/s72-c/nyeri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-9187516906761275692</id><published>2009-05-03T03:31:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T07:34:08.608-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bisnis Internet Gratis'/><title type='text'>Bisa Isi Pulsa Sendiri, Bisa Jual Pulsa, Bisa Dapat Bonus 5 juta/bulan</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/Sf13yoiKkKI/AAAAAAAAALg/h2qY7aA8nio/s1600-h/images2.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 73px; height: 104px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/Sf13yoiKkKI/AAAAAAAAALg/h2qY7aA8nio/s320/images2.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5331549245634416802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT. Dynasis Golden Infinity berbagi Kesempatan untuk Meraih Kesuksesan Bersama Anda &amp; Orang-orang di Sekitar Anda&lt;br /&gt;Program pembelian Pulsa Elektrik dengan konsep Viral Marketing murni. Anda berpeluang mendapatkan penghasilan tambahan hanya dengan mengubah cara Anda berbelanja pulsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Keunggulan Sistem Viral Marketing DYNASIS:&lt;br /&gt;-Tidak ada biaya pendaftaran (GRATIS).&lt;br /&gt;-Tanpa iuran bulanan maupun target penjualan.&lt;br /&gt;-Harga sama dengan harga pasar.&lt;br /&gt;-Tidak ada sistem peringkat.&lt;br /&gt;-Tidak dibutuhkan keahlian menjual.&lt;br /&gt;-Hanya membeli pulsa sebatas kebutuhan sehari-hari.&lt;br /&gt;-Tidak ada seminar/pelatihan khusus.&lt;br /&gt;-Potensi mendapatkan residual income.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tell Your Friends (TYF) Reward Program&lt;br /&gt;1.BV (Business Value) : margin antara Harga Pulsa dengan HPP (Harga Pokok Pembelian). Jumlah BV berbeda-beda untuk setiap operator selular dan untuk setiap nominal pulsa.&lt;br /&gt;2.Anda (Level-0) akan mendapatkan Cash Back sebesar 10% BV dari setiap transaksi pengisian pulsa yang Anda lakukan.&lt;br /&gt;3.Jumlah member yang dapat Anda sponsori langsung (Level-1) tidak dibatasi.&lt;br /&gt;4.Bonus kedalaman dibatasi sampai dengan Level-10 efektif (compressed system).&lt;br /&gt;5.Syarat untuk mendapatkan bonus: setiap bulan melakukan minimal satu kali transaksi pengisian pulsa (nominal bebas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh 1: Mengajak 3 Orang Teman&lt;br /&gt;Asumsi:&lt;br /&gt;1.Bulan pertama Anda hanya merekrut 3 orang, selanjutnya tidak merekrut lagi (sebetulnya tidak dibatasi).&lt;br /&gt;2.Jaringan member Anda juga melakukan hal yang sama (terduplikasi sempurna) sampai Level-10.&lt;br /&gt;3.Setiap member hanya melakukan 1 kali Trx/bulan, dengan nominal sebesar Rp10.000/orang.&lt;br /&gt;4.BV (Business Value) sebesar Rp1.000/Trx.&lt;br /&gt;5.Bonus Trx Level-1 s/d Level-10 (6% BV) = Rp60.&lt;br /&gt;6.Bonus Trx Level-0 (pemakaian pribadi) diabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bonus Anda pada bulan ke-10 adalah Rp 5.314.320/bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh 2: Mengajak 5 Orang Teman&lt;br /&gt;Asumsi:&lt;br /&gt;1.Bulan pertama Anda hanya merekrut 5 orang, selanjutnya tidak merekrut lagi (sebetulnya tidak dibatasi).&lt;br /&gt;2.Jaringan member Anda juga melakukan hal yang sama (terduplikasi sempurna) sampai Level-10.&lt;br /&gt;3.Asumsi selanjutnya idem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bonus Anda pada bulan ke-10 adalah Rp 732.421.800/bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kenyataannya, rata-rata orang menggunakan pulsa lebih dari Rp10.000 / bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa mengikuti Bisnis Dynasis viral marketing ini dengan dengan cara membaca sampai selesai penjelasan (postingan)di bawah ini atau bisa juga bergabung dengan web replika calon sponsor anda di http://www.klikdynasis.net/?id=ae221&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Dan Ketentuan Menjadi Member DYNASIS&lt;br /&gt;1.Registrasi via SMS dilakukan oleh calon sponsor.&lt;br /&gt;Calon Sponsor Anda Saat Ini adalah Aep Saepudin dengan no. hp 085223523032&lt;br /&gt;Cara Registrasi adalah dengan mengetik sms sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reg titik no hp anda titik nama anda titik nama bank anda titik no rekening anda &lt;br /&gt;Contoh : reg.085233145672.budi santoso.bca.3432849323&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda tidak memiliki rekening bank maka format penulisan sbb:&lt;br /&gt;contoh : reg.085233145672.budi santoso.-.-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kirim sms anda ke no hp sponsor anda yaitu 085223523032&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sponsor anda menerima sms dari anda maka sponsor anda akan mengirimkan sms langsung ke dynasis untuk mengaktifkan keanggotaan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tindak lanjutnya dynasis akan mengirimkan sms yang berisi No ID dan PIN anda yang bisa anda gunakan   untuk mengisi pulsa anda sendiri atau pun menjual pulsa ke orang lain setelah anda memiliki deposit di dynasis. No ID dan PIN anda juga bisa digunkakan untuk login di www.dynasis.net &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat:’’ Dynasis tidak memungut biaya registrasi tetapi anda hanya dikenakan biaya sms standar (tarif sms tergantung operator seluler)”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah keanggotaan anda aktif anda diharapkan untuk mendownload buku-buku panduan dynasis gratis di link download yang ada di member area www.dynasis.net guna penjelasan lebih lanjut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Membeli deposit dengan jumlah bebas &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Melakukan Transaksi (nominalisasi deposit menjadi pulsa) minimal satu kali setiap bulan, dengan nominal pulsa bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Jika tidak melakukan transaksi dalam 1 (satu) bulan, maka member yang bersangkutan tidak akan menerima bonus pada bulan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Jika tidak melakukan transaksi selama 3 (tiga) bulan berturut-turut, maka status membernya akan hangus, dan semua jaringannya akan dipindahkan ke sponsornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Bonus TYF Reward Program secara otomatis akan ditransfer setiap bulan dalam bentuk deposit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Bonus dapat diuangkan dengan cara mengirim request via SMS setiap bulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.Pembukuan transaksi member setiap bulan dihitung mulai dari tanggal 1 (satu) sampai dengan akhir bulan. Bonus yang diuangkan akan ditransfer ke rekening-bank member (jika jumlahnya minimal Rp 50.000,-) atau dapat diambil cash ke kantor Dynasis mulai tanggal 15 setiap bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.Setiap ID keanggotaan dapat menampung maksimal 5 (lima) nomor telepon yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Setiap member diharapkan untuk melengkapi Data Pribadi dengan sebenar-benarnya via Web www.dynasis.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal yang Perlu Diperhatikan:&lt;br /&gt;-Kartu seluler Anda harus dalam masa aktif dan memiliki pulsa.&lt;br /&gt;-SEGERA isi deposit Anda karena setiap SMS balasan dari Dynasis akan mengurangi  deposit Anda sebesar Rp50, termasuk SMS yang “Salah Format”. Gunakanlah menu SMS  dengan bijak!&lt;br /&gt;-SMS balasan Transaksi (isi pulsa) dan Transfer Antarmember tidak memotong deposit (GRATIS). &lt;br /&gt;-Biaya SMS sesuai dengan tarif operator GSM/CDMA yang Anda gunakan.&lt;br /&gt;-SEGERA ganti PIN standar Anda dan jangan diberitahukan kepada pihak lain. &lt;br /&gt;-Hapus setiap pesan di OUTBOX/SENT ITEM pada Ponsel yang memuat PIN Anda. DYNASIS TIDAK BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP PENYALAHGUNAAN PIN ANDA OLEH PIHAK LAIN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah keanggotaan anda aktif Semua perintah SMS dilakukan menggunakan Ponsel yang telah terdaftar sebagai member Dynasis dan dikirim ke nomor SMS Center.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nomor SMS Center :&lt;br /&gt;0858 5522 7666 / 0856 5200 6969  Pengguna INDOSAT&lt;br /&gt;0813 3369 7666 / 0852 3310 6969  Pengguna TELKOMSEL&lt;br /&gt;0817 0395 7666 / 0818 0310 6969  Pengguna XL&lt;br /&gt;0341 706   6969  Pengguna FLEXI&lt;br /&gt;0341 993   7666  Pengguna ESIA&lt;br /&gt;0899 393   7666  Pengguna THREE (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekening DYNASIS :&lt;br /&gt;BCA :  81 6050 0728 a/n  M. Shaffan Zain&lt;br /&gt;BNI :  00 3954 1683 a/n  M. Shaffan Zain&lt;br /&gt;Mandiri :  144 000 90222 00 a/n  PT. Dynasis Golden Infinity&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Mengisi DEPOSIT :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.Bayar Tunai ke Kantor DYNASIS/tempat yang ditunjuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Transfer DEPOSIT antar member&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.Transfer via ATM; m-Banking; Internet Banking&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahkan 3 digit terakhir No.ID anda pada jumlah setoran.&lt;br /&gt;Mis: No.ID BU002; deposit 50.000, maka setorlah Rp 50.002&lt;br /&gt;Setelah transfer, lakukan konfirmasi via SMS sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info titik Dep titik Tgl Transfer. Titik jam transfer titik Bank Tujuan titik No Rek anda titik Nama Anda titik Jumlah transfer titik No ID titik PIN Anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;info.dep.220407.1345.bca.4720090678.Budi Santoso.50002.BU002.1234&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat: “ tidak boleh ada spasi kecuali nama anda, besar kecil huruf tidak masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d.Transfer via Teller; Setoran Tunai ke Bank&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahkan berita: deposit&lt;spasi&gt;No.ID&lt;br /&gt;Mis: deposit BU002&lt;br /&gt;Setelah menyetor, lakukan konfirmasi via SMS sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info titik Dep titik Tgl Transfer titik Jam transfer titik Bank tujuan titik Tunai titik Jumlah transfer titik Berita titik PIN anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;info.dep.220407.1345.bca.tunai.50000.deposit BU002.1234&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat: “ tidak boleh ada spasi kecuali nama anda, besar kecil huruf tidak masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DYNASIS GOLDEN INFINITY&lt;br /&gt;OFFICE: Griya Shanta K-407 Malang  65142&lt;br /&gt;Telp: 0341-496299  Fax: 0341-402843&lt;br /&gt;Customer Care: 0888.382.6969(Fren); 0341.6342.666(Star One)&lt;br /&gt;08180.5141.666(XL); 0899.0322.666(Three); 0341.9961.666(Esia)&lt;br /&gt;08585.5564.666(Indosat); 0812.3303.6666(Telkomsel)&lt;br /&gt;http://www.dynasis.net  &amp;  http://www.klikdynasis.net&lt;br /&gt;http://forum.klikdynasis.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-9187516906761275692?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/9187516906761275692/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=9187516906761275692&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/9187516906761275692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/9187516906761275692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/05/bisnis-dynasis-gratis.html' title='Bisa Isi Pulsa Sendiri, Bisa Jual Pulsa, Bisa Dapat Bonus 5 juta/bulan'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/Sf13yoiKkKI/AAAAAAAAALg/h2qY7aA8nio/s72-c/images2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-7294364321041833164</id><published>2009-04-29T08:28:00.000-07:00</published><updated>2009-05-02T03:03:03.770-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><title type='text'>Sekilas Tentang Flu Babi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/Sfh05yUxBvI/AAAAAAAAAJE/ZUghh7r2LXA/s1600-h/babi.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 119px; height: 105px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/Sfh05yUxBvI/AAAAAAAAAJE/ZUghh7r2LXA/s320/babi.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330138695103219442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Virus flu kembali merajalela. Jika kita di Indonesia selalu dihantui virus flu burung (H5N1) sejak beberapa tahun terakhir, maka di bulan April ini, sekitar seribu orang di Meksiko terinfeksi virus flu babi (H1N1), 60 orang diantaranya meninggal dunia. Tidak hanya itu, virus yang sama juga telah mencapai Texas dan California, dimana 8 orang positif terinfeksi. Flu babi disebabkan oleh virus influensa tipe A, seperti semua virus influenza, virus flu babi terus berubah. Babi dapat terinfeksi oleh flu burung dan virus influenza manusia serta virus influenza babi. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ketika virus influenza yang berbeda dari spesies menulari babi, virus yang dapat reassort (yakni swap gen) dan virus baru yang merupakan gabungan dari babi, manusia dan / atau virus avian influenza dapat muncul. Selama bertahun-tahun, berbagai variasi dari virus flu babi telah muncul. Pada saat ini, terdapat empat jenis utama influenza A virus subtypes yang telah diisolasikan di babi: H1N1, H1N2, H3N2, dan H3N1. Namun, sebagian besar baru-baru ini terisolasi virus influenza dari babi adalah H1N1 virus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penularan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Babi sebagai sumber flu babi memiliki keunikan. Hewan ini tidak hanya dapat terinfeksi oleh virus flu babi, tapi juga virus flu yang berasal dari unggas dan virus flu manusia. Saat virus flu dari spesies yang berbeda menginfeksi babi, virus-virus tersebut dapat saling berkombinasi (tukar menukar elemen genetik) sehingga muncul virus baru. Saat ini dikenal empat macam virus flu babi yaitu H1N1, H1N2, H3N2, dan H3N1. Tetapi yang belakangan banyak ditemukan adalah jenis H1N1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus H1N1 sejatinya hanya mengenai babi, tetapi karena adanya mutasi maka virus ini berubah sifat sehingga mampu menginfeksi manusia. Parahnya lagi, tidak seperti virus flu burung (H5N1) yang tidak ditularkan dari manusia ke manusia, virus flu babi H1N1 dapat menyebar dari orang ke orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penularan dari babi ke manusia terjadi karena adanya kontak dengan babi yang terinfeksi atau kontak dengan benda-benda yang telah terkontaminasi. Sedangkan penularan dari manusia ke manusia hampir sama dengan cara penularan flu biasa, yaitu melalui batuk atau bersin. Manusia juga dapat terinfeksi karena menyentuh benda yang telah terkontaminasi virus flu babi dari dari orang lain, kemudian memegang mulut atau hidungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala flu babi :&lt;br /&gt;1. Demam yang muncul tiba-tiba&lt;br /&gt;2. Batuk&lt;br /&gt;3. Nyeri otot&lt;br /&gt;4. Sakit tenggorokan&lt;br /&gt;5. Kelelahan yang berlebihan&lt;br /&gt;6. Penderita muntah-muntah dan diare&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu dapat dijumpai sesak napas (gagal napas). Kematian biasanya terjadi akibat adanya kegagalan pernapasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada babi yang terkena virus H1N1, gejala biasanya berupa peningkatan suhu tubuh, depresi, batuk, keluar cairan dari hidung atau mata, bersin, susah bernapas, mata merah, dan tidak mau makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan Penting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat flu babi sama dengan obat yang digunakan untuk flu biasa atau flu burung. CDC merekomendasikan obat antivirus oseltamivir (Tamiflu) atau zanamivir. Hanya saja, obat ini lebih efektif jika diberikan pada tahap dini perjalanan penyakit, saat kerusakan pada sel paru-paru belum terlalu parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum ada vaksin yang dapat melindungi manusia agar tidak terkena flu babi. Oleh karena itu, langkah pencegahan untuk membatasi penularan sangat penting. Berikut tindakan yang perlu diambil untuk mengurangi risiko penularan jika Anda sedang berada di daerah wabah flu babi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Menutup hidung dan mulut dengan tissue saat batuk atau bersin. Membuang tissue ke tempat sampah setelah digunakan.&lt;br /&gt;   2. Mencuci tangan dengan sabun dan air, terutama setelah batuk atau bersin. Tissue yang mengandung alkohol juga dapat digunakan.&lt;br /&gt;   3. Menghindari kontak erat dengan orang yang sakit flu.&lt;br /&gt;   4. Jika sakit, hendaknya tetap berada di rumah, tidak pergi bekerja atau ke sekolah, agar tidak menginfeksi orang lain.&lt;br /&gt;   5. Menghindari menyentuh mata, hidung, atau mulut. Virus menular lewat bagian tubuh tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-7294364321041833164?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/7294364321041833164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=7294364321041833164&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/7294364321041833164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/7294364321041833164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/04/sekilas-tentang-flu-babi.html' title='Sekilas Tentang Flu Babi'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/Sfh05yUxBvI/AAAAAAAAAJE/ZUghh7r2LXA/s72-c/babi.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-5747264521435640313</id><published>2009-04-29T05:27:00.000-07:00</published><updated>2009-05-02T03:04:21.738-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><title type='text'>Demam Dengue</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SfhJHj3e_pI/AAAAAAAAAIc/LOmzVzxLwDo/s1600-h/images.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 137px; height: 109px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SfhJHj3e_pI/AAAAAAAAAIc/LOmzVzxLwDo/s200/images.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330090553228852882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dimaksud Demam Dengue?&lt;br /&gt;Infeksi dengue disebabkan oleh virus. Biasanya muncul dalam bentuk demam.&lt;br /&gt;Kadang-kadang pasien yang menderita dengue akan mengalami perdarahan.&lt;br /&gt;Daerah-daerah perdarahan yang umum terjadi adalah di hidung, gusi atau kulit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Terkadang pasien mengeluarkan muntah hitam seperti kopi dan juga tinja berwarna hitam. Ini menandakan adanya perdarahan pada pencernaan yang serius. Pasien dengue yang disertai dengan perdarahan disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) atau Demam Berdarah. Terkadang penderita dengue akan mengalami shock; ini disebut DSS (Dengue Shock Syndrome).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan kita mencurigai Dengue?&lt;br /&gt;Dengue harus dicurigai pada saat kita terkena demam secara mendadak. Demam tinggi sekitar 103-105ºF atau 39-40ºC yang disertai sakit kepala hebat (umumnya di dahi), sakit di belakang mata, badan ngilu dan sakit, bercak merah di kulit serta mual atau muntah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demam akan terjadi selama 5-7 hari. Pada beberapa pasien, panas akan turun di hari ke-3 atau ke-4 tetapi hari berikutnya naik lagi. Semua gejala dan tanda-tanda di atas terkadang tidak timbul pada penderita. Pasien merasa sangat tidak nyaman setelah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada bermacam tipe demam, kapan harus mencurigai Dengue?&lt;br /&gt;Ciri khas Dengue yang membedakannya dari demam lainnya adalah sakit di belakang mata, nyeri otot, nyeri sendi, dan bercak merah di kulit. Dari tanda-tanda diatas dapat ditegakkan diagnosa kemungkinan terkena Dengue. Rasa sangat nyeri pada sendi yang disebabkan oleh demam Dengue itulah yang menjadikan alasan demam Dengue disebut juga Demam Patah-Tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana seseorang dapat terkena Demam Dengue?&lt;br /&gt;Demam Dengue terjadi setelah seseorang digigit nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi. Nyamuk jenis ini mempunyai bintik-bintik putih pada badan dan kakinya yang mudah dikenal orang biasa. Nyamuk ini berkembang biak di air yang jernih dan hanya mampu terbang sejauh 100 â€“ 200 meter. Nyamuk mendapatkan virus dengue setelah menggigit orang yang terinfeksi virus dengue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah saya tertular demam dengue langsung dari orang lain?&lt;br /&gt;Demam dengue tidak menular secara langsung dari orang ke orang. Demam dengue&lt;br /&gt;hanya menular melalui gigitan nyamuk yang telah terinfeksi.&lt;br /&gt;Kapan gejala dengue timbul setelah terkena infeksi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah virus masuk ke dalam tubuh seseorang, virus akan berkembang biak (memperbanyak diri) di dalam kelenjar limfa. Gejala akan timbul setelah virus memperbanyak diri. Hal ini terjadi sekitar 4-6 hari (rata-rata) setelah virus masuk ke dalam tubuh manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah seseorang menderita dengue tanpa gejala?&lt;br /&gt;Dapat. Ada banyak orang yang terinfeksi oleh virus tetapi tidak menunjukkan tanda atau gejala mengalami penyakit. Untuk setiap pasien yang mengalami tanda dan gejala terinfeksi virus dengue, mungkin terdapat 4 â€“ 5 orang lain yang tidak mengalami, atau mengalami gejala yang ringan saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pengobatannya? Dapatkah disembuhkan?&lt;br /&gt;Seperti juga penyakit virus lainnya tidak ada pengobatan khusus untuk demam dengue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antibiotik tidak dapat membantu. Paracetamol (yang dapat dibeli tanpa resep) adalah obat pilihan utama untuk menurunkan panas dan sakit sendi. Obat lain seperti Aspirin dan Brufen harus dihindari karena bisa meningkatkan resiko perdarahan. Dokter harus hati-hati ketika memberikan resep obat. Obat yang bisa menurunkan trombosit harus dihindari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah dengue menjadi berbahaya?&lt;br /&gt;Infeksi dapat menjadi berbahaya jika mengakibatkan kerusakan pada dinding pembuluh darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerusakan dimulai dari meningkatnya permeabilitas dinding pembuluh darah, yang mengakibatkan merembesnya cairan darah/ plasma menuju berbagai organ, sampai dengan pecahnya pembuluh darah yang berakibat timbulnya perdarahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda dan gejala Demam Dengue Berdarah dan Sindrom Shock Dengue berhubungan dengan kerusakan pembuluh darah dan kelainan fungsi dari komponen pembeku dalam darah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkah orang meninggal karena demam dengue?&lt;br /&gt;Orang yang menderita demam dengue tidak punya resiko meninggal tetapi beberapa dari demam ini yang telah berlanjut menjadi Demam Berdarah (DHF) atau Shock (DSS) dapat mengakibatkan meninggal. Dengan penanganan yang baik penderita DHF dan DSS bisa diatasi dan bisa disembuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanganan yang baik dan tepat waktu (dini) dapat menyelamatkan banyak jiwa.&lt;br /&gt;Kapan harusnya pasien demam Dengue pergi ke rumah sakit atau konsul ke dokter?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umumnya perkembangan ke arah dengue hemorrhagic atau dengue shock syndrome terjadi setelah 3-5 hari mengalami demam. Pada saat itu, biasanya demam menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dapat mengecoh kita yang menyangka bahwa penyakit tersebut menuju&lt;br /&gt;kesembuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ini adalah saat yang paling berbahaya yang memerlukan kewaspadaan bagi petugas yang merawat. Tanda dan gejala yang harus diperhatikan adalah sakit perut yang hebat, muntah terus menerus, perdarahan di kulit yang tampak berupa bercak kecil merah atau keunguan, hidung berdarah, gusi berdarah, tinja berwarna hitam seperti arang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bawa segera penderita ke rumah sakit jika ada dua gejala utama di atas yaitu nyeri di dalam perut dan adanya muntah-muntah yang berkepanjangan. Biasanya akan terlambat jika kita menunggu sampai terjadi perdarahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis dengue yang paling berbahaya adalah sindrom DSS (Dengue Shock Syndrome).&lt;br /&gt;Tanda tandanya adalah rasa sangat haus, kulit pucat dan dingin (karena tekanan darah sangat rendah), gelisah dan lemah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenis vaksin telah dibuat untuk mencegah demam dengue tetapi masih dalam tahap uji coba. Saat ini belum dipasarkan. Kemajuan teknologi akan membantu mencegah demam dengue dengan vaksinasi dalam beberapa tahun ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ada efek jangka panjang dari demam dengue?&lt;br /&gt;Kebanyakan penderita demam dengue sembuh dalam waktu 1-2 minggu. Sebagian penderita akan merasa lelah untuk beberapa minggu.&lt;br /&gt;Namun, jika gejala masih menetap setelah masa tersebut, agar menghubungi dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana biasanya nyamuk penyebar dengue hidup?&lt;br /&gt;Kebanyakan nyamuk Aedes aegypti hidup di dalam rumah, di kloset, dan ditempat-tempat yang gelap. Di luar rumah nyamuk tersebut akan hidup di tempat yang dingin dan terlindung matahari. Nyamuk betina akan bertelur di dalam air yang tergenang di dalam dan sekitar rumah dan daerah pemukiman lain. Telur-telur ini akan berkembang menjadi larva dan kemudian berubah menjadi bentuk dewasa dalam 10 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mengurangi berkembang biaknya nyamuk?&lt;br /&gt;Nyamuk dengue berkembang biak dalam air yang tergenang dan terbuka. Tempat yang cocok untuk berkembang biak adalah tong, drum, pot, baskom, ember, vas bunga, batang/daun tanaman, bekas piring, tangki, botol buangan, kaleng, ban bekas, air pendingin, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencegah nyamuk agar tidak berkembang biak, alirkan air keluar dari penampung AC window, bak air, tong, dll. Buang semua benda-benda yang dapat menampung air (seperti bekas tanaman, dll) dari rumah dan sekitarnya. Kumpulkan dan hancurkan benda-benda yang dapat menampung air seperti botol-botol, tempat plastik,kaleng, ban bekas, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tidak mungkin membuang air atau tidak dapat menutupnya dengan sempurna, gunakan TEMEPHOS, sejenis insektisida, (dengan merek dagang Abate) 1 ppm (persejuta bagian) sesuai petunjuk setempat untuk mencegah larva berkembang menjadi dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mencegah gigitan nyamuk agar terhindar dengue?&lt;br /&gt;Kita tidak bisa membedakan apakah nyamuk itu mengandung virus dengue atau tidak.&lt;br /&gt;Karena itu setiap orang harus melindungi dirinya dari gigitan nyamuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyamuk dengue menggigit manusia pada siang hari. Keseringannya adalah pada saat 2 jam setelah matahari terbit dan sebelum matahari terbenam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenakan pakaian yang menutupi seluruh tubuh agar tidak digigit nyamuk. Oleskan anti gigitan nyamuk â€“ hati-hati menggunakannya pada anak-anak dan orang tua.&lt;br /&gt;Alat-alat lainnya seperti coils, alas berlistrik pengusir nyamuk juga dapat digunakan pada siang hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan kelambu untuk melindungi anak-anak, orang tua dan yang tidur di siang hari.&lt;br /&gt;Manfaat kelambu dapat ditingkatkan dengan memberi insektisida pyrethroid (permethrin). Kelambu seperti ini banyak digunakan dalam pencegahan penyakit malaria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah nasihat bagi penderita demam dengue untuk mencegah penyebaran kepada orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebaran dengue dapat terjadi dari pasien ke orang lain melalui gigitan nyamuk. Pasien harus dilindungi dari gigitan nyamuk. Ini dapat dilakukan dengan melindungi pasien menggunakan kelambu. Anti gigitan nyamuk (repellents) yang efektif dapat mencegah pasien digigit nyamuk sehingga nyamuk tidak dapat menyebarkan penyakit ke orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang harus dilakukan dokter untuk menangani dengue?&lt;br /&gt;Pasien yang diduga terkena demam dengue berdarah atau dengue shock syndrome harus segera dirawat di rumah sakit, jangan ditunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang harus dilakukan masyarakat untuk mencegah dengue?&lt;br /&gt;Sebenarnya, masyarakatlah adalah kunci dalam pencegahan Dengue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana disebutkan di atas, pencegahan dengue sangat ditentukan oleh mencegah nyamuk Aedes aegypti menyebarkan dengue dari tempat berkembang biak didalam dan di sekitar rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap rumah dapat melakukan pencegahan dengan cara sangat sederhana yaitu mencegah adanya genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biak Aedes aegypti dengan mengalirkan air keluar dari berbagai wadah, dengan secara teratur mengganti air dan membersihkan vase bunga dan benda-benda lainnya, atau benda yang tak berguna dihancurkan/dibuang jauh-jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena nyamuk tidak dapat terbang jauh, “pembersihan rumah” oleh semua anggota masyarakat akan meniadakan tempat berkembang biak nyamuk, sehingga mencegah&lt;br /&gt;terjadinya dengue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategi utama dalam mencegah dan mengendalikan dengue adalah “meniadakan sumbernya” atau meniadakan tempat berkembang biak nyamuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan terjadi ledakan atau epidemi dengue, apa siasat kita?&lt;br /&gt;Pencegahan tempat bersarangnya nyamuk tetap merupakan keutamaan. Namun untuk menghentikan atau memperlambat terjadinya penyebaran dapat dibantu dengan “thermal fogging” menggunakan mesin semprot (fogging). Dalam fogging kita dapat menggunakan insektisida yang mampu segera membunuh nyamuk dewasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Â &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika fogging dilakukan setelah terjadinya epidemi, kegiatan ini sudah terlambat. Fogging akan efektif jika dilakukan setiap 3- 4 hari. Ini mahal dan memakan waktu banyak.&lt;br /&gt;Karena itu upaya yang dilakukan oleh masyarakat, untuk masyarakat, untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk akan jauh lebih murah dan efektif dari pada pemberantasan nyamuk (fogging) sewaktu timbul ledakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: W.H.O.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-5747264521435640313?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/5747264521435640313/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=5747264521435640313&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/5747264521435640313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/5747264521435640313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/04/apa-sih-demam-dengue-ataupun-dbd-itu.html' title='Demam Dengue'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SfhJHj3e_pI/AAAAAAAAAIc/LOmzVzxLwDo/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-6317749358089990523</id><published>2009-04-29T05:16:00.000-07:00</published><updated>2009-04-29T06:33:21.909-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><title type='text'>Diet Seimbang Mencegah DM</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SfhXFjt5CEI/AAAAAAAAAI8/ReHid29tyNE/s1600-h/diet.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 88px; height: 104px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SfhXFjt5CEI/AAAAAAAAAI8/ReHid29tyNE/s320/diet.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330105911991666754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Penyakit diabetes mellitus (DM) yang lebih dikenal di Indonesia dengan sebutan penyakit kencing manis merupakan salah satu penyakit yang prevalensinya kian meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, jumlah penderita diabetes di Indonesia semakin bertambah. Tidak hanya orang tua, remaja dan dewasa muda pun ternyata juga diserang penyakit gula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2003 tercatat hampir 200 juta orang di dunia menderita diabetes dan diperkirakan pada tahun 2025 jumlah penderita bisa mencapai sekitar 330 juta jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sementara di Indonesia sendiri, berdasarkan data WHO pada tahun 2003 tercatat lebih dari 13 juta penderita diabetes, dari jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi lebih dari 20 juta penderita pada tahun 2030.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peningkatan prevalensi DM menunjukkan pentingnya upaya pencegahan. DM timbul karena faktor keturunan dan perilaku. Dapat dikatakan bahwa faktor keturunan itu berjalan lambat, sedangkan pandemi DM saat ini merupakan cerminan perubahan gaya hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor keturunan merupakan faktor yang tidak dapat diubah, tetapi faktor lingkungan yang berkaitan dengan gaya hidup seperti kurang berolahraga dan asupan nutrisi yang berlebihan serta kegemukan merupakan faktor yang dapat diperbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak diragukan bahwa nutrisi merupakan faktor yang penting untuk timbulnya DM tipe-2. Gaya hidup yang kebarat-baratan dan hidup santai serta panjangnya angka harapan hidup merupakan faktor yang meningkatkan prevalensi DM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah beberapa anjuran gizi seimbang yang ada kaitannya dengan pencegahan diabetes, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Makanlah aneka ragam makanan&lt;br /&gt;Tidak ada satupun jenis makanan yang mengandung semua zat gizi yang mampu membuat seseorang untuk hidup sehat dan produktif. Oleh karena itu setiap orang termasuk penyandang DM perlu mengonsumsi aneka ragam makanan. Makan makanan yang beraneka ragam akan menjamin terpenuhinya kecukupan sumber zat tenaga, zat pembangun dan zat pengatur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber zat tenaga&lt;br /&gt;antara lain beras, jagung, gandum, ubi kayu, ubi jalar, kentang, sagu dan mie. Minyak, margain dan santan yang mengandung lemak juga menghasilkan tenaga. Makanan sumber tenaga menunjang aktivitas sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber zat pembangun.&lt;br /&gt;Makanan sumber zat pembangun yang berasal dari bahan makanan nabati adalah kacang-kacangan, tempe, tahu. Sumber yang berasal dari hewan adalah telur, ikan, ayam, daging, susu, serta hasil olahannya seperti keju. Zat pembangun berperan sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber zat pengatur&lt;br /&gt;adalah semua sayur-sayuran dan buah-buahan. Makanan ini mengandung berbagai vitamin dan mineral yang berperan untuk melancarkan bekerjanya fungsi organ?organ tubuh.&lt;br /&gt;Keanekaragaman makanan dalam hidangan sehari-hari yang dikonsumsi harus berasal dari makanan sumber zat tenaga, pembangun dan pengatur. Setiap kali makan baik makan siang maupun makan malam sebaiknya hidangan terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayuran dan buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Makanlah untuk memenuhi kecukupan energi (capai dan pertahankan berat badan normal)&lt;br /&gt;Agar dapat melaksanakan kegiatan sehari-hari, seperti bekerja, belajar, berolahraga dan kegiatan lain, setiap orang perlu makan makanan yang cukup enegi, tidak kekurangan dan tidak berlebihan. Kecukupan energi ditandai dengan berat badan yang normal. Oleh karena itu, capai dan pertahankan berat badan yang normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan gizi terutama makanan tinggi lemak dan rendah karbohidrat dapat menimbulkan kegemukan yang berujung timbulnya DM. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penurunan berat badan sedang pada orang gemuk dan kemudian dipertahankan dapat menurunkan risiko timbulnya DM tipe 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempertahankan berat badan normal/ideal sesuai dengan umur dan tinggi badan diperlukan untuk pencegahan DM. Peningkatan aktivitas fisik dan mengurangi makan adalah cara yang baik untuk penurunan berat badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan energi seseorang bergantung pada usia, jenis kelamin, berat badan, tinggi badan dan kegiatan fisik, keadaan penyakit dan pengobatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Makanlah makanan sumber karbohidrat, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagian dari kebutuhan energi (pilihlah karbohidrat kompleks dan serat, batasi karbohidrat sederhana yang (refined)&lt;br /&gt;Terdapat 3 kelompok karbohidrat yaitu kompleks, sederhana dan serat.&lt;br /&gt;Karbohidrat Kompleks (tepung-tepungan)&lt;br /&gt;makanan sumber karbohidrat kompleks adalah padi-padian (beras, jagung, gandum), umbi-umbian (singkong, ubi jalar, kentang), sagu dll. Makanan tersebut mengandung zat gizi lain selain karbohidrat.&lt;br /&gt;Proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat kompleks di dalam tubuh berlangsung lebih lama dari karbohidrat sederhana, sehingga dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks, orang tidak segera lapar.&lt;br /&gt;Karbohidrat Sederhana&lt;br /&gt;karbohidrat sederhana alamiah tedapat pada buah, sayuran dan susu. Bahan makanan tesebut selain mengandung karbohidrat, mengandung zat gizi lain yang sangat bemanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karbohidrat sederhana yang diproses seperti gula, madu, sirup, bolu, selai, dll langsung diserap dan digunakan tubuh sebagai energi, sehingga cepat menimbulkan rasa lapar. Gula tidak mengandung zat gizi lain, hanya karbohidrat. Konsumsi gula yang berlebih dapat mengurangi peluang terpenuhinya zat gizi lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penelitian, tidak ada hubungan langsung antara asupan gula dengan timbulnya DM tipe 2. Namun, demikian, makanan dengan kandungan gula tinggi sering juga mengandung lemak yang tinggi sehingga dapat mengakibatkan kegemukan.&lt;br /&gt;Serat adalah bagian karbohidrat yang tak dapat dicerna. Kelompok ini banyak terdapat pada buah, sayuran, padi-padian dan produk sereal. Susu, daging dan lemak tidak mengandung serat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serat terdiri dari 2 jenis yaitu serat larut (pembentuk gel) seperti pectin dan guargum serta serat tidak larut seperti selulose dan bran. Kedua jenis serat ini banyak terdapat pada padi-padian, kacang-kacangan, tempe, sayuran serta buah. Makan cukup serat memberikan keuntungan sebagai berikut:&lt;br /&gt;perasaan kenyang dan puas yang membantu mengendalikan nafsu makan dan penurunan berat.&lt;br /&gt;Makanan tinggi serat biasanya rendah kalori&lt;br /&gt;Membantu buang air besar secara teratur&lt;br /&gt;Menurunkan kadar lemak darah yang dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung yaitu kolesterol dan trigliserida darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Batasi konsumsi lemak, minyak dan santan sampai seperempat kecukupan energi&lt;br /&gt;Lemak dan minyak dalam makanan berguna untuk memenuhi kebutuhan energi, membantu penyerapan vitamin A, D, E dan K serta menambah lezatnya makanan. Bagi kebanyakan penduduk Indonesia, khususnya yang tinggal di pedesaan konsumsi lemak/minyak masih sangat rendah sehingga perlu ditingkatkan, sedangkan konsumsi lemak pada penduduk perkotaan sudah perlu diwaspadai karena cenderung berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan mengonsumsi lemak hewani berlebihan dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah arteri dan penyakit jantung koroner. Membiasakan makan ikan dapat mengurangi risiko menderita penyakit jantung koroner karena lemak ikan mengandung asam lemak omega-3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengurangi asupan lemak, terutama lemak jenuh dapat menurunkan risiko DM. Beberapa contoh sumber asupan lemak jenuh adalah makanan yang dimasak dengan banyak minyak, mentega ataupun santan, lemak hewan, susu penuh (whole milk) dan cream.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Gunakan garam beryodium&lt;br /&gt;Konsumsi natrium dalam garam dapur (natrium klorida) yang belebihan dapat memicu terjadinya penyakit darah tinggi. Anjuran asupan natrium untuk penduduk biasanya tidak lebih dari 3000 mg perhari yaitu kira-kira 1 sendok teh yang digunakan dalam memasak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Berikan ASI saja pada bayi minimal sampai umur 4 bulan.&lt;br /&gt;ASI adalah makan terbaik untuk bayi. Pada usia 0-4 bulan, bayi cukup diberi ASI (ASI eksklusif) karena ASI pada periode tersebut sudah mencukupi kebutuhan bayi untuk tumbuh kembang yang sehat.&lt;br /&gt;Kurang gizi selama awal kehidupan atau bahkan saat di dalam kandungan juga memainkan peranan penting pada timbulnya DM tipe 2 di kemudian hari setelah dewasa, melalui mekanisme resistensi insulin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Lakukan kegiatan fisik dan olahraga secara teratur&lt;br /&gt;Kegiatan fisik dan olahraga bemanfaat bagi setiap orang karena dapat meningkatkan kebugaran, mencegah kelebihan berat badan, meningkatkan fungsi jantung, paru dan otot serta memperlambat proses penuaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olahraga harus dilakukan secara teratur. Macam dan takaran olahraga berbeda menurut usia, jenis kelamin, jenis pekerjaan dan kondisi kesehatan. Apabila pekerjaan sehari-hari seseorang kurang memungkinkan gerak fisik, upayakan berolahraga secara teratur atau melakukan kegiatan lain yang setara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan lain yang bisa dilakukan seperti membiasakan diri naik tangga 2-6 lantai yang secara bertahap dan teratur, walaupun di tempat itu tersedia lift. Kurang gerak atau hidup santai merupakan faktor pencetus diabetes.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-6317749358089990523?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/6317749358089990523/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=6317749358089990523&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/6317749358089990523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/6317749358089990523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/04/diet-seimbang-mencegah-dm.html' title='Diet Seimbang Mencegah DM'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SfhXFjt5CEI/AAAAAAAAAI8/ReHid29tyNE/s72-c/diet.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-6766523808002176107</id><published>2009-04-26T10:47:00.000-07:00</published><updated>2009-04-29T06:30:41.270-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><title type='text'>Hati-hati Untuk Yang Sering Masturbasi</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SfhWeI8pmtI/AAAAAAAAAI0/ILZjBf1cpMg/s1600-h/monyet.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 108px; height: 119px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SfhWeI8pmtI/AAAAAAAAAI0/ILZjBf1cpMg/s320/monyet.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330105234790914770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan kita (ngaku saja)&lt;br /&gt;beranggapan masturbasi itu hal wajar, kebiasaan ''sehat'' dalam hidup. Tapi jika&lt;br /&gt;sudah berlebihan tetap saja tidak baik dilakukan. Yang jadi pertanyaan penting&lt;br /&gt;adalah, berapa kali masturbasi dikatakan berlebihan? Untuk Anda atau pasangan&lt;br /&gt;yang melakukannya beberapa kali dalam seminggu tak usah membaca artikel ini.&lt;br /&gt;Yang perlu membaca adalah mereka yang melakukan servis swalayan beberapa kali&lt;br /&gt;dalam sehari, setiap hari!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Masturbasi berlebihan,Bahkan menjadi pola kompulsif, dapat berdampak negatif pada ketidakseimbangan psikis dan fisik. Sejumlah pakar menyarankan agar para pria menjaga frekuensi ejakulasi mereka hanya menjadi beberapa kali dalam seminggu. Namun demikian bagi mereka yang aktif secara seksual, baik berhubungan intim dengan pasangan dan melakukan masturbasi juga, sehingga mengalami ejakulasi beberapa kali dalam sehari mungkin tak percaya saran tersebut. Tapi percayalah, studi menunjukkan&lt;br /&gt;ejakulasi berlebihan itu tidak disarankan. Apa yang terjadi jika masturbasi&lt;br /&gt;dilakukan terlalu sering? Menurut pakar sex, masturbasi berlebihan dapat&lt;br /&gt;merangsang fungsi saraf parasimpatik/acetylcholine.&lt;br /&gt;Rangsangan berlebihan ini dapat memicu dihasilkannya hormon sex lebih banyak&lt;br /&gt;dan neurotransmiter seperti acetylcholine, dopamine dan serotonin yang&lt;br /&gt;menyebabkan perubahan kimia tubuh.&lt;br /&gt;Efek samping dari perubahan kimia&lt;br /&gt;tubuh mengejawantah pada kelelahan, kerontokan rambut, kehilangan ingatan,&lt;br /&gt;penglihatan kabur serta sakit pada testikel. Masturbasi berlebihan menekan&lt;br /&gt;fungsi sistem saraf dan hati, yang akan menimbulkan kelelahan secara seksual&lt;br /&gt;(terutama pada para laki-laki muda). Hal ini termasuk terjadinya disfungsi&lt;br /&gt;ereksi atau impotensi pada pria sebelum usia matang mereka menjelang.&lt;br /&gt;Kebocoran air mani, keluarnya&lt;br /&gt;sperma dari penis tanpa ereksi, digambarkan sebagai masalah umum lain yang&lt;br /&gt;dihubungkan dengan masturbasi berlebihan. Ih, seram. Ini menjadi pertanda bahwa&lt;br /&gt;saraf yang mengontrol katup ejakulasi melemah sebab terlalu sering digunakan&lt;br /&gt;dan mendapat rangsang berlebihan.&lt;br /&gt;Hal ekstrim yang lain jika&lt;br /&gt;dihubungkan dengan masalah fisik, keinginan berlebihan melakukan masturbasi&lt;br /&gt;menyulitkan hubungan Anda dengan pekerjaan dan keluarga, seperti halnya&lt;br /&gt;kecanduan alkohol atau judi. Pokoknya asyik dengan diri sendiri dan abai dengan&lt;br /&gt;dunia sekelilingnya. Bagaimana cara menghentikan masturbasi? Hal pertama yang&lt;br /&gt;harus dilakukan adalah mengurangi frekuensinya. bagi sebagian orang, ini adalah&lt;br /&gt;hal sulit dilakukan. Tapi bukan hal tidak mungkin jika ada tekad kuat kan?&lt;br /&gt;Jika dari diri sendiri tak mampu,&lt;br /&gt;mintalah saran dari pakar sex, atau bergabung dalam ''klub'' yang memiliki&lt;br /&gt;masalah serupa dan ingin melepaskan diri dari jerat ''kecanduan'' masturbasi.&lt;br /&gt;Anda dapat mendengarkan cerita mereka dan barangkali menemukan teknik mengurangi&lt;br /&gt;dorongan ''swalayan'' dari para teman senasib. Namun jika berbicara di klub&lt;br /&gt;tampak memalukan, datangi saja terapis sex. Tak usaha malu, para terapis itu&lt;br /&gt;sudah terbiasa menangani masalah ini. Anda bukan yang pertama, juga bukan yang&lt;br /&gt;terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-6766523808002176107?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/6766523808002176107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=6766523808002176107&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/6766523808002176107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/6766523808002176107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/04/hati-hati-untuk-yang-sering-masturbasi.html' title='Hati-hati Untuk Yang Sering Masturbasi'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SfhWeI8pmtI/AAAAAAAAAI0/ILZjBf1cpMg/s72-c/monyet.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-2813432949265836446</id><published>2009-04-26T10:07:00.000-07:00</published><updated>2009-04-29T06:28:35.377-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><title type='text'>Kerugian Menggunakan Pembersih Vagina</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SfhV0M7PIyI/AAAAAAAAAIs/Y0RwJxQlWF0/s1600-h/sabun.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 82px; height: 99px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SfhV0M7PIyI/AAAAAAAAAIs/Y0RwJxQlWF0/s320/sabun.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330104514304221986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berbagai macam produk pembersih wanita banyak terdapat di pasaran saat ini. Wanita mempergunakan produk ini dengan berbagai tujuan. Ada yang sekedar ingin membuat vagina fresh dan wangi (hemmm…) atau membersihkan vagina dari keputihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zat yang terkandung didalamnya berbeda-beda. Ada yang berasal dari bahan alami (sirih), dari produk susu (mengandung laktat) dan bahan obat seperti bethadine douche. Secara umum kesemua bahan yang di pakai bersifat antiseptik (dapat membunuh kuman).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perlu diketahui bahwa di dalam vagina wanita normal, banyak terdapat kuman Lactobacillus sp yang merupakan satpam / tentara vagina. Sesuai dengan namanya kuman ini menghasilkan zat asam laktat dengan memecah gula yang ada di sel-sel dinding vagina (vagina manis...) dan juga menghasilkan hidrogen peroksida (juga pembunuh kuman). Asam laktat akan menyebabkan susana dalam liang vagina menjadi asam (vagina asam...). Sudah menjadi sifat asam, mampu membunuh kuman. Sehingga jika ada kuman dari luar yang masuk ke vagina akan mati. Sedangkan lactobacillus sendiri tahan terhadap asam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara normal selain lactobacillus didalam liang vagina terdapat sedikit kuman yang dalam keadaan normal tidak mengganggu. Nama kumannya Gadnerella dan Mycoplasma. Kedua kuman ini dalam kondisi normal tidak mengganggu serta jumlahnya sedikit. Dalam keadaan ke-asam-an vagina menurun (vagina kurang asam...) keduanya berkembang berlipat ganda sehingga menimbulkan infeksi yang namanya Bacterial Vaginosis (BV). Salah satu penyebab menurunnya kesaman vagina adalah pemakaian produk pembersih vagina. Dimana akibat kandungan antiseptik pada produk pembersih lactobacillus ikut terbunuh. Ini terjadi akibat proses alkalinisasi (=lawan asam) yang berulang2. Penyebab lain alkalinisasi adalah hubungan seks dan kehamilan. Jadi hal yang wajar jika wanita hamil mengalami infeksi kuman2 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BV dikenal juga dengan istilah non-spesifik vaginitis (=akhiran ”itis atau is” artinya radang). Keputihan yang dihasilkan oleh radang ini berbau amis (fishy odor), sekret (cairan vagina) warna abu2 dan keasaman vagina menurun (ph&gt;4,5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatannya biasanya tidak sulit dapat diberikan obat metronidazole 500 mg 2 x 1 selama 1 minggu atau kalau menimbulkan mual dapat diberikan klindamisin 300 mg 2x 1 juga selama 1 minggu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-2813432949265836446?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/2813432949265836446/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=2813432949265836446&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/2813432949265836446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/2813432949265836446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/04/hati-hati-dengan-pembersih-vagina.html' title='Kerugian Menggunakan Pembersih Vagina'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SfhV0M7PIyI/AAAAAAAAAIs/Y0RwJxQlWF0/s72-c/sabun.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-5672557644583278813</id><published>2009-04-24T23:59:00.000-07:00</published><updated>2009-04-29T06:22:31.377-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kedokteran'/><title type='text'>Penyakit Pada Konjungtiva</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SfhUj-Kl7FI/AAAAAAAAAIk/OPEY1yjVSPQ/s1600-h/mata.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 106px; height: 114px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SfhUj-Kl7FI/AAAAAAAAAIk/OPEY1yjVSPQ/s320/mata.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330103135952563282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KONYUNGTIVITIS BAKTERI.&lt;br /&gt;Konyuntivitis bakteri akut&lt;br /&gt;Konyungtivitis gonore&lt;br /&gt;Oftalmia neonatorum&lt;br /&gt;Konyungtivitis angular&lt;br /&gt;Konyungtivitis mukopurulen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONYUNGTIVITIS VIRUS AKUT.&lt;br /&gt;Demam faringokonyungtiva&lt;br /&gt;Keratokonyungtivitis epidemi&lt;br /&gt;Konyungtivitis hervetik&lt;br /&gt;§ Konyuntivitis herpes simpleks.&lt;br /&gt;§ Konyuntivitis varisela zoster.&lt;br /&gt;Konyuntivitis inklusi.&lt;br /&gt;Konyuntivitis new castle.&lt;br /&gt;Konyungtivitis hemoragik epidemik akut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONYUNGTIVITIS ALERGI&lt;br /&gt;Konyngtivitis vernal&lt;br /&gt;Konyuntivitis flikten&lt;br /&gt;Konyungtivitis iatrogenik&lt;br /&gt;Sindrom steven johnson&lt;br /&gt;Konyungtivitis atopik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONYUNNGTIVITIS yang LAIN.&lt;br /&gt;Konyungtivis folikularis kronik (trakoma).&lt;br /&gt;Konyungtivitis dry eyes (mata kering)&lt;br /&gt;Defisiensi vitamin A&lt;br /&gt;Toksik konyungtivitis folikular&lt;br /&gt;Hipersensiti vitas terhadap obat&lt;br /&gt;Konyungtivitis kontak&lt;br /&gt;Konyungtivitis limbus superior&lt;br /&gt;Konyungtivitis membranosa&lt;br /&gt;Pinguekula&lt;br /&gt;Pterigium&lt;br /&gt;Nevus konyungtiva.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONYUNGTIVITIS BAKTERI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONYUNGTIVITIS BAKTERI AKUT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran klinik.&lt;br /&gt;Merupakan konyungtivitis mukopurulen dan&lt;br /&gt;Purulen.&lt;br /&gt;Perjalanan akut dapat kronis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda-tanda.&lt;br /&gt;Hiperemi konyungtiva.&lt;br /&gt;Edema kelopak.&lt;br /&gt;Papil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab:&lt;br /&gt;Streptokokus.&lt;br /&gt;Corynebakterium diphtheri.&lt;br /&gt;Pseudomonas.&lt;br /&gt;Neisseria.&lt;br /&gt;Hemophilus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan :&lt;br /&gt;Antibiotik tinggal seperti:&lt;br /&gt;Neosporin.&lt;br /&gt;Basitrasin.&lt;br /&gt;Gentamisin.&lt;br /&gt;Klorampentkol.&lt;br /&gt;Polimiksin.&lt;br /&gt;Tobramisin.&lt;br /&gt;Eritromisin.&lt;br /&gt;Sulfa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONYUNGTIVITIS GONORE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi :&lt;br /&gt;Ialah radang konyuntiva akut dan hebat yang disertai sekret purulen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab : Neiseria gonore&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oftalmia neonaturum&lt;br /&gt;Terjadi pada bayi usia 1-3 hari.&lt;br /&gt;Konyungtivitis gonore infantum.&lt;br /&gt;Terjadi pada usia lebih dari 10 hari.&lt;br /&gt;Konyungtivitis gonore adultorum.&lt;br /&gt;Masa inkubasi 12 jam hingga 5 hari. Konyungtivitis gonore dapat menyebabkan keratitis dan perforasi kornea tanpa didahului trauma. Karena kuman mempunyai enzim proteolitik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan penyakit terdiriatas 3 stadium.&lt;br /&gt;Infiltratif&lt;br /&gt;Purulen&lt;br /&gt;Penyembuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosa dibuat dengan sediaan apus sekret&lt;br /&gt;Konyungtiva dengan pewarnaan metilen blue&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditemukan diplokokus intra seluler (di dalam sel Leukosit), bila ditemuka ektraseluler menandakan sudah kronik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala :&lt;br /&gt;Pada bayi dan anak:&lt;br /&gt;Ditemukan bilateral&lt;br /&gt;Sekret kuning mula serous kemudian jadi kental dan purulen&lt;br /&gt;Kelopak mata bengkak dan sukar dibuka&lt;br /&gt;Konyungtiva bulbi merah, kemotik dan&lt;br /&gt;menebal. ___&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada orang dewasa.&lt;br /&gt;Rasa nyeri pada mata.&lt;br /&gt;Biasanya terdapat pada satu mata.&lt;br /&gt;Dapat disertai tanda-tanda infeksi umum.&lt;br /&gt;Sekret purulen yang tidak begitu kental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan :&lt;br /&gt;Membersihkan sekret dengan garam fisi ologis.&lt;br /&gt;Salep penisilin tiap jam.&lt;br /&gt;Penisiiln G ( tetes mata ) 10.000 - 20.000 unit / ml.&lt;br /&gt;Antffilotik sistemik yang sesuai untuk Neiseria gonore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan :&lt;br /&gt;Membersihkan mata bayi segera setelah lahir dengan larutan borisi dan memberikan salep klorampenikol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OFTALMIA NEONATORUM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi :&lt;br /&gt;Merupakan konyungtivitis yang terjadi pada bayi umur dibawah 1 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab :&lt;br /&gt;Konyungtivitis kimia seperti AgNO3, ter­jadi dalam 24 jam sesudah penetesan AgNO3 untuk pencegahan gonore.&lt;br /&gt;Konyungtivitis stafilokok, masa inkubasi lebih dari 5 hari. Diobati dengan antibiotik topikal.&lt;br /&gt;Konyungtivitis inklusi (klamidia), masa inkubasi 5-10 hari. Pengobatan dengan tetrasiklin atau eritromisin (gram +) tobramisin (gram -).&lt;br /&gt;Konyungtivitis neiseria, masa inkubasi 2 sampai 5 hari. Terapi penisilin topikal dan parentral.&lt;br /&gt;Konyungtivitis virus, dapat dibawa lansung setelah lahir.&lt;br /&gt;Konyungtivitis jamur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONYUNGTTVITIS ANGULAR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terutama didapatkan didaerah kantus inter&lt;br /&gt;Palpebra, disertai ekskoriasi kulit disekitar daerah meradang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab : basil moraxella axenfeld.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi : tetrasiklin, basitrasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONJUNGTIVITIS VIRUS AKUT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KERATOKONYUNGT1VITIS EPIDEMI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebabkan oleh adeno virus 8 dan 19. Mudah menular dengan masa inkubasi 8- 9 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala:&lt;br /&gt;Mata berair berat Seperti kelilbpan.&lt;br /&gt;Perdarahan subkonyungtiva.&lt;br /&gt;Folikel terutama konyungtiva bawah.&lt;br /&gt;Kelenjer preaurikuler membesar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi:&lt;br /&gt;anti virus tidak lazim.&lt;br /&gt;astringen ijntuk mengurangi gejala dan hiperemi.&lt;br /&gt;antibiotik untuk meneegah infeksi sekunder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONYUNGTIVITIS HERVETIK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada konyungtivitis herpetik terdapat limadenopati preaurikuler dan vesekel pada kornea yang dapat meluar membentuk gambaran dendrit.&lt;br /&gt;Konyungtivitis hrpes simplleks.&lt;br /&gt;Merupakan infeksi berulang pada mata. Sering disertai infeksi herves pada ku-lit dengan pembesaran kelenjer preau-rikuler. Terapi: dengan obat anti virus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konyungtivitis herves zoster.&lt;br /&gt;Virus herves zoster dapat memberikan Infeksi pada ganglion gaseri saraf trigeminus. Bila mengenai cabang oftalmik terjadi herves zoster pada mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala :&lt;br /&gt;Hiperemi,&lt;br /&gt;Vesikel pseudomembran pada konyungtiva, papil&lt;br /&gt;Pembesaran kelenjar preaurikuler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi :&lt;br /&gt;Asiklovir 400 mg / hari selama 5 hari.&lt;br /&gt;Asiklovir topikal.&lt;br /&gt;Analgetik untuk menghilangkan sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONJUNGTIVITIS ALERGI&lt;br /&gt;1. KONYUNGTIVITIS VERNAL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ialah konyungtivitis akibat reaksi hipersensitivitas yang mengenai kedua mata dan bersifat rekuren.&lt;br /&gt;Terdapat pada anak-anak dan dewasa muda (3- 25 tahun ).&lt;br /&gt;Penderita sering menunjukan alergi terhadap tepung sari rumput - rumputan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat dua bentuk klinik :&lt;br /&gt;Bentuk palpebra :&lt;br /&gt;Terutama mengenai konyungtiva tarsal superior. Terdapat pertumbuhan papil yang besar (cobbel stone ) yang diliputi sekret yang mukoid.&lt;br /&gt;Bentuk limbus :&lt;br /&gt;Terutama mengenai daerah limbus berupa penonjolan bewarna abu-abu seperti lilin (tantras dot) dilimbus kornea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi :&lt;br /&gt;Antihistamin mempunyai efek yang ringan.&lt;br /&gt;Kromolin topikal&lt;br /&gt;Kortikosteroid tetes mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. KONYUNGTIVITIS FLIKTEN.&lt;br /&gt;Merupakan konyungtivitis noduler yang di sebabkan alergi terhadap bakteri atau antigen tertentu.&lt;br /&gt;Penyakit ini disebabkan oleh karena alergi (&lt;br /&gt;Hipersensitivitas tipe IV) terthadap :&lt;br /&gt;Tuberkuloprotein&lt;br /&gt;Stapilokokus&lt;br /&gt;Infeksi parasit&lt;br /&gt;Biasanya mengenai satu mata kadang-kadang mengenai kedua mata.&lt;br /&gt;Kelainan terlihat kumpulan pembulh darah yang mengelilingi suatu tonjolan bulat dengan warna kuning kelabu seperti mikro abses yang biasanya terletak didekat limbus.&lt;br /&gt;Abses ini menjalar kearah sentral atau kornea dan terdapat tidak hanya satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala:&lt;br /&gt;Mata berair.&lt;br /&gt;Iritasi dengan rasa sakit.&lt;br /&gt;Fotofobia.&lt;br /&gt;Bila kornea kena, silau dan blefarospasme.&lt;br /&gt;Bisa sembuh sendiri dalam 2 minggu dengan kemungkinan terjadi kekambuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi:&lt;br /&gt;Steroid topikal.&lt;br /&gt;Midriatikum bila terjadi penyulit dikornea.&lt;br /&gt;Cari dan obati penyebab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. SINDROM STEVEN JOHNSON.&lt;br /&gt;Adalah suatu penyakit eritema multiform yang berat (mayor).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab : diduga suatu reaksi alergi.&lt;br /&gt;Kelainan ditandai dengan lesi pada kulit dan mukosa pada kulit eritema , mata merah.&lt;br /&gt;Sindrom ini disertai dengan visikel, bula pada kulit dan stomatitis ulseratif.&lt;br /&gt;Pada mata terdapat vaskularisasi kornea, parut di konyungtiva, konyngtiva kering, Simblefaron, tukak dan perforasi kornea dapat memberikan penyulit endoftalmitis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi.&lt;br /&gt;Simptomatik :&lt;br /&gt;Kortikosteroid sistemik.&lt;br /&gt;Infus cairan antibiotik.&lt;br /&gt;Pembersihan sekret mata.&lt;br /&gt;Midriatika.&lt;br /&gt;Kortiko steroid topikal pada mata&lt;br /&gt;Mencegah simblefaron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENYAKIT KONJUNGTIVA LAINNYA&lt;br /&gt;1. TRAKOMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi :&lt;br /&gt;Adalah suatu bentuk konyngtivitis folikuler&lt;br /&gt;Kronik yang disebabkan oleh chlamydia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trachomatis.&lt;br /&gt;Keluhan pasien :&lt;br /&gt;Mata gatal&lt;br /&gt;Foto fobia dan&lt;br /&gt;Mata berair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klasifikasi mac callan terderi dari 4 stadium&lt;br /&gt;Stadium insipien.&lt;br /&gt;Stadium establised.&lt;br /&gt;Stadium parut.&lt;br /&gt;Stadium sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi:&lt;br /&gt;Tetrasiklin salep mata.&lt;br /&gt;Sulfonamide bila ada penyulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyulit :&lt;br /&gt;Entropion&lt;br /&gt;Trikiasis&lt;br /&gt;Simblefaron&lt;br /&gt;Kekeruhan kornea&lt;br /&gt;Kreratitis sika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. DEFISIENSI VITAMIN A&lt;br /&gt;Pasien mengeluh mata kering, seperti kelilipan, sakit, buta senja dan penglihatan akan turun perlahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klasifikasi WHO :&lt;br /&gt;X 1-a : xerosis konyungtiva.&lt;br /&gt;Xl-b : bercak bitot dengan xerosis&lt;br /&gt;konyungtiva.&lt;br /&gt;X2 : xerosis kornea.&lt;br /&gt;X3 : xerosis dgn tukak kornea.&lt;br /&gt;X3b : keratomalasia.&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;xn : buta senja. (night blindness )&lt;br /&gt;Xf : fundus xeroftalmia.&lt;br /&gt;Xs : parut ( scar ) xeroftalmia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi :&lt;br /&gt;Vitamin A 200.000 iu per oral pada hari ke-satu dan ke-dua. Bila belum ada perbaikan diberikan lagi pada hari ketiga.&lt;br /&gt;Perbaikan gizi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. PINGUEKULA.&lt;br /&gt;Adalah penebalan konyungtiva berbentuk segitiga dengan puncak di perifer dengan dasar di limbus kornea, bewarna kuning keabu-abuan dan terletak dicelah kelopak mata. Timbul akibat iritasf oleh angin, debu dan sinar mata hari yang berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi.&lt;br /&gt;Tidak ada yang khas, bila terdapat gangguan kosmetik dapat dilakukan operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. PTERIGIUM.&lt;br /&gt;Adalah penebalan lipatan konyuntiva bulbi yang berbentuk segitiga dengan banyak pembuluh darah puncaknya terletak dikornea dan dasarnya terletak diperifer.&lt;br /&gt;Biasanya dicelah kelopak dan sering meluas ke daerah pupil.&lt;br /&gt;Keadaan ini sering mengikuti pinguekula atau disebabkan rangsangan debu, angin serta cahaya matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala subjektif:&lt;br /&gt;Dapat terjadi kemunduran visus akibat astigmat kornea atau karena pterigium yang meluas melewati zona optik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi :&lt;br /&gt;Operasi dapat dilakukan bila terdapat keluhan visus , kosmetik dan bila puncak pterigium telah mendekati pupil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-5672557644583278813?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/5672557644583278813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=5672557644583278813&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/5672557644583278813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/5672557644583278813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/04/penyakit-konjungtiva.html' title='Penyakit Pada Konjungtiva'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SfhUj-Kl7FI/AAAAAAAAAIk/OPEY1yjVSPQ/s72-c/mata.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-4308712322928209593</id><published>2009-04-20T07:38:00.001-07:00</published><updated>2009-04-24T23:42:28.019-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info Untuk Dokter Baru'/><title type='text'>Jadwal ACLS, EKG, dan Hiperkes 2009 di Jakarta</title><content type='html'>1. ACLS (Advanced Cardiac Life Support) PERKI&lt;br /&gt;Tanggal pelaksanaan:&lt;br /&gt;Periode I 16 – 18 Januari 2009&lt;br /&gt;Periode II 30 Januari – 1 Februari 2009.&lt;br /&gt;Periode III 13 – 15 Februari 2009.&lt;br /&gt;Periode IV 20 – 22 Februari 2009.&lt;br /&gt;Periode V 27 Februari - 1 Maret 2009&lt;br /&gt;Periode VI 20 – 22 Maret 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Biaya Rp 2.500.000&lt;br /&gt;Tempat: PERKI HOUSE Jl. Danau Toba No.139 A-C, Bendungan HIlir, Jakarta Pusat&lt;br /&gt;Fasilitas : Pelatihan ACLS PERKI selama 3 hari. Buku Panduan ACLS PERKI. Sertifikat ACLS PERKI ( Akreditasi 12 SKP dari IDI ). Konsumsi ( 1x Lunch + 2x Coffe Break ) / hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembayaran : Transfer via rekening BCA Cab.Setiabudi No. Rek : 7660 169 231 Atas nama Danar Kusumawardhani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendaftaran via SMS : Ketik ACLS # Periode# Nama Lengkap # No.Handphone, Kirim ke 08170 825 883&lt;br /&gt;Contoh : ACLS # 16-18 Januari 2009 # Danar Kusumawardhani # 08170825883&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kursus EKG PERKI&lt;br /&gt;Periode I 13 – 14 Desember 2008&lt;br /&gt;Periode II 10 – 11 Januari 2009&lt;br /&gt;Periode III 7 – 8 Februari 2009&lt;br /&gt;Periode IV 14 – 15 Maret 2009&lt;br /&gt;Periode V 4 – 5 April 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya Rp 1.000.000&lt;br /&gt;Tempat: RS Harapan Kita Wisma Bidakara Jl. S. Parman, Slipi, JakBar&lt;br /&gt;Fasilitas :· Pelatihan EKG selama 2 hari dari PERKI JAYA· Buku Panduan Kursus EKG dari PERKI JAYA · Sertifikat dari PERKI JAYA ( Akreditasi 6 SKP dari IDI ) berlaku seumur hidup · Makan siang dan 2x Coffee Break selama 2 hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembayaran : Transfer via rekening BCA Cab.Setiabudi Atrium No. Rek : 7660 169 231 Atas nama Danar Kusumawardhani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendaftaran via SMS : Ketik EKG # Periode# Nama Lengkap # No.Handphone, Kirim ke 08170 825 883&lt;br /&gt;Contoh : EKG # 10-11 Januari 2009 # Danar Kusumawardhani # 08170825&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. HIPERKES (Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja) kerjasama dengan FKUI dan Depnaker.&lt;br /&gt;Waktu : Periode I 12 – 22 Januari 2009&lt;br /&gt;Periode II 16 – 26 Februari 2009&lt;br /&gt;Periode III 16 – 25 Maret 2009&lt;br /&gt;Periode IV 11 – 20 Mei 2009&lt;br /&gt;Periode V 15 – 25 Juni 2009&lt;br /&gt;Periode VI 21 – 30 Juli 2009&lt;br /&gt;Periode VII 3 – 13 Agustus 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya Rp 2.000.000&lt;br /&gt;Tempat: Departemen IKK-FKUI , Jln. Pegangsaan Timur No.16 Jakarta ( Depan Stasiun Cikini )&lt;br /&gt;Fasilitas : 1. Pelatihan HIPERKES selama 9 hari ( Senin-Jumat dan Senin-Kamis). 2. Modul materi HIPERKES. 3. Praktikum dan Kunjungan Perusahaan. 4. Instruktur : Staf pengajar FKUI, Depkes dan Depnaker. 5. Makan siang dan Coffee Break selama 9 hari. 6. Sertifikat HIPERKES dari Depnaker dan Sertifikat dari Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas FKUI Program Studi Kedokteran Kerja ( Akreditasi IDI ). Sertifikat berlaku seumur hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembayaran : Transfer via rekening BCA Cab.Setiabudi Atrium No. Rek : 7660 169 231 Atas nama Danar Kusumawardhani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendaftaran via SMS : Ketik Hiperkes # Periode# Nama Lengkap # No.Handphone, Kirim ke 08170 825 883&lt;br /&gt;Contoh : Hiperkes # 12-22 Januari 2009 # Danar Kusumawardhani # 08170825883&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info lengkap Hubungi, dr. Danar/Mba Mia di 08170 825 883&lt;br /&gt;Buat TS yang butuh rundown acara Hiperkes, ACLS dan EKG termasuk leaflet dan posternya, dapat mengirimkan via email atau fax. ke danarwardhani@gmail.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-4308712322928209593?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/4308712322928209593/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=4308712322928209593&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/4308712322928209593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/4308712322928209593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/04/jadwal-acls-ekg-dan-hiperkes-2009-di.html' title='Jadwal ACLS, EKG, dan Hiperkes 2009 di Jakarta'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-3401118620443132610</id><published>2009-04-20T07:29:00.000-07:00</published><updated>2009-04-24T23:42:28.020-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info Untuk Dokter Baru'/><title type='text'>Contact Person ATLS</title><content type='html'>Dibawah Ini Adalah Contact Person ATLS Se-Indonesia, jadi jika teman sejawat ingin bertanya segala hal yang berhubungan dengan ATLS baik biaya, jadwal dan lain-lain, silahkan hubungi contact persons dibawah ini :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;NAD:&lt;br /&gt;RSU Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh (0651)-23904, CP: Mirna (0852 770 33877)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumatra:&lt;br /&gt;RSU H. Adam Malik Medan (061)-8361418, CP: Didi (0813 763 19853)&lt;br /&gt;RS. Dr. Moch Husein Palembang (0711)-703874, CP: Eta (0813 6717 6567)&lt;br /&gt;RS. RD. Mattaher Jambi (0741)-667698&lt;br /&gt;RS. Dr. M. Djamil Padang (0751)-30706&lt;br /&gt;RSUD Achmad Muchtar Bukittinggi (0752)-21322&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta:&lt;br /&gt;Pusdiklat ATLS Indonesia, (021)-85918122, CP: Tetty, Citra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawa Barat:&lt;br /&gt;RS. Dr. Hasan Sadikin Bdg, (022)-2034574, CP: Aah (0812 207 1921)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawa Tengah - Jogja:&lt;br /&gt;RS. Dr. Sardjito Jgj, (0274)-581333, CP: Mimin (08122 7200 56)&lt;br /&gt;RS. Dr. Moewardi Solo, (0271)-664053, CP: Hartini (0815 671 8844)&lt;br /&gt;RS. Dr. Karyadi Smg, (024)-8413305, CP: Dwi (0815 664 6479)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawa Timur:&lt;br /&gt;RS. Dr. Soetomo Sby, (031)-5024972, CP: Mamiek (0816 526 558)&lt;br /&gt;RS. Dr. Saiful Anwar Mlg, (0341)-316068, CP: Wisnandari (08123 503029)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bali:&lt;br /&gt;RS. Sanglah Dps (0361)-257398, CP: Tjaho (0813 387 50054)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimantan:&lt;br /&gt;RSU Dr. Kanujoso D. Balikpapan (0542)-873901, ext 1013, CP: Hasma (0816 200 238)&lt;br /&gt;RS. Ulin Banjarmasin (0511)-3264965, CP: Ulfa (0813 497 14912)&lt;br /&gt;RS. Dr. Soedarso Pontianak (0561)-737701&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulawesi:&lt;br /&gt;RS. Dr. Wahidin S. Makassar (0411)-580110, CP: Fifi (0812 424 3654)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-3401118620443132610?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/3401118620443132610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=3401118620443132610&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/3401118620443132610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/3401118620443132610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/04/contact-person-atls.html' title='Contact Person ATLS'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-1377570406902452518</id><published>2009-04-14T22:55:00.000-07:00</published><updated>2009-04-20T08:43:53.498-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lowongan Kerja'/><title type='text'>Lowongan Kerja Di RS Mitra Internasional</title><content type='html'>Dibutuhkan tenaga dinamis dan profesional untuk mengisi posisi:&lt;br /&gt;A. DOKTER UMUM&lt;br /&gt;B. PERAWAT&lt;br /&gt;C. ANALIS LABORATORIUM&lt;br /&gt;D. KASIR&lt;br /&gt;E. PENDAFTARAN/CALL CENTER&lt;br /&gt;F. ADMINISTRASI FIXED ASSET&lt;br /&gt;G. ADMINISTRASI WEBSITE&lt;br /&gt;H. DRIVER AMBULANCE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan Umum:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pendidikan min: Profesi Dokter (A), S1 Keperawatan (B), D3 Analis Kesehatan (C), D3/S1 Semua Jurusan (D&amp;E), S1 Accounting (F), D3 Komunikasi/Sekretaris/IT (G), SMU (H)&lt;br /&gt;    * Pengalaman kerja: min 2 thn dlm bidang yg sama (A-D), min 1 thn (E-H)&lt;br /&gt;    * Mempunyai integritas yg baik (A-H)&lt;br /&gt;    * Dapat berkomunikasi &amp; berinteraksi dgn baik (A-H)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan Khusus:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Telah menyelesaikan PTT dan bersertifikat ACLS &amp; ATLS (A)&lt;br /&gt;    * Memiliki SIP/Surat Ijin Perwat (A/B)&lt;br /&gt;    * Dapat berkomunikasi dlm b.Ings (D&amp;E)&lt;br /&gt;    * Memiliki SIM B1 (H)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila memenuhi persyaratan di atas kirim lamaran scr lengkap disertai pasfoto terbaru ukuran 4x6 (cantumkan posisi yg dilamar di sudut kanan atas) paling lambat 18 April 2009 ke:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HRD-RS Mitra Internasional&lt;br /&gt;Jl. Raya Jatinegara Timur No. 85-87 Jakarta 13310&lt;br /&gt;email: recruitment-rsmi@ramsayhealth.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-1377570406902452518?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/1377570406902452518/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=1377570406902452518&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/1377570406902452518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/1377570406902452518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/04/lowongan-kerja-di-rs-mitra.html' title='Lowongan Kerja Di RS Mitra Internasional'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-3057555827331114473</id><published>2009-04-14T10:37:00.000-07:00</published><updated>2009-04-20T08:43:53.498-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lowongan Kerja'/><title type='text'>Lowongan Menjadi Petugas Kesehatan Haji</title><content type='html'>Departemen Kesehatan membuka kesempatan bagi tenaga kesehatan untuk menjadi petugas kesehatan haji Indonesia tahun 2009 M / 1430 H sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. TKHI (Kloter) : Dokter dan perawat dengan masa tugas 35 – 40 hari&lt;br /&gt;B. PPIH (Non Kloter) : Dokter spesialis, Dokter gigi, Perawat High Care, Apoteker, Asisten Apoteker, Sanitarian/Epidemiolog, Ahli Gizi, Penata Rontgen, Analis Laboratorium, Perekam Medik dan Siskohat dengan lama tugas 73 – 81 hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERSYARATAN:&lt;br /&gt;1. Warga Negara Indonesia yang beragama Islam baik PNS, TNI, POLRI, PTT maupun Pegawai Instansi Swasta.&lt;br /&gt;2. Berbadan sehat, baik fisik maupun mental.&lt;br /&gt;3. Berusia maksimal 50 tahun kecuali tenaga strategis yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;4. Mempunyai pendidikan atau keahlian sesuai dengan bidang tugasnya yang dinyatakan dengan ijazah yang dimiliki calon petugas kesehatan haji.&lt;br /&gt;5. Diutamakan mempunyai ACLS bagi dokter dan BCLS bagi perawat.&lt;br /&gt;6. Mempunyai Surat Tanda Registrasi (STR) bagi dokter.&lt;br /&gt;7. Bagi petugas kesehatan wanita tidak dalam keadaan hamil pada saat penugasan.&lt;br /&gt;8. Bagi PNS dan PTT mempunyai DP3 dengan nilai setiap unsur baik dalam satu tahun terakhir.&lt;br /&gt;9. Bagi Non-PNS mempunyai prestasi kerja dan disiplin yang baik, dibuktikan dengan surat keterangan dari atasan langsung.&lt;br /&gt;10. Suami isteri tidak boleh melamar sebagai petugas kesehatan haji pada musim haji yang sama.&lt;br /&gt;11. Petugas Kesehatan Haji tidak boleh memiliki hubungan keluarga (istri/suami/anak) dengan jemaah haji pada musim haji yang sama. Dilengkapi dengan surat pernyataan.&lt;br /&gt;12. Bersedia bekerja sesuai jadwal yang sewaktu-waktu dapat berubah sesuai kebutuhan.&lt;br /&gt;13. Tidak bertugas sebagai Petugas Kesehatan Haji dalam kurun waktu tahun 2004-2008 (khusus pelamar TKHI).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KELENGKAPAN BERKAS PERMOHONAN:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Surat pengantar dari Instansi;&lt;br /&gt;   2. Formulir permohonan (hasil cetak dari web) bermaterai Rp.6.000;&lt;br /&gt;   3. Surat keterangan sehat dari Puskesmas atau Rumah Sakit Pemerintah;&lt;br /&gt;   4. Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh atasan langsung;&lt;br /&gt;   5. Fotokopi sertifikat ACLS atau BCLS yang dilegalisir oleh atasan langsung;&lt;br /&gt;   6. Fotokopi STR yang berlaku;&lt;br /&gt;   7. Fotokopi DP 3 satu tahun terakhir bagi PNS dan PTT.&lt;br /&gt;   8. Surat keterangan mempunyai prestasi kerja dan disiplin yang baik dari atasan langsung bagi Non-PNS;&lt;br /&gt;   9. Surat izin dari suami bagi calon petugas wanita (isian formulir 2) bermaterai Rp.6.000. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Registrasi calon petugas kesehatan haji Indonesia dilakukan secara online. Hasil cetak formulir registrasi dan kelengkapan berkas diterima paling lambat tanggal 8 Mei 2009 di:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Biro Umum&lt;br /&gt;Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan RI,&lt;br /&gt;Gedung Departemen Kesehatan Blok A lantai 5 Ruang 502&lt;br /&gt;Jl. H.R. Rasuna Said Blok X5 Kapling No.4-9&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-3057555827331114473?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/3057555827331114473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=3057555827331114473&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/3057555827331114473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/3057555827331114473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/04/lowongan-menjadi-petugas-kesehatan-haji.html' title='Lowongan Menjadi Petugas Kesehatan Haji'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-7353239329023706230</id><published>2009-04-12T03:39:00.000-07:00</published><updated>2009-04-24T23:59:06.402-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info Untuk Dokter Baru'/><title type='text'>Informasi PTT Pusat Bulan Juni 2009</title><content type='html'>Buat teman-teman sejawat yang berniat untuk iku PTT, ada informasi bahwa PTT bulan juni akan segera dibuka, untuk Registrasi OnLine nya akan dibuka pada tanggal 30 April sampe 6 Mei. Alokasi kebutuhan periode Juni 2009 akan ditayangkan melalui website www.ropeg-depkes.or.id pada tanggal 30 April 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;- Prosedur pendaftaran dan kelengkapan berkas :&lt;br /&gt;a. Pendaftaran secara on-line melalui website www.ropeg-depkes.or.id&lt;br /&gt;b. Berkas dikirim ke PO BOX 1003 JKTM 12700 terdiri dari :&lt;br /&gt;• Print out hasil registrasi on-line&lt;br /&gt;• Asli Surat Keterangan Sehat terbaru dari dokter Pemerintah (Puskesmas/ RS Pemerintah)&lt;br /&gt;• Foto copy Ijazah Profesi dokter yang telah dilegalisir asli&lt;br /&gt;• Foto copy STR yang diterbitkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (BUKAN LEGALISIR ASLI)&lt;br /&gt;• Surat Pernyataan (download dari www.ropeg-depkes.or.id) terdiri dari&lt;br /&gt;1. Tidak terikat kontrak dengan instansi lain&lt;br /&gt;2. Bersedia bertugas untuk waktu yang telah ditentukan&lt;br /&gt;3. Tidak mengambil cuti selama penugasan&lt;br /&gt;(dibuat 2 (dua) lembar, 1 (satu) lembar bermaterai dan 1 (satu) lembar copy)&lt;br /&gt;• Foto copy KTP/domisili yang disyahkan oleh pejabat pemerintah yang berwenang (legalisir asli RT/RW/Lurah/Camat)&lt;br /&gt;• Foto copy surat nikah (bagi suami/istri yang sama-sama mendaftar)&lt;br /&gt;• Berkas dimasukkan kedalam :&lt;br /&gt;map warna biru = untuk dokter umum&lt;br /&gt;map warna merah = untuk dokter gigi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi selengkapnya bisa di lihat di http://www.ropeg-depkes.or.id/&lt;br /&gt;semoga berguna buat temen2 sejawat..terimakasih..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-7353239329023706230?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/7353239329023706230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=7353239329023706230&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/7353239329023706230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/7353239329023706230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/04/informasi-ptt-bulan-juni-2009.html' title='Informasi PTT Pusat Bulan Juni 2009'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-2491256963358087803</id><published>2009-04-08T09:44:00.001-07:00</published><updated>2009-04-20T08:47:52.943-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info dan Soal2 UKDI'/><title type='text'>Info Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) 2009</title><content type='html'>INFO UKDI 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang 1 : 28 februari 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang 2 :&lt;br /&gt;pendaftaran try out s.d 4 maret 2009&lt;br /&gt;Try Out : 4 april 2009&lt;br /&gt;pengumuman Try Out : 20 April 2009&lt;br /&gt;pendaftaran UKDI s.d 16 april 2009&lt;br /&gt;ujian UKDI 16 mei 2009&lt;br /&gt;pengumuman lulus 15 juni 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gelombang 3 :&lt;br /&gt;pendaftaran try out s.d 3 juni 2009&lt;br /&gt;Try Out : 4 juli 2009&lt;br /&gt;pengumuman try out : 21 juli 2009&lt;br /&gt;pendaftaran UKDI s.d 15 juli 2009&lt;br /&gt;ujian UKDI 15 Agustus 2009&lt;br /&gt;pengumuman lulus 15 september 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gelombang 4 :&lt;br /&gt;pendaftaran try out s.d 10 september 2009&lt;br /&gt;Try Out : 10 oktober 2009&lt;br /&gt;pengumuman try out : 24 oktober 2009&lt;br /&gt;pendaftaran UKDI s.d 14 oktober 2009&lt;br /&gt;ujian UKDI 14 november 2009&lt;br /&gt;pengumuman lulus 14 desember 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat pendaftarn&lt;br /&gt;Pedoman Pendaftaran:&lt;br /&gt;1. Peserta yang dapat mengikuti&lt;br /&gt;Uji Kompetensi Dokter adalah:&lt;br /&gt;dokter lulusan fakultas&lt;br /&gt;kedokteran/ PSPKD yang&lt;br /&gt;akan memerlukan Sertifikat&lt;br /&gt;Kompetensi Dokter&lt;br /&gt;2. Urutan penyusunan dokumen&lt;br /&gt;pendaftaran:&lt;br /&gt;• Pasfoto terbaru (6 bulan&lt;br /&gt;terakhir) berwarna dengan latar&lt;br /&gt;belakang merah ukuran 4x6 (6&lt;br /&gt;lembar), 3x4 (5 lembar), 2x3 (2&lt;br /&gt;lembar)&lt;br /&gt;• Fotokopi bukti identitas&lt;br /&gt;(KTP/SIM/Paspor)&lt;br /&gt;• Fotocopy legalisir ijazah dokter atau ijazah sementara&lt;br /&gt;Daftar Isian Surat Keterangan Sehat Bagi Dokter/Dokter Gigi *)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Surat Keterangan Sehat Fisik dan Mental&lt;br /&gt;• Bukti setor biaya STR, Rp 250.000,- per peserta yang disetorkan ke rekening Bank BNI Cabang&lt;br /&gt;Melawai Raya Kebayoran Baru Jakarta Selatan No 93.20.5556 atas nama Konsil Kedokteran&lt;br /&gt;Indonesia&lt;br /&gt;• Formulir pendaftaran 1a*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Formulir pendaftaran 1b*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Bukti Angkat Sumpah (legalisir)&lt;br /&gt;• Bukti setor biaya Uji Kompetensi Dokter Indonesia&lt;br /&gt;sebesar Rp 300.000,- per peserta yang disetorkan melalui Bank BNI Cabang Menteng no.&lt;br /&gt;Rekening 149.112.966 atas nama PB IDI-KDDKI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Semua dokumen dimasukkan ke Amplop berwarna Coklat polos, ukuran F4 dan dibagian muka&lt;br /&gt;dituliskan identitas peserta dan dikembalikan kepada petugas pendaftaran&lt;br /&gt;2. Peserta yang telah mendaftar tidak dapat membatalkan keikutsertaannya. Biaya dan dokumen&lt;br /&gt;pendaftaran tidak dapat dikembalikan oleh KBUKDI&lt;br /&gt;3. Pendaftaran dianggap sah bila telah melengkapi semua dokumen yang disyaratkan dan telah&lt;br /&gt;membayar biaya Uji Kompetensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan Uji Kompetensi&lt;br /&gt;1. Komite Bersama UKDI akan mengirimkan konfirmasi jumlah peserta dan nomor ujian ke setiap&lt;br /&gt;tempat pendaftaran 4 hari sebelum tanggal pelaksanaan ujian&lt;br /&gt;2. Peserta akan mendapatkan Kartu Tanda Peserta Uji Kompetensi yang dapat diambil di tempat&lt;br /&gt;pendaftaran&lt;br /&gt;3. Pada hari pelaksanaan Uji Kompetensi, setiap peserta harus membawa Kartu Tanda Peserta ke&lt;br /&gt;tempat pelaksanaan ujian.&lt;br /&gt;4. Peserta Uji Kompetensi tidak dibenarkan menukar lokasi ujian setelah formulir pendaftaran&lt;br /&gt;dikirimkan&lt;br /&gt;5. Ujian dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung selama 200 menit&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-2491256963358087803?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/2491256963358087803/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=2491256963358087803&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/2491256963358087803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/2491256963358087803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/04/info-ukdi-2009-gelombang-1-udah-lewat.html' title='Info Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) 2009'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-3459039334437133978</id><published>2009-04-05T07:36:00.000-07:00</published><updated>2009-04-05T07:37:42.499-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><title type='text'>Sekilas Tentang Kanker Tulang</title><content type='html'>Tumor adalah pertumbuhan sel baru, abnormal, progresif, dimana sel-selnya tidak pernah menjadi dewasa. Angka kejadian tumor tulang bila dibandingkan dengan jenis tumor lain adalah kecil, yaitu kurang lebih 1% dari seluruh tumor tubuh manusia. Tumor bersifat ganas bila tumor berkemampuan untuk menyebar ke tempat lain (mampu bermetastasis) dan dikatakan jinak bila tidak mampu untuk bermetastasis. Paru-paru merupakan organ yang paling sering dihinggapi oleh anak sebar tumor ganas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumor tulang primer merupakan tumor tulang dimana sel tumornya berasal dari sel-sel yang membentuk jaringan tulang, sedangkan tumor tulang sekunder merupakan anak sebar tumor ganas organ non-tulang yang bermetastasis ke tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penilaian klinis, radiologis dan histopatologis yang cermat dari masing-masing tumor tulang, maka dapat ditentukan staging tumor tersebut. Staging berlaku untuk tumor jinak dan tumor ganas tulang. Sistem staging yang dipakai untuk tumor tulang ialah Surgical Staging System dari Enneking.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tumor ganas ada 3 tingkat stadium, yaitu:&lt;br /&gt;1. Stadium I, bila derajat keganasannya rendah.&lt;br /&gt;2. Stadium II, artinya tumor mempunyai derajat keganasan tinggi.&lt;br /&gt;3. Stadium III, yang berarti tumor sudah menyebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Osteosarkoma (Sarkoma Osteogenik) adalah tumor tulang ganas primer, dimana tumor ganas ini memproduksi tulang dan sel-selnya berasal dari sel mesenkimal primitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan WHO definisi osteosarkoma adalah:&lt;br /&gt;Primary high grade malignant tumour in which the neoplastic cells produce osteoid (Christopher D.M., 2002: 264).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Osteosarkoma merupakan tumor ganas yang paling sering ditemukan pada anak-anak. Rata-rata penyakit ini terdiagnosis pada umur 15 tahun. Angka kejadian pada anak laki-laki dan anak perempuan adalah sama, tetapi pada akhir masa remaja penyakit ini lebih banyak ditemukan pada anak laki-laki. Penyebab yang pasti tidak diketahui. Karena belum diketahui penyebabnya, maka sulit kita mencegah. Untuk diketahui, kanker tulang tidak ada kaitannya dengan makanan. Ada orang menduga akibat radioaktif yang terdapat di lingkungan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Osteosarkoma cenderung tumbuh di tulang paha (ujung bawah), tulang lengan atas (ujung atas) dan tulang kering (ujung atas).Ujung tulang-tulang tersebut merupakan daerah dimana terjadi perubahan dan kecepatan pertumbuhan yang terbesar. Meskipun demikian, osteosarkoma juga bisa tumbuh di tulang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Osteosarkoma dibagi menjadi dua tipe :&lt;br /&gt;1. Tipe sentral yaitu tumor yang tumbuhnya di dalam tulang.&lt;br /&gt;2. Tipe perifer yaitu tumor yang tumbuhnya di permukaan tulang.&lt;br /&gt;Di Indonesia belum ada pusat data mengenai kanker tulang secara menyeluruh. Memang ada rencana RS Kanker Dharmais dengan RS Cipto Mangunkusumo mendirikan pusat data ini. Kalau ini terwujud nanti pasti prevalansinya diketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala danTanda&lt;br /&gt;Gejala yang paling sering ditemukan adalah nyeri. Sejalan dengan pertumbuhan tumor, juga bisa terjadi pembengkakan dan pergerakan yang terbatas. Tumor di tungkai menyebabkan penderita berjalan timpang, sedangkan tumor di lengan menimbulkan nyeri ketika lengan dipakai untuk mengangkat sesuatu benda. Pembengkakan pada tumor mungkin teraba hangat dan agak memerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda awal dari penyakit ini bisa merupakan patah tulang karena tumor bisa menyebabkan tulang menjadi lemah. Patah tulang di tempat tumbuhnya tumor disebut fraktur patologis dan seringkali terjadi setelah suatu gerakan rutin. Berdasarkan Jess H. Lonner, tanda osteosarkoma adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paint and swelling, decreased range of motion, localized warmth and pathological fracture. (Jess H. Lonner, 1999: 243).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan yang biasadilakukan:&lt;br /&gt;- Rontgen tulang yang terkena untuk melihat luasnya kerusakan tulang&lt;br /&gt;- Rontgen dada untuk melihat adanya penyebaran ke paru-paru&lt;br /&gt;- Bone Scan tulang untuk melacak penyebaran ke tulang yang lain&lt;br /&gt;- Pemeriksaan darah yaitu alkaline phosphatase serum&lt;br /&gt;- Pemeriksaan histopatologi dengan biopsi jarum dan biopsi terbuka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Penanganan&lt;br /&gt;Hampir setiap kanker tulang ganas dengan segala kondisi apapun, dahulu selalu dilakukan amputasi untuk menghindari kematian. Sekarang dengan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dilakukan cara lain yang lebih “terhormat” yaitu menggunakan metode teknik baru limb salvage, dimana teknik terapi baru ini telah dikembangkan di hampir semua pusat penyembuhan kanker di seluruh dunia. Tujuan operasi adalah untuk menghilangkan tumor lokal pada tulang yang terkena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Prof. Errol, operasi ini dibagi menjadi dua:&lt;br /&gt;1. Limb salvage yaitu tulang yang terkena tumor ganas disambung dengan bekas kaki pasien lain yang baru saja meninggal dunia atau tulang yang terkena tumor pada stadium dini dimatikan dulu dengan radiasi kemudian dipasang lagi.&lt;br /&gt;2. Limb ablation yaitu tulang yang terkena tumor ganas di amputasi.&lt;br /&gt;(Errol, 2005: 29).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang sebelum dilakukan pembedahan, diberikan kemoterapi yang biasanya akan menyebabkan tumor mengecil. Kemoterapi juga penting karena akan membunuh setiap sel tumor yang sudah mulai menyebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemoterapi yang sekarang dianut adalah neo ajuvant therapy, pada metode ini diberikan terlebih dahulu 3 siklus kemoterapi pra operasi dan kemudian diberikan lagi kemoterapi pasca bedah 3 siklus. Kemoterapi yang biasa diberikan adalah metotreksat dosis tinggi dengan leukovorin, Doxorubicin (adriamisin), Cisplatin, Cyclophosphamide (sitoksan), dan Bleomycin.&lt;br /&gt;Prognosis (RamalanHasilAkhirPerjalananPenyakit)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada permulaannya prognosis osteosarkoma adalah buruk, five years survival rate-nya hanya berkisar antara 10-20%, belakangan ini dengan terapi ajuvan berupa kemoterapi yang intensif, maka five years survival rate menjadi lebih baik, mencapai 60-70%, bahkan ada yang mencapai 100%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat kemoterapi pra bedah maka tindakan amputasi juga sudah jauh berkurang. Sekarang di pusat-pusat pengobatan kanker tulang yang lengkap, lebih sering dilakukan tindakan limb salvage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat Ketidaktahuan dalamPengobatan&lt;br /&gt;Masyarakat sering mengganggap kanker tulang hal yang sepele, misalnya penderita yang mengeluh benjolan di paha atau patah tulang spontan yang disebabkan benturan ringan yang sebelumnya penderita memang sudah memiliki tumor terlebih dahulu dibawa ke pengobatan alternatif. Jika dalam kondisi seperti ini dilakukan pengurutan bisa mengakibatkan tumor tadi pecah dan menyebar, maka tindakan mengurut itu sangat berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: doktersehat.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-3459039334437133978?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/3459039334437133978/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=3459039334437133978&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/3459039334437133978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/3459039334437133978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/04/sekilas-tentang-kanker-tulang.html' title='Sekilas Tentang Kanker Tulang'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-4669733337380011953</id><published>2009-04-04T09:49:00.000-07:00</published><updated>2009-04-04T10:01:27.186-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><title type='text'>Singkirkan Batu Ginjal Tanpa Operasi</title><content type='html'>Batu ginjal merupakan salah satu penyebab penyakit gagal ginjal. Dahulu untuk membuangnya harus lewat operasi. Kini, dengan teknologi kedokteran canggih, batu yang berukuran kecil pun bisa dihancurkan tanpa melibatkan pisau bedah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Santo (40) sudah delapan bulan mondar-mandir ke rumah sakit untuk menjalani cuci darah. Ia mengaku, ginjalnya rusak gara-gara infeksi batu yang sudah lama ngendon dalam ginjalnya. Infeksi kronis ini perlahan-lahan menggerogoti fungsi ginjalnya. Akibatnya, dalam waktu singkat fungsinya tinggal sekitar 5%. Mau tidak mau seumur hidup, setiap tiga hari sekali ia harus menjalani cuci darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pakar penyakit ginjal dan hipertensi, almarhum Prof. R.P. Sidabutar pernah menyatakan, infeksi batu ginjal kronis merupakan faktor penyebab kedua terjadinya gagal ginjal di Indonesia. Pada kasus ini pembentukan batu terjadi pada buli-buli (kandung kemih) atas atau bawah serta pada piala ginjal (calyx), tidak pada salurannya. Namun, yang menjadi penyebab utama gagal ginjal pada umumnya adalah infeksi batu pada ginjal atau kandung kemih atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sejak tahun '70-an jumlah penderita batu ginjal meningkat. Kalau sampai akhir tahun '60-an pengendapan batu kebanyakan terjadi pada kandung kemih, belakangan pada piala ginjal," kata dr. David Manuputty dari RS PGI Cikini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit gagal ginjal juga banyak dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan makanan. "Semakin makmur suatu masyarakat, semakin banyak terjadi endapan batu pada ginjal, dibandingkan pada kandung kemih," tambah Manuputty. Konsumsi minuman dan makanan yang kurang higienis memacu terjadinya air seni pekat, sehingga memudahkan terbentuknya infeksi atau kristal batu pada kandung kemih. Sebaliknya pola makan masyarakat maju yang cenderung memilih makanan berkadar kalsium-oksalat (misalnya makanan dengan olahan bahan susu, minuman cola, makanan bergaram tinggi, makanan manis, vitamin C dosis tinggi, kopi, teh kental, dll.) serta asam urat (tinggi protein), memudahkan terbentuknya endapan pada piala ginjal karena konsentrasi air seni cepat meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu yang tak kalah pentingnya adalah faktor bakat atau warisan genetik seseorang. "Kalau salah satu sanak saudara kita ada yang menderita penyakit batu ginjal atau batu kemih, artinya kita mempunyai kecenderungan lebih besar terserang penyakit yang sama daripada orang lain."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang jumlah pasien batu kemih atau ginjal di RS PGI Cikini sekitar 530 orang per tahun. Usianya bervariasi, 20-an ke atas. Sementara itu dr. Puji Rahardjo dari RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo menambahkan, penyakit batu ginjal yang diderita 0,5% penduduk Indonesia ini lebih banyak menyerang kaum pria dibandingkan wanita. Bila 1 - 2% dari populasi diperiksa kadar kalsium air seninya akan meninggi, tetapi hanya 10% yang terkena penyakit batu ginjal. Hal ini, menurut dr. Puji, menunjukkan adanya faktor lain yang berperan dalam pembentukan batu selain bahan dasarnya. Faktor tersebut antara lain adalah kurangnya cairan tubuh yang menyebabkan produksi air seni sedikit dan pekat. Pada mereka yang setiap hari bekerja di udara terbuka (petani, pekerja lapangan) atau di ruang mesin yang panas, terutama yang kurang minum, akan cepat menimbulkan efek perubahan keasaman atau kebasaan air seni. Masalahnya, di sini faktor penghambat pembentukan batu jadi berkurang atau hilang sama sekali. Atau, bisa pula terjadi peningkatan kalsium dalam urine karena mobilisasi kalsium tulang akibat seseorang tidak lagi bisa bergerak karena sakit lumpuh, misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsumsi vitamin C dan D dosis tinggi pada seseorang yang secara genetik berbakat, akan memudahkannya terserang penyakit ini. Pada orang berbakat batu, mengkonsumsi 100 - 300 mg vitamin C setiap hari, menurut dr. David, memudahkan terbentuknya batu. Soalnya, vitamin C mengandung kalsium oksalat tinggi. Vitamin D dosis tinggi pun menyebabkan absorbsi kalsium ke dalam usus meningkat. Obat sitostatik untuk penyakit kanker pun memudahkan pembentukan batu karena meningkatkan asam urat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silent stone&lt;br /&gt;Selain batu kalsium oksalat (60 - 80%), menurut dr. Puji ada lagi campuran kalsium oksalat-fosfat yang sifatnya lebih keras. Pada pemeriksaan radiologi, batu ini tampak putih seperti tulang karena kandungan kalsiumnya lebih tinggi. Ada lagi batu tripel fosfat (10 - 15%) yang tersusun dari kalsium-magnesium-ammonium fosfat(struvite). Batu ini terbentuk akibat infeksi saluran kemih karena kuman golongan Proreous, Pseudomonas, Klebsicla, atau Stafilok. Bentuk batu menyerupai tanduk rusa karena mengisi saluran kemih yang berbentuk seperti tanduk rusa. Lalu ada batu sistin yang terjadi akibat faktor genetik. Namun campuran fosfat dan sistin ini jarang terjadi. Sedangkan batu karena asam urat (5 - 15%) terbentuk akibat sekresi asam urat yang berlebihan dalam urin akibat faktor genetik yang diperberat dengan konsumsi makanan kaya purin, umpamanya jerohan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pemeriksaan radiologi, batu jenis ini sering tidak tampak kecuali kalau unsurnya tercampur dengan kalsium. Oleh sebab itu, selain memakai CT-Scan, pemeriksaan batu ginjal masih memerlukan bantuan suntikan cairan pekat intra venus yang kemudian bisa lebih jelas terlihat melalui USG. "Begitu pula pada pemeriksaan hematuri-makroskopik atau pemeriksaan sel darah merah yang masuk air seni, gejala penyakit ini sering tidak tampak dengan jelas (90%). "Walaupun hasil pemeriksaan laboratorium menyatakan sudah tampak adanya gejala awal atau gejala pegal pinggang, penderita sering mengacuhkannya. Tahu-tahu batu sudah sebesar telur ayam," kata dr. David.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pembentukan batu secara perlahan-lahan ini dinamakan silent stone". Pada umumnya penderita baru mengeluh setelah batu membesar dan dapat terdeteksi jelas. Apalagi bila mulai timbul gejala yang lebih nyata seperti sakit atau pegal pinggang bawah yang kadang-kadang terasa sampai ke perut depan bawah, terjadi kolik (sumbatan mendadak pada saluran atau ureter secara mendadak yang mengakibatkan rasa sakit luar biasa karena batu tajam yang turun ke saluran menyebabkan mengembangnya saluran) yang sering diiringi muntah dan berkeringat banyak atau batu mengalami infeksi sehingga seluruh salurannya terinfeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan kerusakan pada satu ginjal seringkali tidak tampak dalam sistem kelancaran buang air kecilnya karena dengan satu ginjal sehat kelancaran air seni tidak terganggu. Namun, begitu kedua ginjal mulai kurang berfungsi ("tertular" ginjal yang infeksi) sistem pembuangan urine mulai terganggu. Pada tahap ini air seni mengalir tidak lancar atau anyang-ayangen (Bhs. Jawa), tubuh terserang demam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembesaran atau infeksi kelenjar prostat yang terbanyak menyerang pria usia 50 ke atas juga sering kali menimbulkan komplikasi timbulnya batu kandung kemih. Pembesaran prostat menyebabkan aliran air seni terganggu sehingga air seni mudah membentuk kristal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan tepat&lt;br /&gt;Penatalaksanaan pengobatan penyakit batu ginjal, menurut dr. Puji, menyangkut beberapa strategi terhadap keluhan gejala. Mula-mula keluhan sakit dihilangkan, kemudian mengatasi infeksi serta komplikasi lain. Terakhir, tentu usaha menghancurkan atau mengangkat batunya. Sebelum batu diangkat atau dihancurkan tentu perlu pemeriksaan laboratorium, radiologi, USG, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain lewat pembedahan terbuka, penghancuran batu ginjal dan kemih bisa dilakukan dengan metode litotripsi atau proses menghancurkan batu menggunakan gelombang kejut atau ultrasonik. Ada dua prosedur litotripsi yakni ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy) dan Percutaneous Lithotripsy (tusukan pada kulit) yang sudah cukup lama digunakan di beberapa rumah sakit di Indonesia. "Metode ESWL dari Jerman yang kami gunakan seperti main jackpot," gurau dr. David. Alat litotripsi berada di luar tubuh (lihat gambar). Sebelum batu ditembak, dilakukan foto rontgen untuk mengetahui posisi batu. Kemudian melalui layar monitor, dicari lagi sasaran yang tepat. Di sini pasien tidak harus dibius. Posisi pasien telentang atau telungkup tergantung letak batu. Setelah tembakan berulang kali tepat sasaran, pecahan batu akan keluar bersama air seni (kencing bercampur darah selama 12 jam). Agar pasien tidak kesakitan tentu proses penembakan tidak boleh dengan tekanan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan metode percutaneous berupa alat nefroskop (alat teropong mirip bor kecil) yang dilengkapi alat penghantar gelombang getar ultrasosonik, dimasukkan ke dalam ginjal melalui lubang sayatan di panggul. Dengan gelombang getar ultrasonik tersebut, batu dapat dipecahkan dan disingkirkan, kemudian pecahan juga keluar bersama air seni. Mungkin penderita akan merasa nyeri sewaktu kencing keluar melalui kateter karena saluran kencing agak terhalang oleh pecahan batu tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemecahan batu dengan kedua alat tersebut mengharuskan pasien tinggal di rumah sakit selama 2 - 3 hari sampai kencing jernih kembali. Setelah seminggu pasien bisa kembali aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara yang lebih canggih sekarang dengan menggunakan sinar laser. Tipe laser yang digunakan semula adalah tipe pulse dye. Belakangan sejak Agustus 1997 RS PGI Cikini menggunakan laser tipe Ho:Yag atau Holmium asal AS. Caranya, melalui saluran ureta dimasukkan selang fiber mini, yang langsung dapat mengenai batu sasaran. Kalau tipe pulse dye hanya untuk batu ginjal atau kemih saja, tipe Holmium ini lebih multiguna. Misalnya juga untuk pengobatan pembesaran atau infeksi prostat serta tumor jinak kandung kemih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Holmium ini pandai mengatur frekuensi tembakan agar batu tidak terdorong ke atas. Jarak antara selang fiber dengan batu paling-paling hanya 1 mm. Dengan sistem gelombang pulsasi batu dengan segera bisa dipunahkan. Tindakan dengan mesin canggih ini dinilai lebih cepat (1,5 jam untuk batu besar), risiko perdarahan atau kerusakan jaringan sekitarnya hampir tidak ada serta nyeri pascaoperasi dan risiko komplikasi hampir tidak terasa. Penderita tidak perlu menginap di rumah sakit, bisa langsung pulang begitu kesadaran sudah pulih. Biayanya pun sekitar Rp 1 juta lebih murah daripada operasi terbuka. Komplikasi paling-paling terasa sedikit demam dan nyeri setelah tindakan, yang bisa diatasi dengan obat antibiotika. Sedangkan terciptanya semacam kepulan debu (perforasi) akibat sistem pulsasi tadi, menurut dr. David, bisa diatasi dengan mengalirkan terus menerus cairan NaCl fisiologis. Untuk menangani batu pada kantung kemih misalnya, diperlukan pulsasi rata-rata 10 - 20 kali per detik. Untuk batu saluran kemih (ureter) hanya 5 - 10 kali per detik. Di sini pasien perlu dibius dan kondisi jantung, paru-paru dan ginjal harus baik agar sasaran tercapai dengan sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cara penanggulangan batu ginjal dan kemih memang bervariasi," ujar dr. David. Yang utama dicari kasusnya, letak dan ukuran batunya. Kemudian baru ditentukan diatasi dengan cara mana yang paling tepat atau kombinasi berbagai cara. Kalau letak batu sulit dijangkau atau terlalu besar, jalan satu-satunya dengan pembedahan. Kalau ginjal yang ditumbuhi batu mulai rusak, harus diangkat, agar ginjal yang masih sehat tidak ikut rusak". Adakalanya menurut dr. Puji, khusus dibuat jalan pintas aliran air seni bila sumbatan batu sulit atau tidak bisa dihilangkan, agar ginjal yang masih sehat tidak ikut rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan kambuh memang bisa terjadi apabila penderita kurang memperhatikan kesehatannya. "Pada umumnya batu kandung kemih tidak kambuh lagi, tapi tidak demikian dengan dengan batu pada ginjal," tambah dr. David. "Namun, setiap tindakan seharusnya dapat mengenyahkan batu sampai bersih," tambah dr. Puji." Setelah dikeluarkan batu dianalisa kembali jenisnya, penyebab terjadinya batu, bagaimana terbentuknya, dll. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang secara teknis sulit dihancurkan atau dibersihkan apabila letak batu jauh dari pusat saluran kemih, atau jumlahnya banyak dan tersebar. Paling repot kalau tidak mungkin dilakukan operasi besar pada diri pasien karena kondisinya lemah atau mempunyai penyakit lain. Dalam kasus seperti itu tentu sebelum tindakan dilakukan perlu dipelajari secara saksama kadar zat pembentuk batu dengan memeriksa kadar zat pembentuk dalam urine(ditampung selama 24 jam) kemudian bisa dianalisis konsentrasi adanya zat-zat tersebut. Baru kemudian tindakan apa yang paling tepat dan aman bisa dilakukan. Batu bukan organik (kalsium oksalat dan fosfat) menurut dr. David biasanya tidak bisa larut hanya dengan obat-obatan, jadi harus dilakukan tindakan seperti di atas tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha yang perlu ditempuh agar penyakit ini tidak kambuh a.l. dengan minum air putih yang cukup agar kencing keluar 2 - 3 sehari. "Bila perlu harus minum sebelum tidur agar malam hari kencing tidak kurang," tambah dr. Puji. Minuman segar seperti cola atau minuman bersoda lain, tidak dianjurkan untuk mereka yang pernah mengidap batu kalsium oksalat, tapi tidak bagi batu asam urat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan serta pencegahan agar tidak kambuh banyak ditentukan oleh jenis batunya. Misalnya batu kalsium akibat ekskresi kalsium yang meningkat di air seni dapat dicegah atau dikurangi dengan mengurangi asupan kalsium dalam makanan seperti makanan olahan dari susu sapi, tinggi kedelai misalnya. Atau, dokter memberikan obat yang berkhasiat mengurangi ekskresi kalsium. Untuk jenis batu ekskresi asam urat biasanya diberikan obat alupurinol yang dapat mengurangi batu kambuhan dari asam urat. Karena batu asam urat mudah terbentuk dalam suasana asam maka perlu juga pengubahan suasana keasaman misalnya dengan garam natrium bikarbonat di samping obat alupurinol tadi. Sedangkan batu yang tidak disertai adanya ekskresi kalsium atau asam urat tinggi, dicoba dengan minum banyak dulu, belum perlu obat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olahraga seperti jalan atau lari pagi disertai minum cukup yang menunjang kelancaran keluarnya air seni sangat dianjurkan dr. David maupun dr. Puji. Bagi seseorang yang berbakat penyakit batu ginjal atau batu kemih, hendaknya selalu memperhatikan konsumsi makanan sehari-hari. Minum air putih paling tidak 5 - 8 gelas sehari. Soto jerohan sapi, es krim, keju, milk shake, kopi, cola, memang lezat, tapi ingat, terlalu banyak makanan dan minuman nikmat tersebut akan memudahkan pembentukan batu dalam ginjal Anda! &lt;br /&gt; (idionline/klippers) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Artikel Iptek Kedokteran at www.idionline.org&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-4669733337380011953?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/4669733337380011953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=4669733337380011953&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/4669733337380011953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/4669733337380011953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/04/singkirkan-batu-ginjal-tanpa-operasi.html' title='Singkirkan Batu Ginjal Tanpa Operasi'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-2708961352035010923</id><published>2009-04-02T04:42:00.001-07:00</published><updated>2009-04-20T08:45:09.889-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Blogging'/><title type='text'>Cara Bikin Blog</title><content type='html'>Tulisan ini saya tujukan buat temen2 yang belum pada ngerti cara bikin blog dan tertarik membuat blog, terutama saya persembahkan buat sohib saya kang diding sumanding yg ada di banjar yg sedang co'ass saya doain deh biar cepet lulus..biar kita bisa cepet jadi partner kerja nih..(mdh2n),terimakasih banyak atas bantuannya ngurusin nilai anak dan PH nya, kalo gak ada kang diding anu kasep thea mah..aduh..duka kumaha teuing nasibna ieu yudisium teh.., hehe..thank u berat deh buat kang diding sumanding kulon eh sumanding wetan , eh..kulon apa wetan ya?? he..he..just kidding bro.., Sekarang kita serius dan silahkan kamu ikuti langkah2 berikut dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Buat kamu yang belum punya email di google, silahkan sign up alias daftar dulu, untuk mendaftarkan ke email google &lt;a href="http://mail.google.com/"&gt;Klik Disini&lt;/a&gt;  terus klik "sign up" kemudian isi seluruh kolom/fomulir pendaftarannya sampai kamu memiliki satu alamat email, contoh alamat emailku :sae5582@gmail.com. setelah kamu punya alamat email kamu baru bisa membuat blog (Langkah ini hanya untuk yang belum punya email di google (gmail).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Untuk membuat blog, kamu bisa &lt;a href="http://blogger.com/"&gt;Daftar Juga Disini&lt;/a&gt;  terus klik " menciptakan blog". kemudian kamu isikan alamat emailmu yang dah dibuat tadi ke kolom yang tersedia, dan isi kolom2 lainnya sesuai permintaan. kasih tanda centang atau klik " saya menerima persyaratan". terus klik lanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pada halaman ini kamu isi kolom yang meminta judul blog kamu, contohnya : Aeps Library, kemudian isi juga kolom alamat blog kamu, misal: http://dokteraep.blogspot.com, kalo tulisan http:// dan blogspot.com nya gak perlu kamu tulis karena dah otamatis. cukup tulis misal:dokteraep kemudian masukkan kode verifikasi kata ke kolom yang tersedia dan klik lanjutkan. kalo tidak bisa masuk ke halaman berikutnya berarti kode verifikasi yang kamu masukkan mungkin salah , coba ulangi lagi dengan teliti dan klik lanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Nah..sekarang langkah terakhir yaitu kamu cuma disuruh milih thema alias template yang kamu suka untuk menjadi tampilan blog kamu, silahkan klik template yang kamu suka dan klik lanjutkan terus klik mulai blogging, jadi dechh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kamu dah punya blog baru, untuk tahu bagaiman cara mempublikasikan tulisanmu dan lain2.. saya akan jelaskan di postingan berikutnya, selamat bergabung menjadi blogger indonesia..supaya saya tahu bahwa info ini berguna buat anda silahkan tinggalkan pesan di tab komentar atau di chat box sebelah kanan, thanks and see u...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-2708961352035010923?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/2708961352035010923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=2708961352035010923&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/2708961352035010923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/2708961352035010923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/04/cara-bikin-blog_8984.html' title='Cara Bikin Blog'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-5415464574645335607</id><published>2009-04-02T04:13:00.000-07:00</published><updated>2009-04-02T04:16:31.222-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><title type='text'>Sekilas Tentang Obat Anti Obesitas</title><content type='html'>Suatu penelitian menemukan bahwa 3 macam obat antiobesitas yang umumnya digunakan yaitu orlistat, sibutramin, dan rimonabant memberikan efek penurunan berat dibawah 5% dari berat badan total, rata-rata penurunan berat kurang dari 5 kg.&lt;br /&gt;NICE (National Institute for Clinical Excellence, UK) menyarankan jika obat antiobesitas tidak memberikan efek penurunan berat paling sedikit 5% dari total berat badan setelah pemakaian 3 bulan, obat tersebut harus dihentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun menggunakan obat antiobesitas, pengobatan awal obesitas harus meliputi perubahan gaya hidup, dan pola makan. Pedoman UK merekomendasikan penggunaan obat penurunan berat badan, perubahan gaya hidup dan pola makan, adalah untuk pasien dengan BMI (body mass index) &gt; 30.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim peneliti Kanada, pimpinan Prof. Raj Padwal, menemukan bukti dari 30 uji klinik terkontrol plasebo bahwa para peserta uji klinik memakai obat antiobesitas paling sedikit 12 bulan. Berat rata-rata peserta 100 kg, BMI rata-rata 35-36.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peneliti menemukanOrlistat menurunkan berat 2,9 kg, Sibutramin menurunkan berat 4,2 kg, Rimanabant menurunkan berat 4,7 kg.&lt;br /&gt;Peneliti melaporkan bahwa terjadi penurunan berat badan 5 - 10% pada kelompok yang menggunakan antiobesitas, dibandingkan dengan kelompok kontrol plasebo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada variasi dalam tingkat manfaat kesehatan yang tergantung jenis obat yang dipakai. Orlistat mempengaruhi penurunan insiden diabetes, dan ada satu penelitian memperlihatkan bahwa 3 macam obat tersebut dapat menurunkan nilai jenis koleterol tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek samping ketiga obat tersebut juga dicatat, misalnya rimonabant meningkatkan risiko depresi dan kecemasan. Tidak satupun dari uji klinik tersebut yang menemukan kasus kematian dan penyakit yang berkaitan dengan obat antiobesitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angka drop out pada uji klinik tersebut cukup tinggi, berkisar 30-40%. Hal ini menandakan efikasi obat antiobesitas jauh berkurang akibat kepatuhan yang buruk. (The British Medical Journal doi:10.1136/bmj.39385.413113.25 - Medical Update. Jan 2008)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-5415464574645335607?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/5415464574645335607/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=5415464574645335607&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/5415464574645335607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/5415464574645335607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/04/sekilas-tentang-obat-anti-obesitas_02.html' title='Sekilas Tentang Obat Anti Obesitas'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-177348076875774302</id><published>2009-04-02T03:30:00.000-07:00</published><updated>2009-04-04T10:27:31.439-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kedokteran'/><title type='text'>Polineuropati</title><content type='html'>Polineuropati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DEFINISI&lt;br /&gt;Polineuropati adalah kelainan fungsi yang berkesinambungan pada beberapa saraf perifer di seluruh tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENYEBAB&lt;br /&gt;   1. Infeksi bisa menyebabkan polineuropati, kadang karena racun yang dihasilkan oleh beberapa bakteri (misalnya pada difteri) atau karena reaksi autoimun (pada sindroma Guillain-Barr?).&lt;br /&gt;   2. Bahan racun bisa melukai saraf perifer dan menyebabkan polineuropati atau mononeuropati (lebih jarang).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;3. Kanker bisa menyebabkan polineuropati dengan menyusup langsung ke dalam saraf atau menekan saraf atau melepaskan bahan racun.&lt;br /&gt;   4. Kekurangn gizi dan kelainan metabolik juga bisa menyebabkan polineuropati.&lt;br /&gt;      Kekurangan vitamin B bisa mengenai saraf perifer di seluruh tubuh.&lt;br /&gt;   5. Penyakit yang bisa menyebabkan polineuropati kronik (menahun) adalah diabetes, gagal ginjal dan kekurangan gizi (malnutrisi) yang berat.&lt;br /&gt;      Polineuropati kronik cenderung berkembang secara lambat (sampai beberapa bulan atau tahun) dan biasanya dimulai di kaki (kadang di tangan). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengendalian kadar gula darah yang buruk pada penderita diabetes bisa menyebabkan beberapa jenis polineuropati.&lt;br /&gt;Yang paling sering ditemukan adalah neuropati diabetikum, yang merupakan polineuropati distalis, yang menyebabkan kesemutan atau rasa terbakar di tangan dan kaki.&lt;br /&gt;Diabetes juga bisa menyebabkan mononeuropati atau mononeuropati multipel yang berakhir dengan kelemahan, terutama pada mata dan otot paha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GEJALA&lt;br /&gt;Kesemutan, mati rasa, nyeri terbakar dan ketidakmampuan untuk merasakan getaran atau posisi lengan, tungkai dan sendi merupakan gejala utama dari polineuropati kronik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyeri seringkali bertambah buruk di malam hari dan bisa timbul jika menyentuh daerah yang peka atau karena perubahan suhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penderita tidak bisa merasakan suhu dan nyeri, sehingga mereka sering melukai dirinya sendiri dan terjadilah luka terbuka (ulkus di kulit) akibat penekanan terus menerus atau cedera lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tidak dapat merasakan nyeri, maka sendi sering mengalami cedera (persendian Charcot).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidakmampuan untuk merasakan posisi sendi menyebabkan ketidakstabilan ketika berdiri dan berjalan.&lt;br /&gt;Pada akhirnya akan terjadi kelemahan otot dan atrofi (penyusutan otot).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak penderita yang juga memiliki kelainan pada sistem saraf otonom, yang mengendalikan fungsi otomatis di dalam tubuh, seperti denyut jantung, fungsi pencernaan, kandung kemih dan tekanan darah.&lt;br /&gt;Jika neuropati perifer mengenai saraf otonom, maka bisa terjadi:&lt;br /&gt;- diare atau sembelit&lt;br /&gt;- ketidakmampuan untuk mengendalikan saluran pencernaan atau kandung kemih&lt;br /&gt;- impotensi&lt;br /&gt;- tekanan darah tinggi atau rendah&lt;br /&gt;- tekanan darah rendah ketika dalam posisi berdiri&lt;br /&gt;- kulit tampak lebih pucat dan lebih kering&lt;br /&gt;- keringat berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAGNOSA&lt;br /&gt;Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elektromiografi dan uji kecepatan penghantaran saraf dilakukan untuk memperkuat diagnosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan darah dilakukan jika diduga penyebabnya adalah kelainan metabolik (anemia pernisiosa karena kekurangan vitamin B12), diabetes (kadar gula darah meningkat) dan gagal ginjal (kadar kreatinin meningkat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan air kemih bisa menunjukkan adanya keracunan logam berat atau mieloma multipel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGOBATAN&lt;br /&gt;Pengobatan tergantung kepada penyebabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika penyebabnya adalah diabetes, maka pengendalian kadar gula darah bisa menghentikan perkembangan penyakit dan menghilangkan gejala, tetapi penyembuhannya lambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengobati gagal ginjal dan mieloma multipel bisa mempercepat penyembuhan polineuropati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembedahan dilakukan pada penderita yang mengalami cedera atau penekanan saraf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi fisik kadang bisa mengurangi beratnya kejang otot atau kelemahan otot. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-177348076875774302?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/177348076875774302/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=177348076875774302&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/177348076875774302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/177348076875774302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/04/polineuropati.html' title='Polineuropati'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-3232129642892172230</id><published>2009-04-02T03:29:00.000-07:00</published><updated>2009-04-04T10:36:44.160-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><title type='text'>Kesemutan</title><content type='html'>KESEMUTAN, tak nyaman pasti. Umumnya, kesemutan ringan dan lekas hilang. Namun, ada kemungkinan kesemutan parah dan berlangsung lama. Pada kondisi begini, otot berisiko kehilangan kekuatan dan mengecil. Bahkan, sekadar memegang gelas tak mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dr Candy Lauwrenz SpS, kesemutan muncul akibat gangguan fungsi pada serabut saraf. Gangguan bisa terjadi pada sistem saraf tepi, sel saraf di sumsum tulang belakang, ataupun kelainan sepanjang saraf tepi. Kesemutan dibagi menjadi tiga. Yakni, polineuropati, mononeuropati, dan radikulopati. Pada ketiganya, awalnya pasien merasa ujung jari kesemutan. Selanjutnya, sakit sampai terasa terbakar.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada polineuropati, gangguan terjadi pada beberapa serabut saraf. ''Biasanya terjadi pada ujung-ujung saraf yang terpanjang,'' ujar spesialis saraf RS Adi Husada Undaan, Surabaya, itu. Misal, pada kaki atau tangan. Kesemutan berawal dari ujung jari, lalu masing-masing merambat ke atas. Tetapi, lanjut dia, kesemutan lebih sering bermula dari ujung kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat polineuropati simetris. ''Jika pergelangan tangan kiri kesemutan, yang kanan juga,'' jelas Candy. Gambarannya, kesemutan berpola sarung tangan. Maksudnya, area kesemutan mulai ujung jari hingga sedikit melampaui pergelangan tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis kedua, mononeuropati. Pada kondisi itu, gangguan motorik maupun sensorik hanya terbatas pada satu saraf. Polanya sama seperti polineuropati, namun tak simetris. ''Jadi, kesemutan hanya terjadi pada salah satu sisi tubuh. Misal, hanya pada kaki kanan,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis ketiga, radikulopati. ''Gangguannya mulai sel saraf di sumsum tulang belakang hingga pangkal serabut saraf sumsum tulang belakang,'' jelas Candy. Kerusakan akar saraf diduga terjadi akibat gangguan imunologi. Pada jenis itu, gangguan sensorik bervariasi dan tak memiliki pola khusus. Sebab, saraf dari sumsum tulang belakang bisa merambat ke mana saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga jenis kesemutan tersebut mungkin dikaitkan dengan defisiensi vitamin B1, B6, dan B12. ''Biasanya, hal tersebut terjadi pada orang yang kurang mengonsumsi buah dan sayur,'' imbuh Prof Dr dr M. Hasan Machfoed SpS(K) MS. Kesemutan bisa juga diderita orang yang mengalami gangguan metabolisme. Contohnya, terserang kanker. Bahkan, akibat keracunan logam berat jenis timbal (Pb).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesemutan bisa diterapi dengan pemberian vitamin khusus untuk saraf. Yakni, kelompok vitamin B1, B6, dan B12. Gunanya, mempertahankan saraf tepi agar tidak cepat rusak. Terapi lain disesuaikan dengan penyebab.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-3232129642892172230?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/3232129642892172230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=3232129642892172230&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/3232129642892172230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/3232129642892172230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/04/kesemutan.html' title='Kesemutan'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-1821410136137191576</id><published>2009-03-27T00:19:00.000-07:00</published><updated>2009-04-29T21:21:48.466-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info dan Soal2 UKDI'/><title type='text'>Download Gratis Kumpulan  Soal UKDI</title><content type='html'>Buat Kamu-kamu yang mau ikut ujian kompetensi, pasti pada berburu soal2 UKDI iya kan??? tenang... saya akan berbagi soal ukdi buanyak banget...lebih dari 1000 soal UKDI, tentunya buat kamu semua yang membutuhkannya...gratis lagi!! nih di bawah ini kamu tinggal download aja dalam bentuk pdf nya, oke..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/95236621/72321c58/Kumpulan_Soal_UKDI.html"&gt;Download Disini"&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Belajar...........semoga kita semua lulus UKDI, amiiin....good luck!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-1821410136137191576?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/1821410136137191576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=1821410136137191576&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/1821410136137191576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/1821410136137191576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/03/download-1500-soal-ukdi.html' title='Download Gratis Kumpulan  Soal UKDI'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-8132852515651297825</id><published>2009-03-25T07:03:00.001-07:00</published><updated>2009-03-29T03:53:20.439-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kedokteran'/><title type='text'>Simposium PIT Paru</title><content type='html'>Simposium PIT Paru 2008&lt;br /&gt;Malang, 1-2 November 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalbe.co.id - Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional, PDPI Cabang Malang dan RSU dr. Saiful Anwar Malang mengadakan simposium dan workshop (PIT Paru 2008) yang berlangsung pada hari Sabtu-Minggu, 1-2 November 2008. Hadir dalam kegiatan simposium tersebut sebanyak ± 200 peserta, yang sebagian dari kalangan dokter spesialis paru dan PPDS paru dan sebagian lagi adalah dokter umum kebanyakan dari puskesmas. (Surabaya, Malang dan sekitarnya, serta ada yang dari Jakarta dan Kalimantan). Simposium hari pertama dibuka dengan beberapa kata sambutan dari ketua panitia, ketua PDPI cabang Malang dekan FK Universitas Brawijaya dan direktur RSU dr. Saiful Anwar Malang. Dalam simposium tersebut dibagi menjadi 3 sesi.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesi pertama : Lung Cancer Symposia&lt;br /&gt;Pada sesi pertama ini topik yang dibicarakan antara lain :&lt;br /&gt;Terapi Paliatif Ca Paru oleh Dr. Nunuk Sri Muktiati SpP(K).Tujuan terapi paliatif ini adalah meningkatkan kualitas hidup penderita kanker paru sebaik mungkin. Beliau mengatakan terapi paliatif tersebut meliputi medikamentosa, radioterapi, kemoterapi, fisioterapi dan psikososial.&lt;br /&gt;Terapi Paliatif batuk:&lt;br /&gt;Bila infeksi beri antibiotik, supresan batuk, ekspektoran dan fisioterapi&lt;br /&gt;Bila akibat penyakit bersama (Asma/PPOK): beri bronkodilator, kortikosteroid dan fisioterapi&lt;br /&gt;Bila Obstruksi saluran nafas oleh karena keganasan: beri kortikosteroid, supresan batuk, nebulasi anestesi lokal, fisioterapi&lt;br /&gt;Bila batuk disertai dengan darah, harus selalu curiga patologi. Penanganannya pemberian supresan batuk, obat hemostatika, radiasi eksternal, kemoterapi.&lt;br /&gt;Terapi paliatif sesak nafas:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etiologi sesak pada pasien Ca Paru adalah :&lt;br /&gt;Kanker parunya sendiri&lt;br /&gt;Penyakit yang bersamaan (asma/PPOK, anemia)&lt;br /&gt;Superimosed/komplikasi (infeksi, atelektase, efusi)&lt;br /&gt;Iatrogenik (radiasi, kemoterapi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang harus diperhatikan: atasi penyebab sesak seperti efusi, jangan menambah beban baru seperti psikososial dan finansial, dan melakukan pengkajian apakah tindakan sepadan dengan pengorbanan pasien (harapan hidup, finansial dan psikososial)&lt;br /&gt;Penanganannya:&lt;br /&gt;Onkologi: radiologi dan kemoterapi&lt;br /&gt;Farmakoterapi : bronkodilator, kortikosteroid, respiratori simultan (progesteron sintetik), respiratori sedatif.&lt;br /&gt;Terapi oksigen&lt;br /&gt;Fisioterapi : perkusi dada, posturnal drainase, mukolitik, ekspektoran, hidrasi minum air.&lt;br /&gt;Penanganan khusus: endobronkial, stenting saluran nafas, brachi terapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi paliatif nyeri:Diberikan obat analgesik non opioid (asetaminofen, aspirin, ibuprofen) dan terapi adjuvan&lt;br /&gt;Kemoterapi paliatif:Tujuannya mengecilkan tumor dan mempengaruhi pelepasan zat sitokin oleh tumor.Kemoterapi pada penderita kanker paru oleh Prof. DR. Dr. Benjamin PM SpP(K)Kemoterapi pada kanker paru, bisa bermanfaat pada 90% kasus kanker paru, baik sebagai kemoterapi induksi, neo-adjuvan, adjuvan, 1st line, maupun 2nd line atau lebih. Tidak bisa dipungkiri kenyataan bahwa pada saat ini kemoterapi tidak bisa menjanjikan kesembuhan dan pada fase lanjut hanya mampu memperpanjang median survival sekitar 4 bulan, namun dibanding perawatan suportif terbaik (best supportive care), masih lebih baik dalam kontrol gejala dan survival yang bisa dinikmati penderita (meaningful survival). Didasari evidence based medicine ACCP 2003 dan panduan kanker paru PDPI, maka regimen kemoterapi yang dianjurkan adalah doublet, dimana satu komponennya merupakan senyawa platinum, sejumlah 3-4 siklus, dengan persyaratan skor ECOG masih 0-1, pada skor 2 dipertimbangkan berdasarkan kasusnya. Walau otonomi penderita harus dihormati, namun tidak berarti bahwa pertimbangan medik dapat dikesampingkan. Pertimbangan medik, yaitu diagnosis histo-patologik yang pasti, skor ECOG yang memadai, penurunan berat badan tidak melebihi 10%, wajib dipatuhi sebagai pra-syarat kemoterapi.&lt;br /&gt;Sesi kedua : Update in pulmonary infections&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meningitis tuberculosis oleh Dr. B. Rianawati Sp.S,&lt;br /&gt;Meningitis subakut/kronis merupakan meningitis dimana onset penyakitnya lebih dari 4 minggu, dapat juga sekitar 2-8 minggu. Diantara penyebab yang paling sering adalah Mycobacterium Tuberculosa.&lt;br /&gt;Onset penyakitnya terselubung serta progresif. Fokus infeksinya berada di organ lain seperti paru-paru yang kemudian menyebar ke kelenjar regional dan duktus thorasikus kemudian masuk kedalam sirkulasi darah yang akan mencapai susunan saraf pusat.&lt;br /&gt;Gejala Klinis&lt;br /&gt;Fase I : Onset penyakit terselubung, bertahap serta progresif. Gejala berupa subfebris, kelesuan, iritabilitas, menurunnya selera makan serta mual dan sakit kepala ringan&lt;br /&gt;Faase II : Tanda rangsangan meningen (kaku kuduk, kernig, brudzinski), kelainan saraf otak (III, VI) dan kadang hemiparese, Arteritis, Eksudat yang menekan pedunkulus serebri, Hidrosepalus&lt;br /&gt;Fase III : Tanda-tanda fase II, tanda neurologi fokal, konvulsi, kesadaran menurunFase IV : Tanda-tanda fase III, koma, shock Fase-fase tersebut bisa mempengaruhi prognosis&lt;br /&gt;Fase III dan IV bila sembuh dapat mengalami cacat .&lt;br /&gt;Penatalaksanaan:Secara garis besar dibagi menjadi&lt;br /&gt;1. Pengobatan Umum.&lt;br /&gt;2. Pengobatan Spesifik:Pada Meningitis Tuberkulosis dipakai 4 kombinasi tuberkulostatik yang dapat menembus BBB.&lt;br /&gt;INH, dosis 400 mg/hr.&lt;br /&gt;PYRAZINAMID, dosis15 – 30 mg/kgBB/hr.&lt;br /&gt;Obat 1 dan 2 ini mudah menembus BBB, baik pada meningitis maupun orang normal&lt;br /&gt;STREPTOMYCIN, dosis1 gr / hr (i.m)&lt;br /&gt;RIFAMPISIN dosisi 15 mg/kg/hr.&lt;br /&gt;Isoniazid membunuh paling banyak bacillus yang bereplikasi secara cepat dalam 2 minggu terapi, dengan beberapa bantuan tambahan dari streptomicyn dan ethambutol. Setelahnya rifampisin dan pirazinamid menjadi penting karena mereka mensterilkan lesi yang dibunuh oleh organisme. Kedua Obat ini penting dalam keberhasilan terapi 6 bulan. Rifampisin membunuh yang berada pada tempat hostile untuk penetrasi dan aksi dari obat lainPenggunaan kortikosteroid tambahan telah menjadi kontroversial sejak disarankan untuk manajemen meningitis tuberculosis (MT) lebih dari 50 tahun yang lalu. Diperkirakan kortikosteroid mengurangi inflamasi CSF yang merupakan komplikasi neurologis dan mempengaruhi waktu penyembuhan.Sebuah studi menunjukkan bahwa semua pasien dengan MT yg tidak terinfeksi HIV seharusnya diberi dexamethasone, tanpa melihat usia dan tingkat keparahan penyakit. Bagaimanapun juga, ada beberapa pertanyaan yang belum terjawab Pemberian kortikosteroid apabila didapatkan keadaan :&lt;br /&gt;Penderita dalam keadaan shock&lt;br /&gt;Ada tanda tanda kenaikan TIK&lt;br /&gt;Ada tanda tanda araknoiditis.&lt;br /&gt;Timbul tanda tanda neurologis yang progresif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pleural Effusion Tuberculosis oleh Dr. Henny Chandrawati Mkes, SpP.&lt;br /&gt;Efusi Pleura Tuberkulosis dapat terjadi sebagai manifestasi dari tuberkulosis primer atau dari reaktivasi tuberkulosis. Berbagai penelitian untuk menegakkan diagnosis mulai dari yang klasik hingga yang saat ini tengah dalam tahap penelitian maupun resistensi antimikrobial pada pengobatan terus menjadi perdebatan. Efusi Pleura Tuberkulosis dilaporkan sebagai penyebab tersering kedua dari tuberkulosis ekstra paru setelah limfadenitis tuberkulosis, yang berkisar sekitar 31%.&lt;br /&gt;Pemeriksaan penunjuang untuk menegakkan adanya efusi pleura karena TB adalah dengan:&lt;br /&gt;1. Tuberkulin skin test&lt;br /&gt;2. Analisi cairan pleura&lt;br /&gt;3. Sdenosis de aminase&lt;br /&gt;4. Interferon gamma&lt;br /&gt;5. Polymerase chain reaction&lt;br /&gt;6. Tes kimia lainnya&lt;br /&gt;7. Hapusan dan kultur sputum atau cairan pleura&lt;br /&gt;8. Biopsi pleura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penatalaksanaannya yaitu dengan OAT, kortikosteroid ataupun pembedahan.&lt;br /&gt;Selanjutnya hari kedua, dilaksanakan workshop dengan 2 pilihan tema : terapi inhalasi dan penatalaksanaan tuberkulosis.&lt;br /&gt;Workshop: PENATALAKSANAAN TUBERKULOSIS&lt;br /&gt;Diagnosis dan Penatalaksanaan Penderita Tuberkulosis Paru Dewasa oleh dr. Teguh Rahayu Sartono Sp.P(K)Jumlah penderita tuberkulosis paru baru di Indonesia adalah 582.000/tahun dan angka kematian akibat tuberkulosis paru di Indonesia adalah 140.000/tahun. Beberapa masalah dalam penanganan kasus Tb adalah:&lt;br /&gt;Masih banyak tenaga medis atau pusat pelayanan kesehatan yang tidak melaksanakan terapi Tb secara kombinasi, kontinyu, dan terapi jangka panjang.&lt;br /&gt;Adanya penyakit penyerta seperti DM, malnutrisi, hepatitis akibat penggunaan obat, gangguan fungsi ginjal.&lt;br /&gt;Terjadi komplikasi sebagai efek samping penggunaan obat OAT.&lt;br /&gt;Komplikasi dari Tb yaitu batuk darah, efusi pleura, dan pneumotorak&lt;br /&gt;TB ekstra pulmonar&lt;br /&gt;Infeksi HIV-AIDS&lt;br /&gt;Terjadinya MDR TB&lt;br /&gt;Terapi kausatif TB berdasarkan program DOTS adalah:&lt;br /&gt;Kategori I : 2 RHEZ / 4RH (4R3H3)&lt;br /&gt;Yang termasuk didalamnya: kasus baru, BTA (+), foto torak: lesi berat, TB ekstra paru berat.&lt;br /&gt;Kategori II: 2 RHEZ / RHEZS / 5 RH (5R3H3)&lt;br /&gt;Termasuk di dalamnya: gagal terapi, DO, after default&lt;br /&gt;Kategori III: 2 RHZ / 4 RH (4R3H3)&lt;br /&gt;Termasuk di dalamnya: BTA (-), foto torak lesi ringan, TB ekstra paru ringan (KGB, kulit)&lt;br /&gt;Kategori IV : OAT lini ke 2 + OAT masih sensitif&lt;br /&gt;Terapi kausatif untuk penderita TB khusus:&lt;br /&gt;Ibu hamil : regimen sama tanpa S&lt;br /&gt;Ibu menyusui : regimen sama&lt;br /&gt;Penderita HIV : regimen sama&lt;br /&gt;TB + hepatitis akut :&lt;br /&gt;ZRH : hepatotoksik, stop obat&lt;br /&gt;OAT ditunda sampai hepatitis membaik atau diberi 3 SE / 6RH&lt;br /&gt;Gangguan Hepar kronis&lt;br /&gt;SGOT, SGPT meningkat &gt; 3 kali : OAT stop&lt;br /&gt;SGOT, SGPT meningkat &lt;&gt;&lt;br /&gt;Gangguan ginjal&lt;br /&gt;2 RHZ / 6 RH tanpa SE&lt;br /&gt;TB + DM&lt;br /&gt;2RHEZ / 4 RH , E hati-hati&lt;br /&gt;Regulasi gula : diet, insulin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standard International untuk Pelayanan Tuberkulosis (ISTC) oleh dr Yani F Sugiri&lt;br /&gt;Beliau memperkenalkan ISTC ini sebagai pedoman / panduan pelayanan tuberculosis. Terdapat 6 standar diagnosis TB, 9 standar terapi TB, 2 standar yang ditujukan kepada tenaga medis atau orang yang memberikan terapi TB dalam bentuk tanggung jawab kesehatan masyarakan.&lt;br /&gt;Diagnosis dan Tatalaksanaan TB pada anak Oleh dr. Lucia Landia spA.&lt;br /&gt;TB anak merupakan 5-15% dari seluruh kasus TB. Seorang anak dapat terinfeksi TB tanpa menjadi sakit TB dimana terdapat uji tuberkulin positif tanpa ada kelainan klinis, radiologis dan laboratoris. TB primer pada anak kurang membahayakan masyarakat karena kebanyakan tidak menular, tetapi bagi anak itu sendiri cukup membahayakan, oleh karena dapat menimbulkan TB ekstratorakal yang sering kali menjadi sebab kematian, kecacatan, TB milier, meningitis TB dan TB tulang.&lt;br /&gt;Masalah yang dihadapi dalam penanggulangan TB anak meliputi sulitnya menegakkan diagnosis, lamanya pengobatan, evaluasi pengobatan, belum adanya vaksin yang benar-benar dapat melindungi anak dari TB serta meningkatkan insiden infeksi HIV-AIDS.&lt;br /&gt;Gejala spesifik TB sesuai organ:&lt;br /&gt;TB kulit / skrofuloderma&lt;br /&gt;TB tulang dan sendi&lt;br /&gt;TB otak dan saraf&lt;br /&gt;TB mata&lt;br /&gt;TB pada organ lain.&lt;br /&gt;Bila didapat gejala seperti diatas harus dibuktikan bahwa TB sebagai penyebabnya.&lt;br /&gt;Sebagai deteksi dini dapat dilakukan uji tuberkulin pada anak balita secara rutin, namun saat ini masih sulit dilakukan karena membutuhkan biaya yang cukup besar.&lt;br /&gt;Unit kerja koordinasi respirologi pengurus pusat IDAI telah menyusun algoritma deteksi TB anak, mulai ditingkat keluarga samppai rumah sakit, menggunakan sistem penilaian (skor) gejala dan pemeriksaan penunjang TB.&lt;br /&gt;Penatalaksanaan TB terutama terapi TB anak menggunakan OAT sesuai dengan dosis pada anak. Penggunaan FDC sangat membantu kepatuhan anak menum obat.&lt;br /&gt;Keuntungan penggunaan FDC dalam pengobatan TB adalah sbb:&lt;br /&gt;Menyederhanakan pengobatan dan mengurangi kesalahan penulisan obat&lt;br /&gt;Meningkatkan penerimaan dan kepatuhan pasien&lt;br /&gt;Memungkinkan petugas kesehatan memberikan pengobatan standar dengan tepat&lt;br /&gt;Mempermudah pengelolaan obat&lt;br /&gt;Mengurangi kesalahan penggunaan obat&lt;br /&gt;Mengurangi kegagalan pengobatan&lt;br /&gt;Pengawasan minum obat menjadi lebih mudah&lt;br /&gt;Mempermudah menentuan dosis berdasarkan berat badan&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-8132852515651297825?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/8132852515651297825/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=8132852515651297825&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/8132852515651297825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/8132852515651297825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/03/simposium-pit-paru.html' title='Simposium PIT Paru'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-183064991328923084</id><published>2009-03-25T07:02:00.001-07:00</published><updated>2009-03-29T03:53:20.439-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kedokteran'/><title type='text'>Hipokalemia</title><content type='html'>Definition :&lt;br /&gt;Hipokalemia (kadar kalium yang rendah dalam darah) adalah suatu keadaan dimana konsentrasi kalium dalam darah kurang dari 3.8 mEq/L darah.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cause :&lt;br /&gt;Ginjal yang normal dapat menahan kalium dengan baik. Jika konsentrasi kalium darah terlalu rendah, biasanya disebabkan oleh ginjal yang tidak berfungsi secara normal atau terlalu banyak kalium yang hilang melalui saluran pencernaan (karena diare, muntah, penggunaan obat pencahar dalam waktu yang lama atau polip usus besar). Hipokalemia jarang disebabkan oleh asupan yang kurang karena kalium banyak ditemukan dalam makanan sehari-hari.Kalium bisa hilang lewat air kemih karena beberapa alasan. Yang paling sering adalah akibat penggunaan obat diuretik tertentu yang menyebabkan ginjal membuang natrium, air dan kalium dalam jumlah yang berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sindroma Cushing, kelenjar adrenal menghasilkan sejumlah besar hormon kostikosteroid termasuk aldosteron. Aldosteron adalah hormon yang menyebabkan ginjal mengeluarkan kalium dalam jumlah besar.Ginjal juga mengeluarkan kalium dalam jumlah yang banyak pada orang-orang yang mengkonsumsi sejumlah besar kayu manis atau mengunyah tembakau tertentu.&lt;br /&gt;Penderita sindroma Liddle, sindroma Bartter dan sindroma Fanconi terlahir dengan penyakit ginjal bawaan dimana mekanisme ginjal untuk menahan kalium terganggu.&lt;br /&gt;Obat-obatan tertentu seperti insulin dan obat-obatan asma (albuterol, terbutalin dan teofilin), meningkatkan perpindahan kalium ke dalam sel dan mengakibatkan hipokalemia. Tetapi pemakaian obat-obatan ini jarang menjadi penyebab tunggal terjadinya hipokalemia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sign &amp;amp; Symptoms :&lt;br /&gt;Hipokalemia ringan biasanya tidak menyebabkan gejala sama sekali. Hipokalemia yang lebih berat (kurang dari 3 mEq/L darah) bisa menyebabkan kelemahan otot, kejang otot dan bahkan kelumpuhan. Irama jantung menjadi tidak normal, terutama pada penderita penyakit jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnose :&lt;br /&gt;Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan darah dan gejala-gejalanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Treatment :&lt;br /&gt;Kalium biasanya dapat dengan mudah digantikan dengan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung kalium atau dengan mengkonsumsi garam kalium (kalium klorida) per-oral. Kalium dapat mengiritasi saluran pencernaan, sehingga diberikan dalam dosis kecil, beberapa kali sehari&lt;br /&gt;Sebagian besar orang yang mengkonsumsi diuretik tidak memerlukan tambahan kalium. Tetapi secara periodik dapat dilakukan pemeriksaan ulang dari konsentrasi kalium darah sehingga sediaan obat dapat diubah bilamana perlu.&lt;br /&gt;Pada hipokalemia berat, kalium bisa diberikan secara intravena. Hal ini dilakukan dengan sangat hati-hati dan biasanya hanya dilakukan di rumah sakit, untuk menghindari kenaikan kadar kalium yang terlalu tinggi.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-183064991328923084?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/183064991328923084/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=183064991328923084&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/183064991328923084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/183064991328923084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/03/hipokalemia.html' title='Hipokalemia'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-8875663561786240949</id><published>2009-03-25T07:01:00.001-07:00</published><updated>2009-03-29T03:53:20.439-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kedokteran'/><title type='text'>Hipertiroid</title><content type='html'>Hipertiroid merupakan overfungsional kelenjar tiroid4. Dengan kata lain hipertiroid terjadi karena adanya peningkatan hormon tiroid dalam darah dan biasanya berkaitan dengan keadaan klinis tirotoksikosis. Sementara menurut Martin A Walter hipertiroid adalah kondisi umum yang berkaitan dengan meningkatnya morbiditas dan mortalitas, khususnya yang disebabkan oleh komplikasi kardiovaskuler.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar disebabkan oleh penyakit graves, dengan nodul toksik soliter dan goiter multinodular toksik menjadi bagian pentingnya walaupun dengan frekuensi yang sedikit2. Namun penyakit graves dan goiter nodular merupakan penyebabnya yang paling umum. Pada penderitanya biasanya terlihat adanya pembesaran kelenjar gondok didaerah leher. Komplikasi hipertiroid pada mereka yang berusia lanjut dapat mengancam jiwa sehingga apabila gejalanya berat harus segera dirawat di rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ETIOLOGI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari 90% kasus hipertiroid adalah akibat penyakit graves dan nodul tiroid toksik. Penyakit graves sekarang ini dipandang sebagai penyakit autoimun yang tidak diketahui penyebabnya. Namun karena perbandingan penyakit graves pada monozygotic twins lebih besar dibandingkan pada dizygotic twins, sudah dipastikan bahwa faktor lingkunganlah yang berperan dalam hal ini3. Bukti tak langsung menunjukkan bahwa stress, merokok, infeksi serta pengaruh iodin ternyata berpengaruh terhadap sistem imun2,3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sederhananya penyakit graves merupakan multiple dari autoimun, yaitu tirotoksikosis, eye disease, dan pretibial myxoedema yang berpengaruh terhadap bagian optik (opthalmopathy), kulit (dermatopathy), serta jari (acropathy)2. Keadaan ini biasanya terjadi karena adanya imunoglobulin yang menstimulasi tiroid dalam serum4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun faktor lain yang mendorong respon imun pada penyakit Graves antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Kehamilan, khususnya pada masa nifas&lt;br /&gt;  2. Kelebihan iodida di daerah defisiensi iodida4&lt;br /&gt;  3. Terapi litium&lt;br /&gt;  4. Infeksi bakterial atau viral&lt;br /&gt;  5. Penghentian glukokotrikoid3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PATOGENESIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan penyakit hipertiroid biasanya perlahan-lahan dalam beberapa bulan sampai beberapa tahun. Pada penyakit graves, hipertiroid merupakan akibat dari antibodi reseptor thyroid-stimulating antibody (TSI) yang merangsang aktivitas tiroid, sedangkan pada goiter multinodular toksik berhubungan dengan autonomi tiroid itu sendiri. Pada penyakit graves, limfosit T menjadi peka terhadap antigen yang terdapat dalam kelenjar tiroid dan merangsang limfosit B untuk mensintesis antibody terhadap antigen-antigen ini. Adanya antibodi dalam darah ini kemudian berkorelasi dengan penyakit aktif dan kekambuhan penyakit yang diterapi dengan obat-obat antitiroid3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MANIFESTASI KLINIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pada individu yang lebih muda, manifestasi yang umumnya terlihat adalah palpitasi, gelisah, mudah lelah, hiperkinesia, diare, keringat yang berlebihan, tidak tahan panas, suka dengan dingin, dan sering terjadi penurunan berat badan tapi tanpa disertai dengan penurunan nafsu makan. Pembesaran tiroid, tanda-tanda tirotoksikosis pada mata dan takikardia ringan juga sering terjadi2,3 .&lt;br /&gt;  2. Pada anak-anak terjadi pertumbuhan dengan pematangan tulang yang lebih cepat2.&lt;br /&gt;3. Pada pasien-pasien di atas 60 tahun manifestasi yang mendominasi adalah manifestasi kardiovaskular dan miopati dengan keluhan palpitasi, diseupnea saat latihan, tremor, gelisah, dan penurunan berat badan2.&lt;br /&gt;4. Pada dermopati terjadi penebalan kulit hingga tidak dapat dicubit. Kadang-kadang mengenai seluruh tungkai bawah dan dapat meluas sampai ke kaki.&lt;br /&gt;  5. Pada penyakit graves yang sering terjadi adalah pemisahan kuku dari bantalannya (onkolisis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAGNOSIS BANDING&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit graves terkadang terdapat dalam bentuk yang tidak biasanya dimana diagnosisnya tidak begitu jelas. Pada beberapa kasus biasanya diagnosis penyakit dibuat dengan pemeriksaan klinis dan laboratoris. Walaupun begitu harus dibedakan antara eutiroid dengan hipertiroid. Misalnya pada sindrom hipertiroksemia disalbumik familial, dimana protein abnormal (albumin) terdapat pada serum yang sebagian mengikat T4 bukan T3 yang mengakibatkan terjadinya peningkatan T4 dan FT4I serum, dengan T3 dan T4 bebas serta TSH normal. Dalam kasus ini tidak ditemui adanya gambaran klinis hipertiroid. Sehingga apabila tidak teliti diagnosis hipertiroid akan tersingkirkan oleh kehadiran T3 serum dan TSH normal2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROGNOSIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hipertiroid yang disebabkan oleh goiter multinodular toksik dan toksik adenoma bersifat permanen dan biasanya terjadi pada orang dewasa. Setelah kenormalan fungsi tiroid tercapai dengan obat-obat antitiroid, direkomendasikan untuk menggunakan iodin radioaktif sebagai terapi definitifnya2,3. Pertumbuhan hormon tiroid kemungkinan akan terus bertambah perlahan-lahan selama diterapi dengan obat-obat antitiroid. Namun prognosisnya akan jauh lebih baik setelah diterapi dengan iodin radioaktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TREATMENT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun mekanisme autoimun bertanggung jawab atas penyakit sindrom Graves, tapi pengelolaannya lebih ditujukan untuk mengendalikan hipertiroid2. Ada 3 metode yang dapat dilakukan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Terapi obat antitiroid (propil tiourasil atau metimazol) dan prekursornya carbimazole, untuk mengurangi pembentukan hormon tiroid. Selain itu juga dapat mengurangi gejala-gejala hipertiroid dan mengurangi efek-efek (efek jangka pendek maupun efek jangka panjang) yang ditimbulkan oleh treatment dengan radioiodine5. Biasanya diberikan pada pasien-pasien muda dengan kelenjar kecil dan penyakitnya ringan. Lama terapinya cukup bervariasi, dan dapat berkisar dari 6 bulan sampai 20 tahun2.&lt;br /&gt;2. Terapi bedah (tiroidektomi subtotal), diperuntukkan bagi pasien-pasien dengan kelenjar yang sangat besar atau goiter multinodular2. Terapi ini juga dapat menjadi pilihan bagi mereka yang mengalami penyakit graves pada masa kehamilan jika tidak ada toleransi pada obat-obat antitiroid. Dan lebih baik jika diberikan pada trimester kedua1,3. Untuk dilakukannya terapi bedah ini juga harus diperhatikan dari segi usianya, ukuran kelenjar, sisa kelenjar yang tersisa dan asupan iodin. Sebelum dilakukannya tiroidektomi ini pasien diberi obat antitiroid sampai eutiroid ( kira-kira 6 minggu), kemudian 2 hari sebelum operasi diberi larutan jenuh kalium iodida sebanyak 5 tetes 2 kali sehari. Langkah ini untuk mengurangi vaskularitas kelenjar dan mempermudah operasi2.&lt;br /&gt;3. Terapi iodin radioaktif. Terapi ini aman dan cocok untuk segala jenis hipertiroid khususnya pada mereka yang berusia lanjut. Selain itu juga dapat diberikan kepada pasien dengan komplikasi penyakit graves dan ophthalmopathy2,6. Beberapa studi menyatakan bahwa treatment dengan radioiodine ini dapat memperburuk kondisi opthalmophaty pada sebagian kecil pasien yang perokok2.&lt;br /&gt;4. Tindakan-tindakan medis lain (misalnya dengan agen penghambat beta adrenergik). Penggunaan agen beta ini tidak boleh diberikan kepada pasien yang mengalami asma dan gagal jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PILIHAN TERAPI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bervariasi sesuai dengan perjalanan, beratnya penyakit dan kebiasaan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Di Amerika Serikat terapi radioiodin menjadi terapi pilihan untuk kebanyakan pasien sementara di Eropa dan Asia lebih suka terapi dengan obat-obat antitiroid3.&lt;br /&gt;  2. Obat-obat antitiroid dalam jangka panjang, jika ada respon tepat dan kelenjar mulai mengecil2.&lt;br /&gt;3. Radioiodin, jika obat antitiroid yang dibutuhkan berdosis besar dan kelenjar tidak mengecil. Terapi ini akan menimbulkan indikasi apabila ada reaksi alergi serius terhadap obat antitiroid2.&lt;br /&gt;  4. Tiroidektomi, jika kelenjar sangat besar (&gt;150 g) atau multinodular atau jika pasien ingin segera hamil2.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-8875663561786240949?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/8875663561786240949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=8875663561786240949&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/8875663561786240949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/8875663561786240949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/03/hipertiroid.html' title='Hipertiroid'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-6377031319756104050</id><published>2009-03-25T06:59:00.000-07:00</published><updated>2009-03-29T07:58:05.085-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><title type='text'>Chikungunya</title><content type='html'>Chikungunya, Tidak Menyebabkan Kematian atau Kelumpuhan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal tahun ini, selain kasus demam berdarah yang merebak di sejumlah wilayah Indonesia, masyarakat direpotkan pula dengan kasus Chikungunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab penyakit ini adalah sejenis virus, yaitu Alphavirus dan ditularkan lewat nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk yang sama juga menularkan penyakit demam berdarah dengue. Meski masih "bersaudara" dengan demam berdarah, penyakit ini tidak mematikan&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit yang berasal dari daratan Afrika ini mulai ditemukan di Indonesia tahun 1973. Demam Chikungunya dilaporkan pertama kali di Samarinda, kemudian berjangkit di Kuala Tungkal, Martapura, Ternate, Yogyakarta selanjutnya berkembang ke wilayah-wilayah lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal 2001, kejadian luar biasa (KLB) demam Chikungunya terjadi di Muara Enim, Sumatera Selatan dan Aceh. Disusul Bogor bulan Oktober. Setahun kemudian, demam Chikungunya berjangkit lagi di Bekasi (Jawa Barat), Purworejo dan Klaten (Jawa Tengah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah kasus chikungunya yang terjadi sepanjang tahun 2001-2003 mencapai 3.918 kasus tanpa kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala utama terkena penyakit Chikungunya adalah tiba-tiba tubuh terasa demam diikuti dengan linu di persendian. Bahkan, karena salah satu gejala yang khas adalah timbulnya rasa pegal-pegal, ngilu, juga timbul rasa sakit pada tulang-tulang, ada yang menamainya sebagai demam tulang atau flu tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut tanya jawab seputar penyakit yang gejalanya mirip dengan penyakit demam berdarah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit Chikungunya disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Apakah penyakit ini juga disebabkan virus dengue? Lalu, apa bedanya dengan DBD dan bagaimana membedakannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit chikungunya disebabkan oleh sejenis virus yang disebut virus chikungunya.&lt;br /&gt;Virus Chikungunya ini masuk keluarga Togaviridae, genus alphavirus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala-gejalanya memang mirip dengan infeksi virus dengue dengan sedikit perbedaan pada hal-hal tertentu. Virus ini dipindahkan dari satu penderita ke penderita lain melalui nyamuk, antara lain Aedes aegypti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini akan berkembang biak di dalam tubuh manusia. Virus menyerang semua usia, baik anak-anak maupun dewasa di daerah endemis. Secara mendadak penderita akan mengalami demam tinggi selama lima hari, sehingga dikenal pula istilah demam lima hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada anak kecil dimulai dengan demam mendadak, kulit kemerahan. Ruam-ruam merah itu muncul setelah 3-5 hari. Mata biasanya merah disertai tanda-tanda seperti flu. Sering dijumpai anak kejang demam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada anak yang lebih besar, demam biasanya diikuti rasa sakit pada otot dan sendi, serta terjadi pembesaran kelenjar getah bening. Pada orang dewasa, gejala nyeri sendi dan otot sangat dominan dan sampai menimbulkan kelumpuhan sementara karena rasa sakit bila&lt;br /&gt;berjalan. Kadang-kadang timbul rasa mual sampai muntah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya demam pada anak hanya berlangsung selama tiga hari dengan tanpa atau sedikit sekali dijumpai perdarahan maupun syok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bedanya dengan demam berdarah dengue, pada Chikungunya tidak ada perdarahan hebat, renjatan (shock) maupun kematian. Dengan istirahat cukup, obat demam, kompres, serta antisipasi terhadap kejang demam, penyakit ini biasanya sembuh sendiri dalam tujuh hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa arti "Chikungunya"?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chikungunya berasal dari bahasa Swahili berdasarkan gejala pada penderita, yang berarti (posisi tubuh) meliuk atau melengkung (that which contorts or bends up), mengacu pada postur penderita yang membungkuk akibat nyeri sendi hebat (arthralgia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyeri sendi ini menurut lembar data keselamatan (MSDS) Kantor Keamanan Laboratorium Kanada, terutama terjadi pada lutut, pergelangan kaki serta persendian tangan dan kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkan penyakit ini berbahaya dan mematikan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak anggapan di kalangan masyarakat, bahwa demam Chikungunya atau flu tulang atau demam tulang sebagai penyakit yang berbahaya, sehingga membuat panik. Tidak jarang pula orang meyakini bahwa penyakit ini dapat mengakibatkan kelumpuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, sewaktu virus berkembang biak di dalam darah, penderita merasa nyeri pada tulang-tulangnya terutama di seputar persendian sehingga tidak berani menggerakkan anggota tubuh. Namun, bukan berarti terjadi kelumpuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa inkubasi dari demam Chikungunya dua sampai empat hari. Manifestasi penyakit berlangsung tiga sampai 10 hari. Virus ini termasuk self limiting disease alias hilang dengan sendirinya. Namun, rasa nyeri masih tertinggal dalam hitungan minggu sampai bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada vaksin maupun obat khusus untuk Chikungunya. Cukup minum obat penurun panas dan penghilang rasa sakit yang bisa dibeli di warung. Yang penting cukup istirahat, minum dan makanan bergizi. Virus ini termasuk self limiting disease alias hilang dengan sendirinya. Namun, rasa nyeri masih tertinggal dalam hitungan minggu sampai bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jangan panik apabila terdapat anggota keluarga yang menderita penyakit ini, sebab tidak sampai menyebabkan kematian. Ngilu pada persendian itu tidak menyebabkan kelumpuhan. Penderita bisa menggerakkan tubuhnya seperti sedia kala. Dokter biasanya hanya memberikan obat penghilang rasa sakit dan demam atau golongan obat yang dikenal dengan obat-obat flu serta vitamin untuk penguat daya tahan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang mengatakan penyakit ini bisa diatasi dengan mengonsumsi jus buah segar, benarkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi penderita sangat dianjurkan makan makanan yang bergizi, cukup karbohidrat dan terutama protein serta minum sebanyak mungkin. Perbanyak mengkonsumsi buah-buahan segar. Sebaiknya minum jus buah segar. Setelah lewat lima hari, demam akan berangsur-angsur reda, rasa ngilu maupun nyeri pada persendian dan otot berkurang, dan penderitanya akan sembuh seperti semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vitamin peningkat daya tahan tubuh juga bermanfaat untuk menghadapi penyakit ini.&lt;br /&gt;Selain vitamin, makanan yang mengandung cukup banyak protein dan karbohidrat juga meningkatkan daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh yang bagus dan istirahat cukup bisa membuat rasa ngilu pada persendian cepat hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minum banyak air putih juga disarankan untuk menghilangkan gejala demam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana cara menghindari penyakit ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya cara menghindari penyakit ini adalah membasmi nyamuk pembawa virusnya. Nyamuk ini, senang hidup dan berkembang biak di genangan air bersih seperti bak mandi, vas bunga, dan juga kaleng atau botol bekas yang menampung air bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serangga bercorak hitam putih ini juga senang hidup di benda-benda yang menggantung seperti baju-baju yang ada di belakang pintu kamar. Selain itu, nyamuk ini juga menyenangi tempat yang gelap dan pengap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat penyebar penyakit ini adalah nyamuk Aedes aegypti maka cara terbaik untuk memutus rantai penularan adalah dengan memberantas nyamuk tersebut, sebagaimana sering disarankan dalam pemberantasan penyakit demam berdarah dengue. Insektisida yang digunakan untuk membasmi nyamuk ini adalah dari golongan malation, sedangkan themopos untuk mematikan jentik-jentiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malation dipakai dengan cara pengasapan, bukan dengan menyemprotkan ke dinding. Hal ini karena Aedes aegypti tidak suka hinggap di dinding, melainkan pada benda-benda yang menggantung. Namun, pencegahan yang murah dan efektif untuk memberantas nyamuk ini&lt;br /&gt;adalah dengan cara menguras tempat penampungan air bersih, bak mandi, vas bunga dan sebagainya, paling tidak seminggu sekali, mengingat nyamuk tersebut berkembang biak dari telur sampai menjadi dewasa dalam kurun waktu 7-10 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halaman atau kebun di sekitar rumah harus bersih dari benda-benda yang memungkinkan menampung air bersih, terutama pada musim hujan seperti sekarang. Pintu dan jendela rumah sebaiknya dibuka setiap hari, mulai pagi hari sampai sore, agar udara segar dan sinar matahari dapat masuk, sehingga terjadi pertukaran udara dan pencahayaan yang sehat. Dengan demikian, tercipta lingkungan yang tidak ideal bagi nyamuk tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisakah seseorang terserang penyakit ini berkali-kali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar baiknya, penyakit ini sulit menyerang penderita yang sama. Tubuh penderita akan membentuk antibodi yang akan membuat mereka kebal terhadap wabah penyakit ini di kemudian hari. Dengan demikian, kecil kemungkinan bagi mereka untuk kena lagi. (ZRP/berbagai sumber)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-6377031319756104050?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/6377031319756104050/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=6377031319756104050&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/6377031319756104050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/6377031319756104050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/03/chikungunya.html' title='Chikungunya'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-5098004577085825964</id><published>2009-03-25T06:58:00.000-07:00</published><updated>2009-04-20T08:47:52.944-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info dan Soal2 UKDI'/><title type='text'>Contoh Soal Ujian Kompetensi Dokter</title><content type='html'>1. Pria 81 tahun ditemukan keluarganya dalam keadaan disorientasi dan kebingungan. Pemeriksaan di ruang emergensi menunjukkan adanya hipoglikemi. Pria ini tidak demam, pemeriksaan fisik dalam batas normal. Dilakukan bolus dekstrosa dan pasien segera membaik, gula darahnya menjadi 122 mg/dL dan pemeriksaan neurologi kembali normal. Obat manakah yang paling sering menimbulkan gejala-gejala tersebut diatas :&lt;br /&gt;A. Metformin&lt;br /&gt;B. a -glukosidase inhibitor&lt;br /&gt;C. Sulfonylurea&lt;br /&gt;D. Grinid&lt;br /&gt;E. Insulin&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Terapi obat yang paling tepat untuk pasien diabetes tipe 1 adalah :&lt;br /&gt;A. Injeksi insulin NPH malam sebelum tidur&lt;br /&gt;B. Injeksi insulin campuran (NPH + RI) pagi dan malam sebelum makan&lt;br /&gt;C. Insulin RI setiap kali sebelum makan dan NPH sebelum tidur&lt;br /&gt;D. Kombinasi sulfonylurea pagi dan NPH sebelum tidur&lt;br /&gt;E. NPH pagi sebelum makan dan malam sebelum tidur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Anda sebagai dokter komite olah raga nasional. Suatu hari datang seorang sprinter consult ke anda tentang makanan dan minuman apa yang baik dikonsumsi menjelang pertandingan. Untuk menjawab masalah tersebut anda berfikir jenis metabolisme apakah yang dominan pada sprinter saat bertanding ?&lt;br /&gt;A. Aerobic oxidation&lt;br /&gt;B. b-oxidation&lt;br /&gt;C. Aerobic glycolysis &amp;amp; glycogenolysis&lt;br /&gt;D. Aerobic dehydrogenation&lt;br /&gt;E. Anaerobic glycolysis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Seorang wanita, umur 58 tahun, datang ke Poliklinik Hematologi Onkologi Medik dengan keluhan utama nyeri pinggang progresif sejak 5 bulan yang lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan anemi, nyeri tekan daerah VL III-IV. Pemeriksaan laboratorium didapatkan serum kreatinin 5,6 mg/dL, BUN 127 mg/dL. Rontgen foto menunjukkan adanya fraktur kompresi pada VL III, lesi osteolitik pada tulang coxae dan femur, sehingga diagnosisnya suspek multiple mieloma. Tes skreening yang perlu dilakukan untuk membantu menegakkan diagnosis pasien tersebut adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Hapusan darah tepi&lt;br /&gt;B. Elektroforesis protein&lt;br /&gt;C. BMA (Bone Marrow Aspiration)&lt;br /&gt;D. Pernyataan A dan B benar&lt;br /&gt;E. Semua pernyataan diatas benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Laki2 30 tahun, menikah 5 tahun blm punya anak, tanda2 seks sekunder (+), penis bentuk dan ukuran normal, ada benjolan di inguinal kanan 4x3 cm. Diagnosa ?&lt;br /&gt;A. Chriptorchimus&lt;br /&gt;B. Hernia scrotalis&lt;br /&gt;C. Varicocele&lt;br /&gt;D. Torsio testis&lt;br /&gt;E. Hidrocele&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Seorang laki-laki 40 th, pekerjaan sopir angkot datang ke tempat praktek dokter dengan keluhan sakit tenggorokan dan batuk sejak 2 minggu yang lalu yang awalnya disertai pilek. Saat ini pileknya sudah sembuh, batuknya masih tetap khususnya malam hari. Dari anamnesa diketahui pasien adalah perokok berat yang sudah sering mendapat advis untuk menghentikan rokoknya, riwayat penyakit sebelumnya tidak ada. Dari pemeriksaan didapatkan pharynx kemerahan dan lain-2 dalam batas normal. Terapi yang diberikan dokter berupa advis berhenti merokok dan obat .Obat manakah di bawah ini yang paling tepat untuk pasien tsb ?&lt;br /&gt;a. Gliseril guaiakolat&lt;br /&gt;b. Dextrometorfan&lt;br /&gt;c. Ipekak&lt;br /&gt;d. Doveri&lt;br /&gt;e. Gliseril guaiakolat + dekstrometorfan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Seorang wanita usia 26 tahun datang ke Rumah Sakit dengan keluhan marah marah tanpa sebab, gelisah, bila ditanya jawabannya incoherent selama 2 hari sebelum ke Rumah Sakit. Penderita sering kejang selama 11 tahun, frequensi kejang 2 - 3 kali per bulan, satu minggu sebelum MRS penderita kejang kejang selama 15 menit, tensi 110 / 70, nadi 110/ menit, pernafasan 24 x / menit, suhu 36,7 derajat celsius. Selain kelompok obat anti epileptika, pada penderita ini diberikan obat apa?&lt;br /&gt;a. Alprazolam&lt;br /&gt;b. Imipramine&lt;br /&gt;c. Haloperidol&lt;br /&gt;d. Diazepam&lt;br /&gt;e. Amitriptiline&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.Seorang ibu umur 30 tahun datang kedokter dengan gejala panas 4 hari tidak turun-turun dan hasil pemeriksaan : suhu tubuh 38°C, nadi 90 x/mnt dan dokter melakukan pemeriksaan laboratorium dan didapat trombosit : 150.000 maka diagnosa ditegakkan adalah DBD. Tindakan dokter tersebut termasuk dalam kegiatan seperti dibawah ini..&lt;br /&gt;A. Pencegahan primer&lt;br /&gt;B. Pencegahan sekunder&lt;br /&gt;C. Pencegahan tertier&lt;br /&gt;D. Promosi kesehatan&lt;br /&gt;E. Perlindungan pribadi/spesific protection&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.Seorang laki-laki umur 60 tahun datang kedokter membawa hasil Ro photo setelah 6 bln menjalani pemotretan dengan hasil bahwa penderita tersebut dinyatakan sembuh dari penyakitnya tetapi dokter menyuruh penderita control lagi dalam waktu 1 bulan sampai 3 bulan. Tindakan dokter ini termasuk dalam kegiatan apa ? Pilihlah satu jawaban dibawah ini&lt;br /&gt;A. Pencegahan primer&lt;br /&gt;B. Pencegahan sekunder&lt;br /&gt;C. Pencegahan tertier&lt;br /&gt;D. Deteksi dini&lt;br /&gt;E. Disability limitation&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari antara lain tentang frekuensi dan distribusi penyakit. Dalam hal distribusi penyakit apakah artinya atau maknanya? Pilihlah salah satu jawaban dibawah ini..&lt;br /&gt;A. Pandemi&lt;br /&gt;B. Endemis&lt;br /&gt;C. Epidemi&lt;br /&gt;D. Berdasarkan waktu&lt;br /&gt;E. Berdasarkan analisis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.Dalam rencana kegiatan imunisasi Polio dokter Puskesmas sebagai koordinator diwilayah kerjanya. Pimpinan Puskesmas dan stafnya bekerja keras agar sasaran dapat tercapai, namun ada beberapa hambatan karena beberapa karena ada beberapa posyandu yang tidak memenuhi target dalam pelaksanaannya karena kekurangan vaksin polio. Dari unsur pokok/fungsi manajemen unsur manakah yang kurang dilakukan oleh dokter Puskesmas sebagai koordinator sebelum pelaksanaan? Pilihlah salah satu jawaban yang benar dibawah ini.&lt;br /&gt;A. Planning&lt;br /&gt;B. Organizing&lt;br /&gt;C. Actuating&lt;br /&gt;D. Controlling&lt;br /&gt;E. Budgeting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Seorang anak laki-laki berumur 8 tahun dengan tunamental. Pada pemeriksaan fisik ditemukan fenotip seorang laki-laki dengan tanda-tanda wanita yaitu suara tinggi, pertumbuhan payudara, testis kecil, alat genetalia luar tampak normal.Pemeriksaan analisa semen tidak ditemukan spermatozoa. Pemeriksaan kariotip ditemukan tambahan seks kromosom X sehingga nomenklatur kromosom adalah 47,xxy dan formula kromosomnya 2n + 1 ( Trisomi seks kromosom ). Diagnosis manakah yang paling tepat untuk kasus diatas ?&lt;br /&gt;A. Turner Syndrome&lt;br /&gt;B. Klinefelter Syndrome&lt;br /&gt;C. Patau Syndrome&lt;br /&gt;D. Edward Syndrome&lt;br /&gt;E. Down X Syndrome&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Bila hasil pemeriksaan EKG penderita tersebut menunjukkan potensial QRS compleks pada hantaran L-1 = 0,4 mV dan pada hantaran L-3 = 0,4 mV. Jawablah 3 soal berikut ini. Sumbu listrik pada bidang frontal jantung pasien tersebut adalah...&lt;br /&gt;A. 00&lt;br /&gt;B. 300&lt;br /&gt;C. 600&lt;br /&gt;D. 900&lt;br /&gt;E. 1200&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-5098004577085825964?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/5098004577085825964/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=5098004577085825964&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/5098004577085825964'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/5098004577085825964'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/03/contoh-soal-ujian-kompetensi-dokter.html' title='Contoh Soal Ujian Kompetensi Dokter'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-2600744364149787334</id><published>2009-03-25T06:57:00.000-07:00</published><updated>2009-03-29T03:53:20.440-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kedokteran'/><title type='text'>Difteri  Penyakit Menular Dan Berbahaya</title><content type='html'>Difteri merupakan penyakit menular yang sangat berbahaya pada anak anak. Penyakit ini mudah menular dan menyerang terutama daerah saluran pernafasan bagian atas. Penularan biasanya terjadi melalui percikan ludah dari orang yang membawa kuman ke orang lain yang sehat. Selain itu penyakit ini bisa juga ditularkan melalui benda atau makanan yang terkontaminasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Difteri disebabkan oleh kuman Corynebacterium diphtheriae, suatu bakteri gram positif yang berbentuk polimorf, tidak bergerak dan tidak membentuk spora. Gejala utama dari penyakit difteri yaitu adanya bentukan pseudomembran yang merupakan hasil kerja dari kuman ini. Pseudomembran sendiri merupakan lapisan tipis berwarna putih keabu abuan yang timbul terutama di daerah mukosa hidung, mulut sampai tenggorokan. Disamping menghasilkan pseudomembran, kuman ini juga menghasilkan sebuah racun yang disebut eksotoxin yang sangat berbahaya karena menyerang otot jantung, ginjal dan jaringan syaraf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut tingkat keparahannya, penyakit ini dibagi menjadi 3 tingkat yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Infeksi ringan bila pseudomembran hanya terdapat pada mukosa hidung dengan gejala hanya nyeri menelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Infeksi sedang bila pseudomembran telah menyerang sampai faring (dinding belakang rongga mulut) sampai menimbulkan pembengkakan pada laring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Infeksi berat bila terjadi sumbatan nafas yang berat disertai dengan gejala komplikasi seperti miokarditis (radang otot jantung), paralisis (kelemahan anggota gerak) dan nefritis (radang ginjal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu, penyakit ini juga dibedakan menurut lokasi gejala yang dirasakan pasien :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Difteri hidung bila penderita menderita pilek dengan ingus yang bercampur darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Difteri faring dan tonsil dengan gejala radang akut tenggorokan, demam sampai dengan 38,5 derajat celsius, nadi yang cepat, tampak lemah, nafas berbau, timbul pembengkakan kelenjar leher. Pada difteri jenis ini juga akan tampak membran berwarna putih keabu abuan kotor di daerah rongga mulut sampai dengan dinding belakang mulut (faring).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Difteri laring dengan gejala tidak bisa bersuara, sesak, nafas berbunyi, demam sangat tinggi sampai 40 derajat celsius, sangat lemah, kulit tampak kebiruan, pembengkakan kelenjar leher. Difteri jenis ini merupakan difteri paling berat karena bisa mengancam nyawa penderita akibat gagal nafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Difteri kutaneus dan vaginal dengan gejala berupa luka mirip sariawan pada kulit dan vagina dengan pembentukan membran diatasnya. Namun tidak seperti sariawan yang sangat nyeri, pada difteri, luka yang terjadi cenderung tidak terasa apa apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat bahayanya penyakit ini maka bila ada anak yang sakit dan ditemukan gejala diatas maka harus segera dibawa ke dokter atau rumah sakit untuk segera mendapatkan penanganan. Pasien biasanya akan masuk rumah sakit untuk diopname dan diisolasi dari orang lain guna mencegah penularan. Di rumah sakit akan dilakukan pengawasan yang ketat terhadap fungsi fungsi vital penderita untuk mencegah terjadinya komplikasi. Mengenai obat, penderita umumnya akan diberikan antibiotika, steroid, dan ADS (Anti Diphteria Serum).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pengobatan yang cepat dan tepat maka komplikasi yang berat dapat dihindari, namun keadaan bisa makin buruk bila pasien dengan usia yang lebih muda, perjalanan penyakit yang lama, gizi kurang dan pemberian anti toksin yang terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun sangat berbahaya dan sulit diobati, penyakit ini sebenarnya bisa dicegah dengan cara menghindari kontak dengan pasien difteri yang hasil lab-nya masih positif dan imunisasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-2600744364149787334?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/2600744364149787334/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=2600744364149787334&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/2600744364149787334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/2600744364149787334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/03/difteri-penyakit-menular-dan-berbahaya.html' title='Difteri  Penyakit Menular Dan Berbahaya'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-2586168713231278255</id><published>2009-03-25T06:56:00.000-07:00</published><updated>2009-03-29T03:53:20.440-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kedokteran'/><title type='text'>Penyakit Infeksi Pada Kehamilan</title><content type='html'>Secara umum infeksi dalam kehamilan berdasarkan penyebabnya dikelompokan menjadi tiga penyebab, yaitu :&lt;br /&gt;1. Infeksi Virus ; meliputi varisella zooster, influenza, parotitis, rubeola, virus pernafasan, enterovirus, parfovirus, rubella, sitomegalovirus.&lt;br /&gt;2. Infeksi bakteri ; meliputi Streptokokus grup A, Streptokokus grup B, Listeriosis, Salmonella, Shigella, Mourbus Hansen.&lt;br /&gt;3. Infeksi protozoa; meliputi Toksoplasmosis, Amubiasis, amubiasis, infeksi jamur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Varicella – zooster&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun masih diperdebatkan, terdapat bukti bahwa infeksi vaeisella bertambah parah selama kehamilan. Paryani dan Arvin (1986) melaporkan bahwa 4 dari 43 wanita hamil yang terinfeksi atau sekitar 10%, mengalami pneumonitis. Dua dari wanita ini memerlukan ventilator dan satu meninggal. Infeksi herpes zooster pada ibu hamil lebih sering terjadi pada pasien yang lebih tua atau mengalami gangguan kekebalan (immunocompromised).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian imunoglobulin varisela-zooster (VZIG) akan mencegah atau memperlemah infeksi varisella pada orang rentan yang terpajan apabila diberikan dalam 96 jam dengan dosis 125 U per 10 kg, i.m.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek pada janin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cacar air pada wanita hamil selama paruh pertama gestasi dapat menyebabkan malformasi kongenital akibat infeksi transplasenta, berupa korioretinitis, atrofi korteks serebri, hidronefrosis dan defek kulit serta tulang tungkai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resiko tertinggi terletak pada usia gestasi antara 13 dan 20 minggu. Pajanan pada usia kehamilan yang lebih belakangan menyebabkan lesi varisella kongenital, dan bayi kadang-kadang mengalami herpes zooster pada usia beberapa bulan (Chiang dkk, 1995). Janin yang terpajan virus tepat sebelum dan saat persalinan ketika antibodi ibu belum terbentuk, mengalami ancaman serius, bayi akan mengalami infeksi viseral dan susunan syaraf pusat diseminata, yang sering kali mematikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Influenza&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini disebabkan oleh virus dari famili Orthomyxoviridae, meliputi influenza tipe A dan tipe B. Influenza A lebih serius dari pada B. Penyakit ini tidak mengancam nyawa bagi orang dewasa sehat, kecuali apabila timbul pneumonia, prognosis menjadi serius. Haris (1919) melaporkan angka kematian kasar ibu hamil sebesar 27 %, yang meningkat menjadi 50% apabila terjadi pneumonia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Center for Disease Control and Prevention(1998) menganjurkan vaksinasi terhadap influenza bagi semua wanita hamil setelah trimester pertama. Berapa pun usia gestasi, wanita dengan penyakit medis kronik, misalnya dibetes atau jantung, divaksinasi. Amantadin berespon baik dan spesifik terhadap virus-virus influenza A apabila diberikan dalam 48 jam setelah awitan gejala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek pada janin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum ada bukti kuat bahwa virus influenza A menyebabkan malformasi kongenital atau kelainan pada bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Parotitis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parotitis adalah penyakit infeksi pada orang dewasa yang jarang dijumpai yang disebabkan oleh paramiksovirus RNA. Virus terutama menginfeksi kelenjar liur, tetapi juga dapat mengenai gonad, meningen, pankreas dan organ lain. Parotitis selama kehamilan tidak lebi parah dibanding pada orang dewasa tidak hamil dan tidak terdapat bukti bahwa virus bersifat teratogenik (Ouhilal, 2000). Vaksin Jeryl-Lynn (virus hidup yang dilemahkan) dan vaksin MMR kontraindikasi bagi wanit haml.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek pada janin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada bukti kuat bahwa infeksi parotitis meningkatkan angka kematian janin maupun anomali mayor pada janin. Parotitis kongenital sangat jarang dijumpai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Rubeola (campak)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus tampaknya tidak bersifat teratogenik, tetapi terjadi peningkatan frekuensi abortus dan BBLR pada kehamilan dengan penyulit campak (Siegel dan Fuerst, 1966). Apabila seorang wanita menderita campak sesaat sebelum melahirkan , timbul resiko infeksi serius yang cukup besar pada neonatus, terutama pada bayi preterm. Imunisasi pasif dapat dicapai dengan pemberian globulin serum imun 5 ml i.m dalam 3 hari setelah terpajan. Vaksinasi aktif tidak diberikan selama kehamilan, tetapi wanita yang rentan secara rutin divaksinasi postpartum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Rubella&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rubela atau campak Jerman, yaitu suatu penyakit yang biasanya tidak begitu penting pada keadaan tidak hamil,pernah menjadi penyebab langsung hasil-akhir kehamilan yang jelek dan bahkan lebih serius lagi, penyebab malformasi kongenital berat. Hubungan antara rubela maternal dan malformasi kongenital serius, pertama-tama dikenali oleh Gregg (1942), seorang ahli oftalmologi Australia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan                                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memberantas penyakit infeksi ini sama sekali, pendekatan berikut dianjurkan untuk mengimunisasikan populasi dewasa, khususnya populasi wanita usia reproduktif:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Pendidikan bagi para petugas pelayanan kesehatan dan masyarakat luas mengenai bahaya infeksi rubella.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.      Vaksinasi bagi para ibu yang rentan sebagai bagian dari perawatan medis dan obstetrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; rutin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 3.  Vaksinasi bagi semua wanita yang datang ke klinik keluarga berencana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.      Pengenalan dan vaksinasi bagi wanita yang belum memiliki kekebalan sesudah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; melahirkan bayi atau mengalami abortus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Vaksinasi bagi wanita yang tidak hamil dan mempunyai kerentanan yang diketahui lewat pemeriksaan serologi sebelum perkawinan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.      Jaminan imunitas bagi semua petugas rumab sakit yang dapat terpapar pasien rubela&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau yang meng­alami kontak dengan ibu hamil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vaksinasi rubela dianjurkan agar tidak dilakukan sesaat sebelum kehamilan atau pada saat kehamilan, mengingat vaksin tersebut merupakan virus hidup yang dilemahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Centers for Disease Control (1987b) telah mempertahankan pencatatan sejak tabun 1971 untuk memantau efek vaksinasi terhadap janin. Sampai tahun 1986, 1.176 wanita yang rentan terhadap infeksi rubela telab diimunisasi dalam waktu 3 bulan sejak pembuahan dan untungnya tidak terdapat bukti yang menunjukkan bahwa pemberian vaksin tersebut menimbulkan malformasi pada bayi atau janin. Kasus­ kasus di mana wanita yang rentan diimunisasi selama keha­milannya harus dilaporkan ke bagian pencatatan ini (Centers for Disease Control, Atlanta, Georgia, 404-329-1870).&lt;br /&gt;                             &lt;br /&gt;Diagnosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosis rubela kadangkala sulit ditegakkan. Bukan hanya gambaran klinisnya yang serupa dengan penyakit lain, namun juga kasus-kasus subklinis dengan viremia dan infeksi pada embrio serta janin tidak tcrdapat. Tidak adanya anti­ bodi terhadap rubela menunjukkan defisiensi imunitas. Adanya antibodi menandakan respon imun terhadap viremia rubela, yang mungkin sudah diperoleh di suatu tempat sejak beberapa minggu atau bertahun-tahun sebelumnya. Jika antibodi rubela maternal terlihat pada saat terpapar rubela atau sebelumnya, maka kekhawatiran ibu bisa diten­teramkan karena kemungkinan janin terkena infeksi tersebut sangat kecil. Orang yang tidak kebal dan mendapatkan viremia akan memperlihatkan titer antibodi yang puncaknya terjadi 1 hingga 2 minggu sesudah dimulainya gejala ruam, atau 2 hingga 3 minggu sesudah onset viremia, mengingat viremia secara klinis terlihat lebih dabulu sebagai penyakit yang nyata sekitar 1 minggu sebelumnya. Karena itu kece­patan respon antibodi dapat mempersulit diagnosis, kecuali bila serum sudah diantbil dahulu dalam waktu beberapa hari sesudah dimulainya gejala ruam. Jika, misalnya, spesimen pertama diambil 10 hari sesudah ruam, maka de­teksi antibodi tidak akan berhasil membedakan antara kedua kemungkinan ini: (1) bahwa penyakit yang baru saja terjadi benar-benar rubela; atau (2) bahwa penyakit tersebut bukan rubela, namun orang tersebut sudah kebal terhadap rubela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlihatnya IgM yang spesifik pada ibu hamil menunjukkan suatu infeksi primer dalam waktu beberapa bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tes yang paling sering digunakan adalah HI (hemaglutination inhibition) tes. Pada tes ini terlihat rubela antibodi menghalangi aglutinasi dari sel darah merah oleh virus rubela. Pereriksaan ini membutuhkan waktu dan teknik yang kompleks sehingga digantikan dengan dengan teknik pemeriksaan yang lain. Metode yang baru berupa ELISA (enzyme linked immunoabsorbent assay), PHA (passive agglutination), IFA (Immunofluoresence assay), RIA (radioimmunoassay), dan radial immunodiffusion tes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sindrom Rubella Kongenital&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada rubela seperti halnya pada infeksi virus yang lain, konsep tentang bayi yang terinfeksi versus bayi yang terjangkit harus dipahami. Rubela merupakan teratogen yang poten, dan 80 % dari ibu yang mendapatkan infeksi rubela serta ruam dalam usia kehamilan 12 minggu akan mempunyai janin dengan infeksi kongenital (Miller dkk., 1982).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kehamilan minggu ke-13 hingga ke-14, insiden ini besarnya 54 persen, dan pada akhir trimester kedua 25 persen. Dengan semakin tinggi usia kehamilan, semakin kecil kemungkinan bagi infeksi tersebut untuk menimbulkan kelainan kongenital. Sebagai contoh, cacat rubela terlihat pada semua bayi yang terbukti menderita infeksi intrauteri sebelum usia gestasional 11 minggu, namun hanya 35 persen bayi yang terinfeksi pada usia gestasional 13 hingga 16 minggu. Meskipun tidak terlihat cacat pada 63 anak yang terinfeksi setelah usia gestasional 16 minggu, namun anak-anak tersebut diikuti perkembangannya dalam waktu 2 tahun, dan extended rubella syndrome dengan panensefalitis progresif dan diabetes tipe 1 mungkin baru terlihat secara klinis setelah usia dua puluh atau tiga pulub tahun. Kernungkinan sepertiga dari bayi yang asimtomatik pada saat lahir akan memperlihatkan cedera pertumbuhan tersebut (American College of Ob­stetricians and Gynecologists, 1988).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sindroma rubela kongenital mencakup satu atau lebih abnormnalitas berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kelainan mata, termasuk katarak, glaukoma, mi­kroftalmia dan berbagai abnormalitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Penyakit jantung, termasuk patent ductus arte­riosus defek septum jantung dan stenosis arteri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pulmonalis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Cacat pendengaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Cacat sistem saraf pusat termasuk meningoensefalitis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Retardasi pertumbuhan janin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Trombositopenia dan anemia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Hepatosplenomegali dan ikterus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Pneumonitis interstisialis difusa kronis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Perubahan tulang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Abnormalitas kromosom&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Sitomegalovirus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sitomegalovirus merupakan organisme yang ada di mana-­mana serta pada hakekatnya menginfeksi sebagian besar manusia, bukti adanya infeksi janin ditemukan di antara 0,5 –2 % dari semua neonatus. Sesudah terjadinya infeksi primer yang biasanya asimtomatik, 10 % infeksi pada janin menimbulkan simtomatik saat kelahiran dan 5-25 % meninggalkan sekuele. Pada beberapa negara infeksi CMV 1 % didapatkan infeksi in utro dan 10-15 % pada masa prenatal(5) Virus tersebut menjadi laten dan terdapat reaktivasi periodik dengan pelepasan virus meskipun ada antibodi di dalam serum. Antibodi humoral diproduksi, namun imunitas yang diperanta­rai oleh sel tampaknya merupakan mekanisme primer untuk terjadinya kesembuhan, dan keadaan kekebalan yang terganggu baik terjadi secara alami maupun akibat pemakaian obat-obatan akan meningkatkan kecenderungan timbulnya infeksi sitomegalovirus yang serius. Diperkirakan bahwa berkurangnya surveilans imun yang diperantarai oleh sel, menyebabkan janin-bayi tersebut berada dalam risiko yang tinggi untuk terjadinya sekuele pada infeksi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi Maternal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa kehamilan meningkatkan risiko terjadinya infeksi sitomegalovirus maternal. Infeksi kebanyakan asimptomatik, tetapi 15 % mempunyai mononucleosis like syndrome dengan gejala: demam, paringitis, limpodenopathy, dan polyartritis. Jadi, infeksi primer yang ditularkan kepada janin pada sekitar 40 persen kasus, lebih sering berkaitan dengan morbiditas parah (Stagno dkk., 1986). Meskipun infeksi transplasental tidak universal, janin yang terinfeksi lebih besar kemungkinannya disertai dengan infcksi maternal selama paruh-pertama kehamilan. Sebagaimana virus herpes lainnya, imunitas maternal terhadap sitomegalovirus tidak mencegah timbulnya rekurensi (reaktivasi) dan juga tidak mencegah terjadinya infeksi kongenital. Dalam kenyataannya, mengingat sebagian besar infeksi selama kehamilan bersifat rekuren, mayoritas neonatus yang terinfeksi secara kongenital dilahirkan dari wa­nita-wanita ini. Untungnya, infeksi kongenital yang terjadi akibat infeksi rekuren lebih jarang disertai dengan sekuele yang terlihat secara klinis dari pada infeksi kongenital yang disebabkan oleh infcksi primer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi Kongenital&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi sitomegalovirus kongenital yang disebut penyakit inklusi sitomegalik, menimbulkan suatu sindrom yang mencakup berat badan lahir rendah, mikrosefalus, kalsifikasi intrakranial, korioretinitis, retardasi mental serta motorik, gangguan sensorineural, hepatosplenomegali, ikterus, anemia hemolitik dan purpura trombositopenik. Angka mortalitas di antara bayi yang terinfeksi secara kongenital ini dapat mencapai 20 – 30 %, dan lebih 90 % bayi yang berhasil hidup ternyata mendcrita retardasi mental, gangguan pendengaran, gangguan perkembangan psikoniotorik, epilepsy atau pun gangguan sistern saraf pusat lainnya (Pass dkk., 1980).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prenatal diagnosis efek infeksi pada janin dapat deteksi dengan USG dan Magnetic Resonace Imaging dengan ditemukan mikrosephal, vetriculomegali dan serebral kalsifikasi.. Gold standar diagnosis infeksi CMV adalah kutur virus. Diagnosis infeksi primer dibuat berdasarkan peningkatan titer IgG sebesar empat kali lipat pada serum, baik dalam keadaan akut maupun konvalesensi yang diukur sekaligus, atau dibuat dengan mendeteksi antibodi 1gM terhadap sitomegalovirus di dalam serum maternal. Sayangnya, tidak satupun di antara kedua metode ini yang benar-benar akurat dalam memastikan infeksi maternal. Celakanya tidak ada metode yang handal untuk memeriksa efek dari infeksi janin tersebut, termasuk pemeriksaan sonografi atau kultur cairan amnion untuk menemukan sitomegalovirus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;USG dapat digunakan untuk mendiagnosis infeksi CMV tetapi terbatas dimana janin sudah mengalami gejala yang berat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Streptokokus grup B&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Group Streptoccocus B (GBS) adalah penyebab dari infeksi kongenital yang bInfeksi rat pada neonatus pada setiap 1000 kelahiran hidup atau 12.000 sampai 15.000 bayi setiap tahunnya di Amerika. Ini menjadi penyebab korioamnionitis, post partum endometritis dan sepsis pada ibu serta penyebab terpenting terjadinya asfiksia intra uterine.(5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tahun 1970-an, infeksi streptokokus grup B pada neonatus mengalami peningkatan luar biasa, tetapi kemudian pada banyak rumah sakit terjadi penurunan frekuensi infeksi tersebut. Penyebab terjadinya peningkatan yang mencolok atau penurunan berikutnya tidak dengan jelas. Transmisi intrapartum streptokokus grup B dari traktus genitalis maternal dengan kolonisasi kuman tersebut kepada janin, dapat menimbulkan sepsis berat pads bayi segera sesudah dilahirkan. Tergantung pada populasi yang diteliti, sebanyak 10 hingga 40 persen ibu data stadium kehamilan lanjut mengalami kolonisasi streptokokus grup B dalam traktus genitalis bagian distal, dan separuh dari bayi yang baru dilahirkan akan terkena infeksi ini serta mengalami kolonisasi kuman tersebut. Antibodi yang ditransmisikan dari ibu akan melindungi kebanyakan bayi ini; tetapi, 1 hingga 2 persen dari bayi tersebut akan menderita kelainan secara klinis. Bayi-bayi prematur atau dengan berat badan lahir yang rendah merupakan bayi yang menghadapi risiko paling tinggi, namun lebih separuh dari kasus-kasus sepsis streptokokus neonatal ternyata berupa neonatus yang aterm. Bagi bayi yang mengalami infeksi ini, angka mortalitasnya mendekati 25 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada septikemia akibat streptokokus grup B yang menandai penyakit dengan onset dini, tanda-tanda sakit yang serius biasanya terjadi dalam waktu 48 jam sesudah bayi lahir. Yang khas, selaput ketuban sudah pecah bebe­rapa saat sebelum persalinan, atau persalinan tersebut ter­jadi sebelum waktunya. Bayi dengan berat badan lahir yang rendah menghadapi kemungkinan lcbih besar untuk menderita infeksi klinis serius. Tanda-tanda infeksi dengan onset dini mencakup gawat pernafasan, apnea dan syok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, dari awal dokter harus sudah dapat membedakan antara kelainan akibat gawat pernafasan idiopatik dan takipnea sepintas pada neonatus. Pengobatan segera de­ngan pemberian antibiotik di saroping penanganan masalah respirasinya, harus dilakukan untuk mempertahankan ke­langsungan hidup bayi. Angka mortalitas pada penyakit dengan onset yang dini bervariasi dari 30 hingga 90 persen, dan prognosis untuk bayi prematur lebih buruk Penyakit dengan onset lanjut biasanya terlihat sehagai meningitis yang timbul sate minggu atau lebih sesudah la­hir. Meskipun serotipe pada penyakit dengan onset dini bervariasi antara bayi yang satu dengan lainnya, nantun mikroorganisme yang paling sering ditemukan dalam tubuh bayi adalah mikroorganisme yang sama seperti yang tcr­dapat di dalam vagina ibu. Kendati demikian, kasus-kasus meningitis paling sering discbabkan oleh mikroorganisme serotipe III. Angka mortalitasnya, meskipun cukup tinggi, lebih rendah pada meningitis dengan onset lanjut dari pada sepsis dengan onset dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosis yang terbaik adalah dengan kolonisasi antepartum dari kolonisasi ibu yang diambil dari sepertiga bawah vagina dan daerah anorektal untuk dilakukan kultur, yang tidak adekuat untuk intrapartum skrenning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pasien yang sedang bersalin diagnosis cepat dengan melakukan sediaan hapus dari vagina. Karena sensitifitasnya yang rendah maka tes deteksi GBS ini hanya dilakukan pada pada pasien dengan resiko tinggi adanya sepsis neonatus dan memerlukan pengobatan segera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Listeriosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organisme ini adalah gram positip dimana 1 sampai 5 persen dari dewasa memiliki lesteria yang ditemukan di feses. Transmisi ditemukan dari makanan yang terkontaminasi atau susu yang busuk. Sering ditemukan pada penderita usia muda- tua, wanita hamil, penderita dengan daya tahan yang turun. Pada wanita hamil hanya berupa asimtomatik seperti panas badan influenza. Wanita dengan listeriosis dapat menyebabkan fetal infeksi yang terlihat beruapa disseminated granulomatous lesion. Pada bayi kemungkinan untuk terkena infeksi ini sebesar 50 persen. manifestasi pada bayi setelah tiga atau empat minggu setelah lahir. Infeksi ini serupa dengan dengan yang disebabkan oleh grup B haemolytic.streptococcus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Morbus Hansen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit lepra (kusta) ditularkan oleh penderita lepra setelah hubungan erat dan lama. Biasanya penularan terjadi dalam masa kanak-kanak, akan tetapi mas latennya sangat lama , masa inkubasinya bervariasi dari beberapa bulan sampai beberapa tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi laten menjadi nyata atau penyakitnya menjadi lebih jelas oleh faktor-faktor yang menjadi daya tahan penderita, seperti purbertas , kehamilan, dan 6 bulan pertama setelah kelahiran , karena itu penderita sebaiknya tidak menjadi hamil. Dalam penanganan lepra dalam kehamilan yang penting ialah pencegahan anak terhadap infeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mycobacterium dapat dijumpai dalam plasenta dan tali pusat. Walaupun demikian, seperti halnya dengan tuberculosis, infeksi kongenital sangat jarang. Duncan (1980), melaporkan dalam penelitiannya terhadap penderita lepra yang hamil, bahwa bayi yang dilahirkan lebih sering mengalami pertumbuhan janin yang terhambat dan plasentanyapun berukuran lebih kecil dari normal.Pertumbuhan dan perkembangan anak tersebut mengalami keterlambatan pula. Keadaan ini mungkin disebabkan oleh status imunitas yang rendah pada ibu. Bila seorang ibu mengalami infeksi lepra, pemisahan anak-anak dari ibunya sejak kelahiran sangat dianjurkan, sampai ibunya sembuh benar. Apabila tidak, maka 25 % kemungkinan anaknya menderita lepra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan memerlukan waktu yang sangat lama (sampai beberapa tahun). Sekarang diberikan dengan obat-obat sulfa (diaminodietilsulfon), juga dalam kehamilan. Berdasarkan penelitian diketahui pula bahwa ibu yang menderita lepra dan mendapat poengobatan sulfa, dapat kontak dengan bayinya pada saat menyusui saja. Dengan cara ini penularan tidak akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Toksoplasmosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toksoplasmosis merupakan infeksi protozoa yang disebabkan oleh Toxoplasma gondii. Infeksi ditularkan lewat or­ganisme berkista dengan memakan daging mentah atau kurang matang, dan terinfeksi protozoa tersebut atau lewat kontak dengan kotoran kucing yang terinfeksi, atau infeksi ini dapat terjadi secara kongenital melalui penularan trans­plasenta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patogenesis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imunitas maternal tampaknya memberikan perlindungan terhadap penularan transplasental parasit tersebut; dengan demikian, agar terjadi toksoplasmosis kongenital, ibu harus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mendapatkan infeksi tersebut selama kehamilannya. Sekitar sepertiga dari para wanita di Amerika Serikat, mendapatkan antibodi pelindung sebelum hamil dan kadar antibodi ini lebih tinggi di antara wanita yang memelihara kucing seba­gai binatang kesayangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluhan mudah lelab, nyeri otot dan kadangkala limfadenopati ditemukan pada ibu yang terinfeksi, namun in­feksi maternal tersebut paling sering terjadi secara subkli­nis. Infeksi pada kehamilan dapat mcnyebabkan abortus atau mengakibatkan bayi lahir-hidup dengan gejala penya­kit tersebut. Risiko terjadinya infeksi meningkat menurut lamanya kehamilan dan kurang-lebih 15,30 serta 60 persen dalam trimester pertama, kedua dan ketiga (Remington dan Desmonts, 1983).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virulensi infeksi janin lebih besar kalau infeksi maternal didapat secara awal dalam kehamilan-untungnya keadaan ini jarang terjadi. Kurang dari sepuluh persen neonatus dengan toksoplasmosis kongenital memperlihatkan tanda­ tanda sakit secara klinis pada scat lahir. Bayi yang terkena biasanya mcmperlihatkan tanda-tanda penyakit yang menyeluruh dengan berat badan lahir rendah, hepatosplenomegali, ikterus dan anemia. Sebagian bayi terutama men­derita penyakit neurologi dengan konvulsi, kalsifikasi in­trakranial dan hidrosefalus atau mikrosefalus. Kedua kelompok bayi tersebut pada akhirnya akan mengalami korioretinitis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tes yang paling membantu untuk menegakkan diagnosis ini adalah Sabin- fieldman dye tes dan IgM- IFA ( IgM indirect fluorosence antibody tes).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabin- fieldman tes ini dilakukan pada akut infeksi frekuensi 2 bulan untuk mencapai kadar maksimum yaitu lebih dari 300 IU/ml atau bahkan lebih dari 3000 IU/ml. Titer yang tinggi didapatkan untuk beberapa bulan atau tahun. Titer yang rendah didapatkan sepanjang hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedoman untuk interpretasi adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.                  Bila dye tes ini negatip tidak imun dan resiko pada kehamilaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bila dye tes positip perlu dilakukan segera tes IgM- IFA dan bila Tes IgM- IFA hasilnya negatip, pasen sudah terinfeksi sebelum masa kehamilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jika dye tes dibawah 300 IU/ml dan IgM-IFA positip, dye tes harus diulang 3 minggu kemudian. Jika ada peningkatan titer artinya pasen terinfeksi dua bilan sebelumnya dan kemungkinan terjadinya infeksi kongenital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jika dye tes diatas 300 IU/ml dan IgM- IFA positip kemungkinan besar ibu menderita toksoplasma aktif dan janin kemungkinan terinfeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi kongenital didiagnosa dari :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.                  Didapatkan toksoplasma dari cairan amnion dan darah janin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.                  Ditemukan IgM antibodi spesifik dan gamma glutamiltransferase dalam darah bayi setelah 22 miinggu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-2586168713231278255?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/2586168713231278255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=2586168713231278255&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/2586168713231278255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/2586168713231278255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/03/penyakit-infeksi-pada-kehamilan.html' title='Penyakit Infeksi Pada Kehamilan'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-1942722818729377072</id><published>2009-03-25T06:49:00.000-07:00</published><updated>2009-03-29T03:53:20.440-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kedokteran'/><title type='text'>Rubella (Campak Jerman)</title><content type='html'>PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rubella atau Campak Jerman merupakan penyakit anak menular yang lazim biasanya ditandai dengan gejala?gejala utama ringan, ruam serupa dengan campak (rubeola) ringan atau demam skarlet, dan pembesaran serta riveri limfonodi pascaoksipital, retroaurikuler, dan servikalis posterior. Campak Jerman atau rubela ini biasanya hanya menyerang anak-anak sampai usia belasan tahun.&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tapi, bila penyakit ini menyerang anak yang lebih tua dan dewasa,terutama wanita dewasa, infeksi kadang?kadang dapat berat, dengan manifestasi keterlibatan sendi dan purpura. Dan bila bila penyakit ini menyerang ibu yang sedang mengandung dalam tiga bulan pertama, bisa menyebabkan cacat bayi waktu dilahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rubella pada awal kehamilan dapat menyebabkan anomali kongenital berat. Sindrom rubella kongenital adalah penyakit menular aktif dengan keterlibatan multisistem, spektrum ekspresi klinis luas, dan periode infeksi aktif pascalahir dengan pelepasan virus yang lama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. INSIDENS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak laki?laki dan wanita sama?sama terkena. Pada po­pulasi yang rapat seperti institusi dan Asrama tentara, hampir 100% dari individu yang rentan dapat terinfeksi. Pada keLom­pok keluarga penyebaran virus kurang: 50?60% anggota ke­luarga yang rentan mendapat penyakit. Banyak infeksi yang subklinis, dengan rasio 2:1 antara penyakit yang tidak tampak dengan penyakit yang tarnpak. Rubella biasanya terjadi sela­ma inusim semi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan serologis sebelum penggunaan vaksin rubella rnenunjukkan bahwa sekitar 80% populasi dewasa di Amerika Serikat dan benua lain mempunyai antibodi terhadap rubella. Di populasi pulau, seperti populasi Trinidad dan Hawaii, hanya 20% dari orang dewasa yang diperiksa dapat dideteksi antibodi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika wabah rubela merebak di Amerika Serikat pada tahun 1967-1965, lebih 20,000 bayi telah dilahirkan cacat. Wabah Rubela juga dikatakan menyebabkan sekurang-kurangnya 10,000 kasus keguguran dan bayi yang lahir mati saat dilahirkan. Diperkirakan 25 % bayi yang terinfeksi rubela pada tiga bulan pertama usia kandungan dilahirkan dengan satu jenis atau lebih kecacatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1989 – 1990 sejumlah kasus rubella menyerang lebih banyak pada anak remaja di atas umur 15 tahun dan dewasa diperkirakan karena kegagalan vaksinasi pada setiap individu. Resiko terserang rubella kembali menurun untuk semua umur dan dilaporkan kasus di Amerka Serikat pada tahun 1999 sebanyak 267.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. ETIOLOGI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rubella disebabkan oleh virus yang mengandung RNA pleomorfik, yang sekarang didaftar pada famili Togaviridae, genus Rubivirus. Virus ini sferis, berdiameter 50-60 nm, dan berisi asam ribonukleat helai-tunggal. Virus biasanya diisolasi pada biakan jaringan, dan keberadanya diperagakan oleh kemampuan sel ginjal kera hijau Afrika (African green monkey kidney) [AGMK] terinfeksi rubella menahan tantangan dengan enterovirus. Selama penyakit klinis virus berada dalam sekresi nasofaring, darah, tinja, dan urin. Virus telah ditemukan dari nasofaring 7 hari sebelum eksantem, dan 7?8 hari sesudah menghilangnya. Penderita dengan penyakit subklinis juga infeksius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. PATOFISIOLOGI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daerah utama yang terinfeksi oleh rubella adalah nasofaring kemudian menyebar ke kelenjar getah bening secara cepat dan viremia. Ruam nampak akibat titer serum antibody meningkat dan mempengaruhi antigen-antibodi dan berinteraksi di kulit. Virus telah dapat ditemukan diseluruh kulit baik yang terlibat maupun yang tidak selama masa infeksi, dan penyebarannya karena factor lain yang mungkin berperan dalam patogenesis eksantem. Antibody HAI mencapai puncaknya pada hari 12 – 14 setelah timbulnya ruam dan akan kembali stabil setelah kira-kira 2 minggu kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virus rubella mempunya 3 polipeptida mayor yang mencakup 1 kapsid protein dan 2 amplop glikoprotein E1 dan E2. Antibodi anti-E1 mungkin memegang peranan utama dalam respon serologik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V. GEJALA KLINIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluhan yang dirasakan biasanya lebih ringan dari penyakit campak. Bercak-bercak mungkin juga akan timbul tapi warnanya lebih muda dari campak biasa. Biasanya, bercak timbul pertama kali di muka dan leher, berupa titik-titik kecil berwarna merah muda. Dalam waktu 24 jam, bercak tersebut menyebar ke badan, lengan, tungkai, dan warnanya menjadi lebih gelap. Bercak-bercak ini biasanya hilang dalam waktu 1 sampai 4 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa inkubasi adalah 14?21 hari. Tanda yang paling khas adalah adenopati retroaurikuler, servikal posterior, dan di belakang oksipital. Enantem mungkin muncul tepat sebelum mulainya ruam kulit. Ruam ini terdiri dari bintik?bintik merah tersendiri pada palatum molle yang dapat menyatu menjadi warna kemerahan jelas pada sekitar 24jam sebelum ruam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eksantemnya lebih bervariasi daripada eksantem rubeola. Eksantem pada muka dan menyebar dengan cepat. Evolusinya begitu cepat sehingga dapat menghilang pada muka pada saat ruam lanjutannya muncul pada badan. Makulopapula tersendiri ada pada sejumlah kasus; ada juga daerah kemerahan yang luas yang menyebar dengan cepat ke seluruh badan, biasanya dalam 24 jam. Ruam dapat menyatu, terutama pada muka. Selama hari kedua ruam dapat mempunyai gambaran sebesar ujung jarum, terutama di seluruh tubuh, menyerupai ruam demam scarlet. Dapat terjadi gatal ringan. Erupsi biasanya jelas pada hari ke 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukosa faring dan konjungtiva sedikit meradang. Berbeda dengan rubeola, tidak ada fotofobia. Demam ringan atau tidak selama ruam dan menetap selama 1, 2 atau kadang?kag 3 hari. Suhu jarang melebihi 38oC (101oF). Anoreksia, nyeri kepala, dan malaise tidak biasa. Limpa. sering sedikit membesar. Angka sel darah putih normal atau sedikit menurun, trombositopeni jarang, dengan atau tanpa purpura. Terutama pada wanita yang lebih tua dan wanita dewasa, poliartritis dapat terjadi dengan artralgia, pembengkakan, nyeri dan efusi tetapi biasanya tanpa sisa apapun. Setiap sendi dapat terlibat, tetapi sendi?sendi kecil tangan paling sering terkena. Lamanya biasanya beberapa hari; jarang artritis ini menetap selama berbulan?bulan. Parestesia juga telah dilaporkan. Pada satu epidemi orkidalgia dilaporkan pada sekitar 8% orang laki-laki usia perguruan tinggi yang terinfeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VI. DIAGNOSIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendiagnosa pasti suatu rubella, dapat dilakukan dengan isolasi virus, hanya saja ini sulit dilakukan dan biayanya juga mahal atau dapat pula dengan titer antibodi. Tes yang biasa dilakukan adalah tes ELISA untuk antibodi IgG dan IgM. Antibodi rubella dapat ditemukan pada hari kedua ruam dan mengalami peningkatan pada hari 10 – 21. biopsy jaringan atau darah dan CSF dapat pula digunakan untuk menunjukkan adanya antigen rubella dengan antibodi monoklonal dan untuk mendeteksi RNA rubella dengan hibridisasi dan reaksi polymerase berantai dari tempat asal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VII. DIAGNOSIS BANDING&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena gejala serupa dan ruam da­pat terjadi pada banyak infeksi virus yang lain, rubella merupakaan penyakit yang sukar untuk didiagnosis secara klinis kecuali bila penderita ditemukan selama epidemi. Riwayat te­lah mendapat rubella atau vaksin rubella tidak dapat dipercaya; Imunitas harus ditentukan dengan uji untuk antibodi. Terutama pada bentuk lebih berat, rubella dapat terancukan dengan tipe dernam skarlet dan rubeola ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roseola infantum (eksantema subitum) dibedakan dari rubella oleh keparahan demamnya dan oleh munculnya ruam pada akhir episode demam bukannya pada saat gejala-gejala dan tanda?tandanya sedang naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruam karena obat mungkin sangat sukar dibedakan dari rubella. Pembesaran khas limfonodi sangat mendukung diagnosis rubella. Pada mononukleosis infeksiosa ruam dapat terjadi menverupai ruam rubella, dan pembesaran limfonodi pada setiap penyakit dapat menimbulkan kerancuan. Tanda?tanda hematologik mononukleosis infeksiosa akan cukup membedakan dua penyakit tersebut. Infeksi enterovirus yang disertai dengan ruam dapat dibedakan dari beberapa keadaan pada manifestasi pernafasan atau saluran cerna dan tidak adanya adenopati retroaurikuler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VIII. PENGOBATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jia tidak terjadi komplikasi bakteri, pengobatan adalah simptomatis. Adamantanamin hidroklorida (amantadin) telah dilaporkan efektif in vitro dalam menghambat stadium awal infeksi rubella pada sel yang dibiakkan. Upaya untuk mengobati anak yang sedang menderita rubella congenital dengan obat ini tidak berhasil. Karena amantadin tidak dianjurkan pada wanita hamil, penggunaannya amat terbatas. Interferon dan isoprinosin telah digunakan dengan hasil yang terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada orang yang rentan, proteksi pasif dari atau pelemahan penyakit dapat diberikan secara bervariasi dengan injeksi intramuskuler globulin imun serum (GIS) yang diberikan dengan dosis besar (0,25?0,50 mL/kg atau 0,12?0,20 mL/lb) dalam 7?8 hari pasca pemajanan. Efektiviias globulin imun tidak dapat diramalkan. Tampaknya tergantung. pada kadar antibodi produk yang digunakan dan pada faktor yang belum diketahui. Manfaat GIS telah dipertanyakan karena pada beberapa keadaan ruam dicegah dan manifestasi klinis tidak ada atau minimal walaupun virus hidup dapat diperagakan dalam darah. Bentuk pencegahan ini tidak terindikasi, kecuali pada wanita hamil nonimun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program vaksinasi atau imunisasi merupakan salah satu upaya pencegahan terhadap rubella. Di Amerika Serikat mengharuskan untuk imunisasi sernua laki?laki dan wanita umur 12 dan 15 bulan serta pubertas dan wanita pasca pubertas tidak hamil. Imunisasi adalah efektif pada umur 12 bulan tetapi mungkin tertunda sampai 15 bulan dan diberikan sebagai vaksin cam­pak?parotitis?rubella (measles?mumps?rubella [MMR]). Imunisasi rubella harus diberikan pada wanita pasca pubertas yang kemungkinan rentan pada setiap kunjungan perawatan kese­hatan. Untuk wanita yang mengatakan bahwa mereka mungkin hamil imunisasi harus ditunda. Uji kehamilan tidak secara rutin diperlukan, tetapi harus diberikan nasehat mengenai sebaiknya menghindari kehamilan selama 3 bulan sesudah imunisasi. Kebijakan imunisasi sekarang telah berhasil memecahkan siklus epidemic rubella yang biasa di Amerika Serikat dan menurunkan insiden sindrom rubella kongenital yang dilaporkan pada hanya 20 kasus pada tahun 1994. Namun imunisasi ini tidak mengakibatkan penurunan presentase wanita usia subur yang rentan terhadap rubella.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IX. PROGNOSIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kornplikasi relatif tidak lazim pada anak. Neuritis dan artritis kadang?kadang terjadi. Resistensi terhadap infeksi bakteri sekunder tidak berubah. Ensefalitis serupa dengan ensefalitis yang ditemukan pada rubeola yang terjadi pada sekitar 1/6.000 kasus. Prognosis rubella anak adalah baik; sedang prognosis rubella kongenital bervariasi menurut keparahan infeksi. Hanya sekitar 30% bayi dengan ensefalitis tampak terbebas dari defisit neuromotor, termasuk sindrom autistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan penderitanya akan sembuh sama sekali dan mempunyai kekebalan seumur hidup terhadap penyakit ini. Namun, dikhawatirkan adanya efek teratogenik penyakit ini, yaitu kemampuannya menimbulkan cacat pada janin yang dikandung ibu yang menderita rubella.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cacat bawaan yang dibawa anak misalnya penyakit jantung, kekeruhan lensa mata, gangguan pigmentasi retina, tuli, dan cacat mental. Penyakit ini kerap pula membuat terjadinya keguguran.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-1942722818729377072?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/1942722818729377072/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=1942722818729377072&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/1942722818729377072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/1942722818729377072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/03/rubella-campak-jerman.html' title='Rubella (Campak Jerman)'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-6951984971143169960</id><published>2009-03-25T06:48:00.000-07:00</published><updated>2009-03-29T07:58:05.085-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><title type='text'>Lipoma</title><content type='html'>Lipoma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi&lt;br /&gt;Lipoma adalah suatu tumor (benjolan) jinak yang berada dibawah kulit yang terdiri dari lemak.&lt;br /&gt;Biasanya lipoma dijumpai pada usia lanjut (40-60 tahun), namun juga dapat dijumpai pada anak-anak. Karena lipoma merupakan lemak, maka dapat muncul dimanapun pada tubuh ini. Jenis yang paling sering adalah yang berada lebih ke permukaan kulit (superficial). Biasanya lipoma berlokasi di kepala, leher, bahu, badan, punggung, atau lengan.&lt;br /&gt;Jenis yang lain adalah yang letaknya lebih dalam dari kulit seperti dalam otot, saraf, sendi, ataupun tendon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gejala Klinis&lt;br /&gt;Lipoma bersifat lunak pada perabaan, dapat digerakkan, dan tidak nyeri. Pertumbuhannya sangat lambat dan jarang sekali menjadi ganas. Lipoma kebanyakan berukuran kecil, namun dapat tumbuh hingga mencapai lebih dari diameter 6 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab&lt;br /&gt;Tidak selalu jika kita mempunyai orangtua atau leluhur yang mempnyai lipoma ini, maka kita akan mempunyai lipoma juga. Namun ada suatu sindrom yang disebut hereditary multiple lipomatosis, yaitu seseorang yang mempunyai lebih dari 1 lipoma pada tubuhnya. Kegemukan tidak menyebabkan terjadinya lipoma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penatalaksanaan&lt;br /&gt;Pada dasarnya lipoma tidak perlu dilakukan tindakan apapun, kecuali berkembang menjadi nyeri dan mengganggu pergerakan. Biasanya seseorang menjalani operasi bedah untuk alasan kosmetik. Operasi yang dijalani merupakan operasi kecil, yaitu dengan cara menyayat kulit diatasnya dan mengeluarkan lipoma yang ada. Namun hasil luka operasi yang ada akan sesuai dengan panjangnya sayatan. Untuk mendapatkan hasil operasi yang lebih minimal, dapat dilakukan liposuction. Sekarang ini dikembangkan tehnik dengan menggunakan gelombang ultrasound untuk menghansurkan lemak yang ada. Yang perlu diingat adalah jika lipoma yang ada tidak terangkat seluruhnya, maka masih ada kemungkinan untuk berkembang lagi di kemudian hari.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-6951984971143169960?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/6951984971143169960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=6951984971143169960&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/6951984971143169960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/6951984971143169960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/03/lipoma.html' title='Lipoma'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-4216144153215331631</id><published>2009-03-25T06:47:00.000-07:00</published><updated>2009-03-29T03:53:20.440-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kedokteran'/><title type='text'>Mendiagnosis Kelainan Kelenjar Tiroid</title><content type='html'>Kelainan kelenjar tiroid termasuk kasus yang sering ditemui di bidang endokrinologi, sesudah kelainan kelenjar pankreas. Secara kasar kasus tiroid yang paling sering ialah tirotoksikosis dan nodul tiroid. Pada prakteknya, tirotoksikosis ditangani oleh ahli penyakit dalam, sedangkan nodul tiroid akan masuk ke ruang praktek bedah onkologi. Idealnya, penanganan kasus endokrinologi sepatutnya dilakukan secara terpadu oleh ahli onkologi bedah, radiasi, dan medik.&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FARMACIA mengangkat dua isu paling sering tentang kelenjar tiroid, yakni tirotoksikosis dan nodul tiroid. Tirotoksikosis merupakan keadaan klinis manifestasi kelebihan hormon tiroid yang ditandai dengan peningkatan aktivitas simpatis, misalnya jantung menjadi berdebar-debar, gelisah, berkeringat, tidak tahan cuaca dingin, diare, gemetar, dan kelelahan. Tirotoksikosis dapat terjadi meskipun tanpa pembesaran kelenjar tiroid. Penyebab utama tirotoksikosis ialah Penyakit Graves, Adenoma Toksik, Struma Multinodosa Toksik (Penyakit Plummer), Tiroiditis, serta penyebab lain yang relatif jarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian langkah diagnosis tirotoksikosis yang paling utama ialah kenampakan klinis yang mencerminkan kelebihan hormon tiroid dalam darah, baru kemudian dipikirkan penyebab paling mungkin yang mendasari tirotoksikosis tersebut. Mengingat manifestasi tirotoksikosis terjadi karena kelebihan hormon tiroid, maka evaluasinya melibatkan kadar hormon tiroid di dalam darah dan tata laksananya pun melibatkan pengembalian fungsi kelenjar tiroid ke dalam kadar yang normal di dalam darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu dari sepuluh manusia di dunia ini memiliki pembesaran kelenjar tiroid, namun tidak semua akan menimbulkan keluhan. Umumnya pasien akan datang ke dokter jika benjolan ini sudah sangat besar atau telah menimbulkan gejala kompresi trakea. Benjolan ini dikenal dalam istilah kedokteran sebagai 'struma' atau 'goiter', orang awam menyebutnya gondok. Belakangan untuk mempermudah segala macam jenis pembesaran kelenjar tiroid dikenal sebagai 'nodul tiroid'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebalikan dari tirotoksikosis, nodul tiroid atau struma dapat terjadi meskipun tanpa gangguan kadar hormon tiroid dalam darah. Jadi struma tiroid dapat terjadi pada keadaan eutiroid, hipotiroid, dan hipertiroid. Cara termudah (bukan yang paling akurat) untuk menegakkan diagnosis bila kita melihat adanya benjolan di leher ialah memastikan bahwa benjolan tersebut berasal dari kelenjar tiroid dengan melihat pergerakannya waktu menelan. Jika sudah yakin bahwa benjolan tersebut merupakan nodul tiroid (struma), maka tentukan bentuknya, apakah difus (batas tidak jelas) atau nodul (batas tegas). Barulah didapatkan penamaan struma ini termasuk struma nodosa atau struma difusa. Bentuk nodul dan difus penting dibedakan karena umumnya bentuk yang difus mengarahkan pada keganasan, meskipun tidak sepenuhnya benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menentukan struma difus atau struma nodosa, pastikan gejala klinisnya apakah terdapat tanda-tanda tirotoksikosis atau tidak. Jika tirotoksikosis terlihat jelas, maka struma tersebut diklasifikasikan sebagai struma toksik, sebaliknya nontoksik. Hasilnya, penamaan digabung semua menjadi [struma + nodosa/difus + toksik/nontoksik]. Setelah urusan penamaan selesai maka hal penting berikutnya adalah menentukan apakah kasus ini mengarah pada keganasan atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara praktis menarik kecurigaan keganasan ialah dari anamnesis dan pemeriksaan fisis. Dari anamnesis, struma yang mengarah pada keganasan umumnya tumbuh besar dalam waktu cepat (kurang dari sebulan), ada riwayat tanda-tanda kompresi trakea (batuk, dispnea, disfagia, disfonia, dan suara serak), terdapat kecurigaan metastasis (nyeri tulang atau batuk yang tidak sembuh dengan obat warung), riwayat radiasi daerah kepala, umur sangat tua atau sangat muda, serta riwayat karsinoma medular tiroid atau neoplasia endokrin multipel pada keluarga. Dari pemeriksaan fisis kecurigaan keganasan didapat dari adanya nodul yang sangat keras, unilateral, batasnya tidak tegas, limfadenopati regional, paralisis pita suara pada laringoskopi, serta diameter nodul yang lebih dari empat cm.&lt;br /&gt;Semua studi yang pernah dilakukan menunjukkan bahwa jenis struma yang paling sering ialah struma nodosa nontoksik, lazim disingkat SNNT. Angkanya mencapai satu hingga sepuluh persen dari total populasi. Sedangkan angka keganasan masih di bawah 1% namun membutuhkan evaluasi dan tata laksana yang jauh lebih akurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Majalah Farmacia&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-4216144153215331631?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/4216144153215331631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=4216144153215331631&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/4216144153215331631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/4216144153215331631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/03/mendiagnosis-kelainan-kelenjar-tiroid.html' title='Mendiagnosis Kelainan Kelenjar Tiroid'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-1685283010771218832</id><published>2009-03-25T06:46:00.000-07:00</published><updated>2009-03-29T03:53:20.441-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kedokteran'/><title type='text'>Pemeriksaan Imunologi Pada Hepatitis B</title><content type='html'>HbsAg timbul dalam darah enam minggu setelah infeksi dan menghilang setelah tiga bulan. Bila persisten lebih dari enam bulan didefinisikan sebagai pembawa (carrier). Pemeriksaan ini juga bermanfaat untuk menetapkan bahwa hepatitis akut yang diderita disebabkan oleh virus B atau superinfeksi dengan virus lain.&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anti-HBs timbul setelah tiga bulan terinfeksi dan menetap. Kadar Anti-HBs jarang mencapai kadar tinggi dan pada 10-15% pasien dengan Hepatitis B akut tidak pernah terbentuk antibodi. Anti HBs diinterpretasikan sebagai kebal atau dalam masa penyembuhan. Dulu, diperkirakan HBsAg dan anti HBs tidak mungkin dijumpai bersama-sama, namun ternyata sepertiga carrier HBsAg juga memiliki HBsAntibodi. Hal ini dapat disebabkan oleh infeksi simultan dengan sub-tipe yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HbeAg berkorelasi dengan sintesis virus yang tengah berjalan dan infeksius. Pada masa akut HBeAg dapat muncul transient, lebih pendek daripada HBsAg. Bila persisten lebih dari sepuluh minggu pasien masuk dalam keadaan kronik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anti-Hbe adalah suatu pertanda infektivitas relatif yang rendah. Munculnya anti-HBe merupakan bukti kuat bahwa pasien akan sembuh dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HbcAg tidak dapat dideteksi dalam sirkulasi darah, tetapi antibodinya (antiHBc) bisa. IgM antiHBc menunjukkan hepatitis virus akut. Antibodi ini dideteksi setelah HBsAg menghilang dari serum pada 5-6% kasus hepatitis B akut. IgM anti-HBc yang persisten menunjukkan penyakit kronik virus B, biasanya kronik aktif hepatitis. Titer rendah IgG anti-HBc dengan anti-HBs menunjukkan infeksi hepatitis B di masa lampau. Titer tinggi IgG anti-HBc tanpa anti-HBs menunjukkan infeksi virus persisten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HBV-DNA adalah petanda yang paling sensitif untuk replikasi virus. Metode yang digunakan sudah beraneka ragam. Metode yang digunakan adalah polymerase chain reaction (PCR). Satu genom viruspun dapat dideteksi. Bahkan HBV-DNA dapat dijumpai pada serum dan hati setelah HBsAg menghilang, khususnya pada pasien dengan terapi anti-viral. HBV-DNA serum merupakan indikator yang baik untuk kadar viremia, dan pada beberapa penelitian berkorelasi dengan kadar transaminase serum serta paralel dengan HBsAg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Harrison. Textbook of Internal Medicine.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-1685283010771218832?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/1685283010771218832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=1685283010771218832&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/1685283010771218832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/1685283010771218832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/03/pemeriksaan-imunologi-pada-hepatitis-b.html' title='Pemeriksaan Imunologi Pada Hepatitis B'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-2816562374714855970</id><published>2009-03-25T06:45:00.000-07:00</published><updated>2009-04-09T08:44:50.187-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Blogging'/><title type='text'>Cara Mendaftarkan Blog Pada Search Engine</title><content type='html'>Cara Mendaftarkan Blog Pada Search Engine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak cara yang bisa kita lakukan agar blog kita bisa dikenal dan di kunjungi, antara lain adalah dengan rajinnya kita blogwalking atau berkunjung ke blog milik orang lain, mendaftarkan ke berbagai agregator, dan yang paling efektif adalah melalui search engine atau mesin pencari.&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak cara yang bisa kita lakukan agar blog kita bisa dikenal dan di kunjungi, antara lain adalah dengan rajinnya kita blogwalking atau berkunjung ke blog milik orang lain, mendaftarkan ke berbagai agregator, dan yang paling efektif adalah melalui search engine atau mesin pencari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi blogger pemula mungkin berangggapan bahwa apabila kita membuat website atau blog akan secara otomatis terindeks atau berada pada list berbagai search engine, dan kenyataannya tidaklah demikian. Seperti halnya sebuah sekolah, agar nama kita terdaftar pada buku daftar siswa, tentunya kita harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu ke sekolah tersebut. Sama halnya dengan mesin pencari, agar blog kita terindeks pada mesin pencari, maka kita harus terlebih dahulu mendaftarkan blog milik kita pada situs pemilik mesin pencari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesin pencari tentu jumlahnya sangat banyak sekali, dan pada saat ini yang paling terkenal di dunia adalah Google, Yahoo, serta Msn. Apabila blog kita ingin terindeks pada mesin pencari mereka, maka kewajiban kita adalah mendaftarkan URL blog kita pada mesin pencari mereka. Bila ada yang belum tahu ke manakah harus mendaftarkan blognya, maka silahkan simak tulisan berikut :&lt;br /&gt;# Daftar Google&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendaftar ke google, silahkan sobat kunjungi http://www.google.com/addurl/, nah apabila sudah berada pada halaman pendaftaran ada beberapa langkah yang harus di lakukan, yaitu mengisi form yang di sediakan :&lt;br /&gt;# URL –&gt; Isi dengan URL blog sobat.&lt;br /&gt;# Comments –&gt; Isi dengan keyword atau kata kunci yang berhubungan dengan blog sobat&lt;br /&gt;# Isi kotak kosong dengan huruf Verifikasi yang tersedia&lt;br /&gt;# Klik tombol Add URL&lt;br /&gt;# Selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sobat melakukan pendaftaran ke Google, maka tidak serta merta blog sobat terindeks pada mesin pencari nya, akan tetapi memerlukan 3 sampai 4 minggu baru blog sobat bisa terindeks. Jika sudah 3 sampai 4 minggu, maka cobalah ketik alamat blog sobat pada mesin pencari google, apakah sudah terindeks atau belum? jika belum, coba tunggu beberapa minggu lagi, dan tuliskan kembali alamat blog sobat, Jika ternyata masih belum juga, coba deh daftarin lagi blog nya ke google seperti langkah di atas. Atau mungkin sobat tidak sabar ingin cepat terindeks, sebenarnya bisa saja ini terjadi, hanya dalam 3 atau 4 hari saja blog sobat sudah bisa terindeks di google. Ingin tahu caranya? simak saja postingan berikutnya ya, mungkin satu dua hari ke depan artikelnya selesai saya buat.&lt;br /&gt;# Daftar Yahoo!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendaftar ke yahoo! silahkan sobat kunjungi https://siteexplorer.search.yahoo.com/submit. Akan tetapi untuk mendaftar ke yahoo, sobat harus terlebih dahulu mempunyai account yahoo, karena di perlukan log in terlebih dahulu ke account yahoo. Bagi yang belum punya account yahoo (email di yahoo) silahkan bikin dulu, bagi yang sudah punya, sobat tinggal login dengan username serta password sobat. Apabila sudah login, nanti sudah tersedia kolom untuk di isi, silahkan isi kolom tersebut dengan URL sobat, kemudian klik tombol Add URL, selesai. Jika ingin memasukan alamat feed sekalian, sobat bisa memasukannya. Ingat, alamat feed di blogger hanya tinggal menambahkan atom.xml di belakang uRL blog sobat.&lt;br /&gt;# Daftar ke Msn&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk daftar ke Msn, silahkan sobat kunjungi http://search.msn.com/docs/submit.aspx?FORM=WSDD2 silahkan sobat isi huruf verifikasi dan URL sobat pada kotak yang tersedia, kemudian klik tombol Submit URL, selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila sobat mempunyai keinginan lebih, yaitu URL blog sobat terindeks pada puluhan mesin pencari, sobat bisa menggunakan bantuan situs submitter. Coba klik saja dibawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://freewebsubmission.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas sobat hanya mengisi alamat URL blog miliknya, serta menuliskan alamat email saja, kemudian klik tombol Submit Your Site.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ingin lebih cepat terkenal coba lakukan ping ke bebagai agregator, silahkan klik di bawah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://pingoat.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat tinggal mengisi form yang di sediakan. Selamat Mencoba !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-2816562374714855970?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/2816562374714855970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=2816562374714855970&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/2816562374714855970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/2816562374714855970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/03/cara-mendaftarkan-blog-pada-search.html' title='Cara Mendaftarkan Blog Pada Search Engine'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-6420919125326184396</id><published>2009-03-25T06:44:00.000-07:00</published><updated>2009-04-09T08:44:50.188-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Blogging'/><title type='text'>Cara Agar Blog Terkenal</title><content type='html'>Setiap blogger pasti ingin memiliki blog yang cepat dikenal oleh banyak orang, apalagi jika blog tersebut merupakan blog baru. Salah satu cara yang cepat adalah dengan memasang iklan blog anda di situs pasang iklan gratis yang banyak tersebar di internet.&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tentu capek sekali jika harus mengiklankan blog kita di ribuan situs iklan gratis satu per satu. Namun kini kita tidak perlu capek2 mendaftarkannya secara manual. Ada kabar gembira buat semua pemilik blog..sekarang telah ada situs pendaftar iklan situs/blog kita secara gratis dan otomatis, yaitu melalui growurl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui growurl , kita cukup sekali saja mendaftarkan alamat situs atau blog kita dan growurl akan secara otomatis mendaftarkan situs kita di lebih dari 100 situs pemasang iklan. Dan enaknya lagi, kita dapat memanfaatkan fasilitas ini secara gratis. Ingin tahu caranya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini saya bagi tips sukses melalui growurl untuk anda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Daftar menjadi member growurl. Klik di www.growurl.com untuk daftar secara gratis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. setelah anda terdaftar, silahkan anda pilih menu get free credit. Ada beberapa macam menu yang bisa anda pilih. yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Refer Friend to Register, anda akan mendapatkan 1 credit yang berlaku selama 2 hari tiap teman anda mendaftar growurl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Put GrowUrl logo on your website front page. Anda akan mendapatkan 2 credit setiapbulan yang berlaku selama 4 hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Put GrowUrl Mini Ads on your website front page. dengan memasang banner growurl,maka anda memperoleh 3 credit setiap bulan yang berlaku sampai 6 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Register your Classified Ads / Directory / Mailing List to GrowUrl. Dengan memilih ini anda akan memperoleh 10 credit tiap bulan yang dapat berlaku sampai 20 hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Write a review / article about GrowUrl in your blog. Dengan membuat review anda akan memperoleh 5 credit tiap review yang dapat berlaku selama 10 hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilih salah satu menu di atas dan anda akan mendapatkan link atau kode yang bisa anda tampilkan di blog / situs anda. Jika anda memilih write a review, segeralah membuat posting tentang growurl dan isikan link posting anda di form yang telah disediakan. Setelah itu anda hanya tinggal menunggu dan rajin mengecek apakah credit anda sudah masuk atau belum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika credit anda sudah masuk…daftarkan segera blog / situs anda. Maka secara otomatis growurl akan mendaftarkannya di ratusan situs pasang iklan, secara otomatis,gratis dan instan. Kemudian anda hanya tinggal melihat perubahan traffic anda. Saya yakin traffic anda akan meningkat jika anda melakukan tips2 yang ada di atas. mudah bukan??&lt;br /&gt;klik disini jika ingin menjadi member growurl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi terkenal tidaklah sulit, tapi mempertahankannya..perlu perjuangan. Tetap fokus pada content/posting yang berkualitas. Keep blogging.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-6420919125326184396?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/6420919125326184396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=6420919125326184396&amp;isPopup=true' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/6420919125326184396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/6420919125326184396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/03/cara-agar-blog-terkenal.html' title='Cara Agar Blog Terkenal'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-5457723301191087059</id><published>2009-03-25T06:42:00.000-07:00</published><updated>2009-03-29T07:46:44.643-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kedokteran'/><title type='text'>Penatalaksanaan PPOK</title><content type='html'>PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik) merupakan masalah kesehatan umum dan menyerang sekitar 10% penduduk usia 40 tahun ke atas. Jumlah kasus PPOK ini memiliki kecenderungan untuk meningkat, dimana menurut WHO pada tahun 2020 diperkirakan bahwa PPOK akan menjadai penyebab ke-3 ketidakmampuan (disability) di dunia, disampaikan oleh beberapa pembicara pakar dibidang respiratori saat mempresentasikan makalahnya pada acara Konferensi Kerja Pertemuan Ilmiah Berkala PERAPI 2006, di Bandung Desember ini.&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt; PPOK merupakan suatu kelainan penyempitan saluran napas, dan berhubungan dengan kelainan respon inflamasi yang berlangsung secara kronik. Gejala klinis dari PPOK adalah batuk kronik terutama pada penderita perokok dan terpapar gas/partikel polutan, produksi sputum yang meningkat, sesak napas (karakteristik pada PPOK adalah membutuhkan usaha atau tenaga lebih untuk bernapas, terengah-engah, persisten dan progresif, serta jika sudah berat menggunakan otot-otot bantu napas). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;   Diagnosis pasti ialah dengan pemeriksaan spirometri, terutama setelah    pemberian bronkodilatator.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;   Menurut &lt;em&gt;American Thoracic Society (ATS)&lt;/em&gt;, faktor risiko terjadinya    PPOK adalah:  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;   - Faktor host : faktor genetik, jenis kelamin, dan anatomi saluran napas &lt;/p&gt; &lt;p&gt; - Faktor exposure : merokok, status sosioekonomi, hipereaktivitas saluran napas, pekerjaan, polusi lingkungan, kejadian saat perinatal, infeksi bronkopulmoner rekuren, dll. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Gambaran klinis sistemik PPOK dapat berupa penurunan berat badan, disfungsi otot-otot skelet dan kelainan sistemik yang bersifat potensial. Penurunan berat badan akibat adanya ketidaksesuaian intake kalori, oleh karena pada pasien PPOK terjadi peningkatan metabolisme basal. Peningkatan metabolisme basal ini akibat adanya inflamasi sistemik, hipoksia jaringan dan pemakaian obat-obatan pada pasien PPOK (misalnya beta-2 agonis). &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Adanya disfungsi otot skelet dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup penderita karena akan membatasi kapasitas latihan dai pasien PPOK. Disfungsi ini terjadi akibat perubahan gaya hidup pasien PPOK (aktivitas fisik yang menurun karena pasien mudah sesak), kelainan nutrisi, hipoksia jaringan, apoptosis otot skelet, stres oksidatif, rokok, kepekaan individu, perubahan hormon, perubahan elektrolit, kelaiana regulasi nitrit oksida, dan obat-obatan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Gambaran sistemik dari PPOK antara lain dapat meningkatkan prevalensi depresi dan prevalensi osteoporosis. Osteoporosis dapat terjadi pada penderita PPOK karena adanya malnutrisi, perubahan pola hidup, prokok, terapi steroid dan inflamasi sistemik. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;   Pemberian &lt;strong&gt;bronkodilator&lt;/strong&gt; (beta-2 agonis atau    anti-kolinergik) merupakan terapi utama pada kasus PPOK. &lt;em&gt;Global    initiative for chronic obstructive lung disease (GOLD) &lt;/em&gt;telah merekomendasikan pemberian bronkodilator sebagai obat utama dalam penatalaksanaan PPOK, disamping obat golongan lain seperti inhalasi glukokortikoid, antioksidan dan lainnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Bronkodilatator dapat diberikan secara insidentil, ataupun diberikan secara reguler dan lebih disukai ialah dalam bentuk inhalasi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;   Pemakaian antioksidan  yang direkomendasikan oleh Internasional dan nasional    guideline adalah &lt;strong&gt;N-acetylcysteine (NAC)&lt;/strong&gt;. NAC selain sebagai agen mukolitik, juga berperan sebagai antioksidan dan anti-inflamasi, serta imunomodulator. NAC sebagai agen mukolitik bekerja dengan cara menghancurkan/memecah jembatan disulfida dari makromolekul mukoprotein yang terdapat dalam sekresi bronkial, sehingga mukus menjadi lebih encer, serta bekerja dengan cara memperbaiki kerja silia saluran napas. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Dengan adanya kerja silia yang membaik ini, maka akan sedikit mukus yang melekat pada epitel dan menyebabkan penetrasi antibiotika ke dalam jaringan akan meningkat, dan hal ini akan mengurangi kolonisasi bakteri. Efek ini dikenal sebagai anti adherens bacteria dari NAC. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; NAC sebagai antioksidan akan menjadi prekursor glutation (antioksidan) karena NAC mudah untuk berpenetrasi kedalam sel dan diasetilasi menjadi sistein. Sistein ini berperan terhadap sintesis glutation. Selain berperan secara tidak langsung sebagai antioksidan, peranan NAC secara langsung sebagai antioksidan adalah membawa gugus tiol (gugus SH) bebas yang dapat berinteraksi dengan gugus elektrofilik ROS. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Peranan NAC sebagai anti-inflamasi yaitu menghambat pelepasan sitokin pro-inflamasi, dan sebagai imunomodulator dengan cara meningkatkan fungsi sel-sel imunitas seperti limfosit dan makrofag terhadap radikal bebas dan bakteri atau benda asing. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Uji klinis NAC pada PPOK yang melibatkan 1392 pasien membuktikan bahwa pemberian NAC dapat mengurangi viskositas ekspektorasi, memudahkan ekspektorasi, dan mengurangi derajat keparahan batuk. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;   Terapi lain yang saat ini sedang diteliti peranannya dalam PPOK adalah &lt;em&gt;   anti-TNF alpha&lt;/em&gt; (telah ditunjukan efektif pada penyakit inflamasi kronis    seperti artritis reumatoid) dan penghambat iNOS. &lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-5457723301191087059?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/5457723301191087059/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=5457723301191087059&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/5457723301191087059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/5457723301191087059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/03/penatalaksanaan-ppok.html' title='Penatalaksanaan PPOK'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-1893920363799738249</id><published>2009-03-25T06:40:00.000-07:00</published><updated>2009-04-20T08:35:46.501-07:00</updated><title type='text'>Soal Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI)</title><content type='html'>SOAL UJIAN KOMPETENSI 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KUMPULAN SOAL-SOAL KOMPETENSI&lt;br /&gt;1. Wanita 22 tahun tidak sadarkan diri. Penderita berasal dari Kupang yang baru tinggal di Jakarta selama 1 tahun. Diketahui, ia 1 bulan yang lalu pulang ke Kupang NTT dan baru kembali ke Jakarta 1 minggu yang lalu. Dari keadaan pasien di atas dapat disimpulkan&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;A. Imunitas ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Imunitas bersifat protektif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Imunitas didominasi oleh imun humoral&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Imunitas dibentuk dengan cepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Imunitas hilang dengan cepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Seorang wanita 37 tahun datang dengan keluhan keputihan seperti susu kental. Gatal pada kemaluan, berulang. Pasien juga menderita DM. Pemeriksaan fisik normal. Status lokalis regio vagina dan perineum hiperemis, bercak-bercak putih, flour albus putih kental. Untuk penegakkan diagnosis, pemeriksaan apa yang sebaiknya dilakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Sediaan basah usap vagina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Biopsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Biomolekuler&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Serologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pada pemeriksaan hepatitis B yang diperiksa adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Antibodi anti Hbe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Antibodi anti Hbs&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Antibodi anti Hbc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Hbc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Wanita 11 tahun, tonsil T3 hiperemis, berselaput, unilateral&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. ADS + Penicilin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. ADS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ADS + Vit C dosis tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Penicilin + Vit C dosis tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Penisilin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Wanita 10 tahun, higienis kurang, gatal-gatal pada sela jari tangan dan tungkai, dijumpai adanya eritem, papul, pustula, vesikula. Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban: Skabies&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Seorang wanita 40 tahun, dijumpai adanya benjolan pada payudara kanan, konsistensi keras, diameter 2-5cm, batas tegas, sulit digerakkan, keluar darah dan cairan putih. Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Fibroadenoma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Tumor pilloides&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Papiloma intraduktal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Karsinoma invasif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Mastitis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Seorang laki-laki 25 tahun mengalami trauma akibat kecelakaan lalu lintas. Dijumpai adanya SOL pada CT Scan kepala serta epidural hematoma. Kemungkinan arteri yang pecah adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Bridging vein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. a. meningea media&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. a. serebral anterior&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. a. serebral posterior&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Berry artery&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Wanita 40 tahun ada benjolan pada submandibular dextra. Pemeriksaan foto menunjukkan tumor parotis (kelenjar air liur) paling ganas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Adeno ca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Kistadenoma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Tumor acinic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Karsinoma mukoepidermoid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Mixed type sel ca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Wanita 37 tahun mengeluh sesak nafas, merah di daerah pipi. Tes Smith Ag (+). Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. SLE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. OA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. RA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Artritis Gout&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Sindrom Sjogren&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Wanita 40 tahun mengalami keputihan. Pada Pap Smear dijumpai sel koilosit dan Displasia sedang. Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. HIV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. HBV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. HSV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. HPV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Seorang wanita mengeluh benjolan perut kiri. Dilakukan pemeriksaan PA, biopsi menunjukkan adanya tulang, tulang rawan, sel glioma otak, ependimoma. Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Teratoma jinak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Teratoma ganas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Teratoma campuran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Tumor yolk sac&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Tumor sel granulosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Wanita 45 tahun mengeluh sesak nafas, pemeriksaan laboratorium: SGOT dan SGPT normal, parameter yang lain juga normal. Hanya dijumpai cairan di bawah diafragma. Ditemukan tumor ovarium dan kepadatan di peritoneum. Sindrom apakah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Sindrom Eisenmenger&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Meig syndrome&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Sindrom Cartegener&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Sindrom Nefrotik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Sindrom Hepatorenal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Wanita hamil 32 minggu mengeluh sesak nafas, bengkak di kaki (+), parameter lainnya normal. Pada pemeriksaan urin, dijumpai protein +. Bagaimana hal ini bisa terjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Peningkatan tekanan osmotik plasma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Penurunan tekanan hidrostatik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Pemindahan cairan intravaskuler&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Sumbatan aliran darah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Retensi garam oleh ginjal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Laki-laki meninggal di ladang. Kaku-kaku sendi karena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Meningkatnya cairan di sarkoplasma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Tidak tergradasinya asetil kolin di synaps&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Pusat tubuh berhenti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Motor neuron tidak aktif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Semua enzim tidak bekerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Anak 3 tahun kejang, demam 5 hari, penurunan kesadaran, batuk pilek. Untuk menegakkan diagnosis keadaan di atas dilakukan pemeriksaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Periksa trombosit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Periksa gas darah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Periksa elektrolit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Periksa cairan otak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Periksa cairan lambung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Wanita 35 tahun mengalami luka tembak di rahang kiri oleh teman sekerja. Dirawat 1bulan di rumah sakit, 3 hari baru keluar, terjadi perdarahan, dibawa ke dokter, lalu dirawat, baru pulang 2 hari, terjadi lagi perdarah saat sikat gigi, pasien lalu dibawa ke UGD, namun mengalami sesak saat di jalan dan akhirnya meninggal. Keluarga ingin menuntut. Tindakan paling berat untuk dokter yang merawat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Sanksi pidana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Sanksi perdata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Sanksi administratif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Tegur lisan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Ganti rugi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Wanita 35 tahun, dibawa dalam keadaan tidak sadar, panas sejak 4 hari. Pasien sudah ke dokter dan mendapat obat tetapi tidak ada perbaikan. 10 hari yang lalu baru pulang berburu dari hutan di Flores. Pada pemeriksaan fisik didapatkan: koma, GCS 5, TD: 150/90, N: 100, T:40,8°C, kaku kuduk, kelenjar limfe koli teraba 2 buah masing-masing 1 cm, tungkai dan tangan lemah. Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Stroke&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Sepsis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Meningitis bakterial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Sistiserkosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Malaria serebral&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Wanita 80 tahun kesakitan tidak tertahankan oleh tumor ganas di paru yang sudah menjalar pada organ lain. Pasien ini meminta dilakukan euthanasia terhadap dirinya. Alasan mengabulkan euthanasia pada pasien ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Usia pasien sudah sangat tua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Pasien membayar dalam jumlah besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Euthanasia menghilangkan pasienan pasien&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Permintaan pasien&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Hak manusia untuk mengkahiri kehidupan mereka sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Wanita 36 tahun mengalami pembesaran uterus simetris tanpa disertai nodul atau massa. Pasien juga mengalami menorrhagia dan nyeri pelvis. Tes kehamilan (+). Diagnosis keadaan diatas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Endometriosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Leiomyoma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Hiperplasia endometrium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Adenomiosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Endometritis kronik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Seorang wanita 50 tahun mengalami peningkatan LDL darah, mendapat terapi oral. Setelah minum obat os mengeluh nyeri otot yang akhir-akhir ini semakin luas terutama bila beraktivitas. Bagaimana mekanisme kerja obat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Meningkatkan asam empedu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Menurunkan pengikatan asam empedu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Menurunkan produksi LDL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Menurunkan aktivitas lipoprotein lipase&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Menghambat aktivitas 3 hidroksi 3 metilglukoronil koA reduktase&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Wanita 32 tahun sebagai pekerja tambang datang dengan keluhan perut terasa sakit tanpa disertai keluhan mual, muntah, diare. Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan fisik ditegakkan diagnosis plumbo porphiria. Terjadi defisiensi enzim apakah pada keadaan ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Uroporfirinogen dekarboksilase&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Heme sintase&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Protoporfirinogen oksidase&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ALA dehidratase&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Coproporfirinogen oksidase&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Anda diminta membantu suatu organisasi menyusun perilaku hidup sehat. Kegiatan tersebut memberikan pendidikan tentang makanan sehat dan cara mempersiapkannya. Keterampilan menghitung kalori dan jenis olah raga apa yang baik untuk kardiovaskuler dan daya tahan. Strategi apakah yang digunakan dalam program tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Edukasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Kemitraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Pemberdayaan masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Peningkatan kapabilitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Komunikasi ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Bayi, lahir spontan, berat badan dan panjang badan dalam batas normal, rewel terlihat kuning. Bilirubin direk 0,75, bilirubin indirek 15,5. Total bilirubin 16,25. Menurut anda, apakah yang menyebabkan keadaan ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban: Hepatitis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Bayi 7 bulan keluar nanah dari telinga kiri yang didahului pilek, panas, batuk. Apa yang harus dilakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban: Pengisapan sekret dan pemberian antibiotika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Wanita 22 tahun, nyeri menelan sebelah kanan. Dijumpai demam, suara sengau, trismus 3 cm, pada palatum ……….. Awal penatalaksanaan pada keadaan ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Antitetanus + antibiotika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Pemasangan nasogastrik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Laki-laki 34 tahun menderita bercak kemerahan di pantat, lutut, siku, tidak gatal, bersisik, kulit kusam, berkelok-kelok. Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Lichen planus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Dermatofita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Ptiriasis rosea&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Psoriasis vulgaris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Seorang laki-laki umur 24 tahun mengeluh tukak pada leher kanan. Setahun kemudian tukak tersebut pecah, tidak begitu nyeri dan meluas. Dari hasil PA didapatkan massa folikel yang dilapisi sel epitel kuboid. Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Lupus eritematosus sistemik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. TBC kutis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Skrofuloderma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. MH tuberkulosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. MH lepra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Wanita 50 tahun, mengeluh pembesaran pada kelenjar tifoid, tidak nyeri, sebesar bola pingpong, T3, T4 normal, TSH meningkat. Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Stroma limfonodum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Tiroiditis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Adenoma folikuler&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Toksik goiter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Wanita 19 tahun G2P1A0 hamil aterm, fase aktif, 4 jam pembukaan 4 cm, baru pecah ketuban, posisi kepala di stasiun 3, DJJ 140 x/menit. Tindakan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Ambulasi pasien&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Rujuk untuk sesar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Oksitosin + oksigen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. 12 anak sekolah dasar memiliki sekolah yang berdekatan dengan tempat sampah, sakit mual dan mata kuning. Tindakan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Tutup sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Isolasi 12 anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Meneliti anak tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Melakukan penelitian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Lapor ke dinkes setempat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Anak 7 bulan, berat 8 kg, tidak mau makan dan minum, UUB cekung, tidak dijumpai panas, mual, dan nyeri. Anak rewel. Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Stomatitis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Mononukleosis infeksiosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Moniliasis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Difteri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Tumor tonsil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Wanita 50 tahun, suka kencing, makan, berat badan turun, BSS 300 mg/dl. Bila dibiarkan, efek mikroangiopati yang timbul berupa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Miokardiopati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Nefropati diabetik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Stroke otak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. Pria 40 tahun, berhalusinasi melihat peti mayat dan mendengar mayat berbicara “mati kamu, mati kamu”. Obat yang baik untuk penderita ini adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Antidepresi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Antipsikotik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Anticemas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Elektrokonvulsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Psikoterapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. Seorang wanita 27 tahun, riwayat kontak seksual ± 3 hari yang lalu. Pasien mengeluh keluar nanah dari OUE, warna kemerahan, bengkak, OUE terasa nyeri, dan terdapat demam. Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Sifilis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Limfogranuloma venerum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Gonorrhoe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Ulkus molle&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. Wanita 25 tahun, riwayat kontak seksual ± 3 minggu yang lalu. Timbul tukak, hilang sendiri tanpa berobat. Tiba-tiba 2 minggu kemudian muncul bintik-bintik merah menyebar ke seluruh tubuhnya. Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Sifilis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Gonorrhoe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Ulkus molle&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Limfogranuloma venerum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Seorang anak laki-laki 10 tahun, riwayat demam dan nyeri menelan sejak ± 5 hari yang lalu. ± 3 hari yang lalu, BAK kurang dari 1 gelas/hari, nyeri pinggang, BUN meningkat, laboratorium urin eritrosit (+), protein (+), silinder (+). Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Glomerulonefritis akut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Sindroma nefrotik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. Seorang anak perempuan 6 tahun datang dengan keluhan BAK kurang. Riwayat diare dan muntah-muntah ± 3 hari yang lalu. Ayahnya kemudian mempuasakan anaknya dan makan dan minum. Hari ini anaknya minum air &gt; 7 liter tetapi BAK tetap sedikit. Diagnosis kedaan ini adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Gagal ginjal akut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Gagal ginjal kronis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Gagal ginjal akut dan kronis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Anak laki-laki usia 2 tahun berat badan 15 kg. Berapa maintenancenya untuk 1 hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. 750 cc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. 1000 cc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. 1100 cc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. 1250 cc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. 2250 cc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Seorang pria usia 56 tahun mengeluh luka pada jari kelingking kanannya, terlihat tulang pada ruas kedua jari pasien mengeluh nafsu makan bertambah, banyak minum, mudah lesu, sering BAK, Hb= 9 gr/dL, Glukosa puasa 190 mg/dL, 2 jam PP 425 mg/dL, urin reduksi merah bata, pH=4,5. Kemungkinan apakah zat yang berlebih dalam darah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Asam lemak bebas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Laktat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Benda keton&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Sorbitol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Asam amino&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. Dua orang anak usia sekitar 3-4 tahun tinggal di desa yang sama, namun ada perbedaan pada kondisi fisik ke-2 anak tersebut. Anak I gemuk, bila ditekan bekas tekanan tidak hilang, anak II, kurus, kaki edema saat ditekan, bekas tekanan tidak hilang. Anak pertama baru pindah ke desa tersebut setelah 3 bulan ayahnya di PHK. Anak II sudah tinggal di desa tersebut sejak lahir. Apa yang menyebabkan perbedaan kondisi fisik pada kedua anak tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Jenis makanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Lama tinggal di desa tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Lama defisiensi protein kalori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Jenis penyakit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Jenis edema&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. Seorang wanita usia 40 tahun datang ke dokter dengan keluhan mulut mencong ke kiri dan telinga terasa sakit dan bertambah sakit bila daun telinga bergerak. Keluar cairan berwarna kuning dari telinga. Os menderita DM. Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Otitis media kronis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Otitis media kronis maligna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Kolesteatoma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Otitis eksterna maligna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Bell’s palsy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42. Wanita 54 tahun sulit menahan menahan BAK, badan kurus, sering haus, penglihatan kabur, pemeriksaan oftalmologi ada kekeruhan lensa mata kiri, BSS 380 mg/dL. Zat apa yang dijumpai di urin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Glukosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Leukosit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Protein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Eritrosit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Kristal Ca oksalat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43. Wanita 22 tahun disuntik insulin karena DM seumur hidup. Kelainan metabolik yang dijumpai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Kerusakan sel β pankreas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Gangguan mekanisme sekresi insulin dari pankreas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Menurunkan jumlah reseptor insulin pada sel target&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Perubahan kualitas reseptor insulin pada sel target&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Menurunkan jumlah signaling molekul di sel target&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44. Wanita 30 tahun, datang dengan keluhan utama dada berdebar selama 5 bulan, kurang tidur, sepsis diare diobati sendiri. Minum pil KB, TD: 150/80 mmHg, N: 120 x/menit aritmia, RR 16 x/menit. Ada benjolan di depan leher, ikut bergerak waktu menelan. Penyebab aritmia pada keadaan ini adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Obat diare&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Sering diare&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Pil KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Kurang tidur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Benjolan di leher&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45. Pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Scanning leher&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. EKG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Iodium uptake&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. T3, T4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. BMR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;46. Wanita 20 tahun, mengeluh kedua telinga kurang mendengar. Pemeriksaan fisik tidak ada kelainan, tes bisik 3 m. Weber lateralisasi ke kanan. Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Kanan conductive hearing loss (CHL), kiri CHL lebih berat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Kanan sensorineural hearing loss (SNHL), kiri SNHL lebih ringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Kanan SNHL kiri, kiri CHL ringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Kanan CHL sedang, kiri CHL ringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Kanan dan kiri mixed hearing loss, kanan lebih berat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47. Malaria dengan demam selang 2 hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Malariae&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Vivax&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Ovale&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48. Varisela, vesikula belum pecah, T=38,4°C. pengobatan yang sesuai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Salep&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Krim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Bedak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Lotio&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;49. Lesi eritema di inguinal kanan dan kiri; nodul satelit (+), tidak erosi, sediaan yang tepat adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Salep&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Krim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Bedak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Lotio&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50. Untuk menanggulangi wabah DBD, gubernur melakukan gerakan 3 M yang disosialisasikan melalui slogan dan radio spot. Cara ini termasuk kategori apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Content&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Context&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Clarity&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Continuity&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Consistency&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;51. Untuk sakit kulitnya pasien diberi prednison, pasien termasuk kategori pelupa untuk minum obat. Bagaimana cara anda meningkatkan kepatuhan penderita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Minum dengan dosis 1 x/hari pagi, bila lupa jangan minum pada hari itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Minum dengan dosis terbagi, bila minum berdekatan, beri tahu efek samping obat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Minum 1 x/hari sebelum tidur untuk menurunkan efek pada GIT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Minum 1x/hari pagi hari, bila lupa, segera minum kapan ingat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Minum kapan ingat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;52. Wanita 50 tahun, riwayat hipertensi selama 5 tahun, tidak berobat teratur (tiazid, β-bloker. TB: 157 cm, BB: 72 cm, TD: 170/100. Kardiomegali untuk tahu kerusakan target organ ginjal, pemeriksaan sederhana untuk keadaan ini adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Urin rutin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Kreatinin serum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Ureum serum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Klirens kreatinin urin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. LFG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;53. 4 bulan anemia gravis, pucat, UU lebar, lie hepar besar, GOT: eritrosit ukuran sama dengan inti lmfosit kecil, daerah pucat &lt; ½ diameter eritrobasophilic stipling, target cell, ear drop, howel jelly bodies. Penyebabnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Anemia hemolitik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Defisiensi folat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Defisiensi B12&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Defisiensi Fe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Thalasemia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;54. Laki-laki 40 tahun, mengalami penurunan kesadaran, dari korea, hemiparesis, TIK meningkat, pada CT Scan dijumpai bentukan bulat seperti kristal berisi scolices pada jaringan otak. Diagnosis keadaan ini adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Hydatid desease&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Angiostrongyliasis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Trichinellosis spiralis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Cystiserkosis cellulosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Taenia solium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;55. 5 tahun, enuresis, gatal di perianal terutama malam hari. Usulan pemeriksaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Tinja langsung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Tinja apung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Tinja endapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Harada Mori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Garam Scotch adhesive tape&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;56. Pria, 38 tahun, petani, sering lelah, nafsu makan menurun, BB menurun, flatus meningkat, nyeri abdomen, diare berdarah +, lendir +, tinja langsung terdapat bentukan tak teratur dengan tonjolan runcing, di dalamnya terdapat inti bergerak cepat. Diagnosis keadaan ini adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Balantidium coli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Dientamoena fragilis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. E. coli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. E. histolytica&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Giardia lamblia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;57. Pemeriksaan untuk diagnosis posisi punggung fetus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Leopold I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Leopold II&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Leopold III&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Leopold IV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Periksa dalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;58. Seorang wanita hamil mengeluh adanya masa di leher depan sejak 3 tahun yang lalu, tidak ada nyeri dan semakin membesar. Di kampungnya banyak yang menderita sakit seperti ini. Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Defisiensi akromium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Defisiensi zat iodium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;59. Seorang wanita usia 30 tahun mengeluh keluar cairan keputihan dari vaginanya. Terdapat gatal, vulva dan vagina lecet-lecet karena sering digaruk-garuk. Dari vagina keluar cairan seperti bulir-bulir nasi atau susu bubuk. Pemeriksaan apa yang harus dilakukan selanjutnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Darah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Urin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Pap smear&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Vaginal swab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;60. Seorang wanita usia 54 tahun datang dengan keluhan tidak bisa menahan BAK. Sering BAK malam hari, badan kurus, mudah haus, penglihatan mata kabur, BSS 380 mg/dL. Gejala apa lagi yang relevan ditemukan pada pasien ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Bising sistolik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Pembesaran kelejar tiroid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Anemia konjungtiva&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Tremor pada jari-jari tangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Mudah lapar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;61. Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke praktik dokter umum dengan keluhan nyeri dan timbul benjolan pada pangkal ibu jari kaki kanan yang sudah diderita selama 3 bulan ini. Pada pemeriksaan fisik tampak pangkal ibu jari kanan tersebut nyeri bila digerakkan serta pada sisi lateralnya terdapat benjolan dengan diameter 2 cm yang melekat pada dasar. Pemeriksaan asam urat darah meningkat. Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Artritis gout&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Artritis reumatoid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Osteoartritis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Sinovitis vilonodular&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Artritis tuberkulosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;62. Dalam perencanaan suatu program perlu indikator proses dan masukan. Terkait program Depkes Indonesia Sehat 2010, indikator yang paling sesuai adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Angka kesakitan malarai per 1000 penduduk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Persentase penduduk yang memanfaatkan Puskesmas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Persentase rumah sehat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Persentase persalinan oleh tenaga kesehatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Persentase Posyandu Purnama dan Mandiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;63. Berikut daftar penyakit infeksi dan noninfeksi pada Puskesmas A tahun 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hipertensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3365&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TBC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;349&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demam Berdarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;120&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ISPA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3949&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gizi Buruk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menentukan prioritas masalah kesehatan menurut Pan American Health Organization berdasarkan “Severity of the problem” yang memiliki skor tertinggi adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Hipertensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. TBC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Demam berdarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ISPA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Gizi buruk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;64.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hipertensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;755&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TBC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diare&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;702&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ISPA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1953&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gizi Buruk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan “Community dan Political Concern”?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Hipertensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. TBC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Diare&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ISPA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Gizi buruk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;65. Seorang wanita, G2P1A0, hamil 12 minggu, datang untuk pemeriksaan rutin kehamilan. Riwayat kehamilan pertama lahir spontan, hidup, berat badan normal. Saat ini anak telah berusia 3 tahun, sehat. Anamnesis tambahan untuk risiko anemia pada ibu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Menanyakan kebiasaan dietnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Riwayat anemia defisiensi Zn saat kehamilan yang lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Apakah anak yang sekarang anemia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Jenis kontrasepsi yang digunakan sebelum kehamilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Riwayat minum obat-obatan sebelum dan selama kehamilan ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;66. Wanita, 19 tahun mengeluh telapak kaki terdapat lubang-lubang dangkal nyeri. Pada kerokan kulit didapatkan gambaran bulat/lonjong. Apa penyebab keadaan tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Hifa nonreproduktif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Miselium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Spora&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Aspergilum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Hifa reproduktif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;67. Laki-laki 55 tahun, tidur tidak bisa dibangunkan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan sklera ikterik, spider nevi, buncit. Istri berkata setelah makan ikan dan paginya sulit dibangunkan. Di mulut terdapat bercak-bercak daran dan bau amandel. Apa penyebab adanya bau amandel?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Amoniak dalam nafas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Alkohol dan darah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Alkohol dan sisa ikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Sisa ikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Sisa ikan + darah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;68. Wanita 17 tahun, mengeluh keputihan dan vaginal discharge putih kehijauan, bergumpal-gumpal, gata ± 1 minggu. Penyebab keadaan ini adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Tricophyton&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Epidermophyton&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Fusarium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Aspergilus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Candida&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;69. Pada luka bakar grade II, 42%. Tindakan pertama yang dilakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Pemberian O2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Infus RL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;70. Wanita datang dengan keluhan nyeri saat BAK. Dijumpai adanya ulkus. Apa ulkus tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Ulkus mole&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Ulkus durum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;71. Anak laki-laki 11 tahun. Datang dengan keluhan gatal-gatal di tangan, badan, genitalia sejak 1 bulan terakhir. Gatal terutama pada malam hari. Teman-temannya juga mengalami keadaan yang sama. Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Prurigo herba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Skabies&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Pedikulosis korporis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Gigitan serangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Dermatitis alergika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;72. Laki-laki 35 tahun, korban jambret dibawa ke UGD. Terdapat beberapa luka bacok di lengan bawah kiri, pucat, takut. Setelah perawatan luka, dianjurkan rawat inap untuk observasi. Setelah 5 hari pasien pulang dan kontrol poli. Jenis visum yang diberikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. VER sementara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. VER lanjutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. VER tetap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Surat istirahat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Surat rawat jalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;73. Laki-laki 30 tahun, 1 minggu yang lalu berobat ke dokter, keluhan utama tungkai bawah kanan bengkak, merah, nyeri. Kelainan kulit: eritem, batas tegas, edema, bula, palpasi hangat, nyeri tekan. Pemeriksaan gram : Streptococcus (+). Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Erisipelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Eritrasma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Selulitis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Ektima&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Impetigo kontagiosa bulosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;74. Seorang laki-laki usia 65 tahun datang dengan keluhan tangan tremor, jantung berdebar. Untuk menyingkirkan adanya parkinson, pemeriksaan yang dianjurkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Uji gula darah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Uji rigiditas dan ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Uji spastisitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Tes romberg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;75. Mata kanan tidak bisa melihat, mata kiri normal. Dimanakah letak kerusakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Nervus optikus dextra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Traktus optikus dextra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Chiasma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Chiasma anterior&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Chiasma posterior&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;76. Anak-anak usia 8 tahun, pandangan kabur perlahan-lahan. Sebagai dokter umum, tindakan apa yang harus dilakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Rujuk ke spesialis mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Lakukan anamnesa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Pemeriksaan visus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;77. Bilas lambung pada sirosis hepatis bertujuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Membuang racun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Membuang sisa makanan di lambung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;78. Diet pada sirosis hepatis, dari koma kemudian 7 hari sadar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Makanan biasa + ekstra protein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Makanan biasa + ekstra vitamin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Makanan biasa + ekstra protein + vitamin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Diet TKTP 3 x sehari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. DIET TKTP paket kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;79. Bayi 4 tahun dengan gangguan pencernaan, sumber bahan utama yang diambil dari ………. glikogen otot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;80. Pasien 20 tahun timbul bisul di wajah, papul, vesikel, nodul di pipi, hidung dan dahi. Diagnosis kelainan di atas adalah ………. acne vulgaris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;81. Mikroorganismenya ………. Propionibacterium acne&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;82. Dipengaruhi oleh hormon ………. estrogen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;83. Seorang ibu 55 tahun gatal-gatal di telapak tangan setelah mencuci pakaian, IgE normal, uji tempel normal. Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. DKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. DKI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;84. Laki-laki 65 tahun diantar ke rumah sakit dengan keluahn sesak nafas. 1 bulan terakhir berat badan turun drastis. Keadaan umum lemah, sesak nafas, RR: 30x/menit. Pada pemeriksaan fisik paru-paru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;85. Eritem pada mukosa (SSJ). Bila perlu injeksi pada pasien diberikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Gentamicin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Klindamicin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;86. Pemeriksaan punggung bayi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Leopold I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Leopold II&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Leopold III&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Leopold IV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Periksa dalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;87. Terdapat cairan pada telinga disertai jaringan granulasi. Kemungkinan diagnosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. OMSK maligna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. OMSK benigna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. OE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;88. Seorang laki-laki mengeluh demam intermiten, tubuh dan konjunktiva kuning. Bilirubin direk 4, bilirubin indirek 5,7. Alkalin fosfatase 50, hematokrit 25%. Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;89. Seorang anak laki-laki umur 10 tahun tinggal di tempat kurang terurus. Gatal-gatal di sela tangan, bokong dan kelamin. Pemeriksaan fisik mendapatkan papul, vesikel, pustula, ekskoriasi. Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;90. Wanita 27 tahun, mengeluh timbul vesikel dasar eritem. Minggu ke-1 bertambah banyak, minggu ke-2 menjadi gelap dan mengering. Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;91. Seorang peternak 35 tahun, luka lengan bawah sejak lahir. Terdapat demam, malaise, sakit kepala, ulkus merah hitam, pemeriksaan mikroskop gram hasilnya Streptococcus basil gram (+). Kemungkinan kuman pada keadaan ini adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Streptococcus pyogenes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Streptococcus aureus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Clostridium perfringens&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Basillus anthracis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Bacillus subtilis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;92. Laki-laki 60 tahun mengeluh benjolan pada leher kanan, bertambah besar sejak 1 bulan, benjolan submandibula, terfiksir, ukuran 2 cm. Biopsi PA: sel-sel sebesar limfosit matur, uniform, difus, tidak tampak folikel limfoid. Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Limfadenitis kronis nonspesifik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Limfoma maligna hodgkin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Limfoma maligna non hodgkin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Penyakit letterer sore&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Penyakit hand schiler christian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;93. Penyakit dengan kencing kuning sudah 2 hari. Skera dan kulit ikterik. Pemeriksaan penunjang yang dilakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. SGOT-SGPT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;94. Pria dewasa 61 tahun, muntah berdarah, mual dll. 20 tahun yang lalu didiagnosis menderita hepatitis B. penyebab hematemesis pada pasien ini adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Varises esofagus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;95. seorang pria 23 tahun, batuk berdahak kental warna kuning selama 2 minggu. Terdapat demam ringan, keringat malam. Direncanakan foto thoraks posisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. anteroposterior&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. lateral kiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. lateral kanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;96. Perempuan 11 tahun, keluar cairan dan darah sedikit dari vagina, keluhan lain tidak ada. Kemungkinan diagnosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. kehamilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. menstruasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;97. Bayi 10 jam dilakukan foto knee chest position. Indikasi paling mungkin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Megakolon kongenital&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Atresia ani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Invaginasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Atresia duodeni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;98. Wanita 30 tahun, sering berdebar, gemetar, berkeringat. Pada pemeriksaan fisik: denyut jantung meningkat, eksoftalmus, tremor, laboratorium: T meningkat, TSH menurun, EKG AF. Apa yang menyebabkan terjadinya gangguan jantung pada pemeriksaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Hambatan pengisian darah ke ventrikel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Kebutuhan metabolik tubuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Tamponade jantung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Regurgitasi katup trikuspid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Infarct miokard&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;99. Laki-laki 60 tahun, keluhan lemah, mudah lelah sejak 3 bulan yang lalu. 1 minggu terakhir mengeluh nafas sengal bila bekerja sehari-hari. Keluhan sebelumnya tidak ada, riwayat perdarahan tidak ada, sakit serupa dalam keluarga tidak ada. Pada pemeriksaan fisik: pucat, lain-lain dalam batas normal. Hb= 6,6; retikulosit= 0,7%; RBC=3,4 juta, leukosit=8.100; trombosit=480.000; MCV=……..fl; MCH=28,7 fl. Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Anemia hemolitik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Anemia penyakit kronis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Anemia sideroblastik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Anemia megaloblastik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Thalasemia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;100. Seorang wanita 32 tahun G2P1A0 12 minggu datang untuk pemeriksaan rutin kehamilan. Riwayat anak pertama lahir spontan, hidup, berat badan normal. Sekrang usia 3 tahun, sehat. Sebagai dokter anamnesis penting apa yang dibutuhkan untuk mengetahui risiko anemia ibu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Kebiasaan diet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Riwayat anemia defisiensi kehamilan lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Anak menderita diare&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Konstipasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Riwayat obat-obat sebelum kehamilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;101. Laki-laki 25 tahun G1P0A0 hamil 8 bulan dibawa ke bidan UGD karena hipertensi dan tungkai bengkak. Riwayat kejang (-), tekanan darah 160/110; edema, proteinuria. Bagaimana penanganannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Infus D5%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Diazepam 10 mg i.m.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. MgSO4 4 gram dalam D40% i.m.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Fenobarbital 30 mg oral&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Observasi ketat di ICU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;102. Anak laki-laki 12 tahun dibawa ke Puskesmas. Keluhan mudah lelah, banyak keringat, mata agak melotot, nafsu makan meningkat. Sering BAB, ujung tangan sering gemetar. Berat badan 40 kg, tinggi badan 160 cm. Pemeriksaan lain yang perlu dilakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Bikarbonat darah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. T3, T4, TSH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Kelainan kromosom&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. BSS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Keton urin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;103. Laki-laki 65 tahun mengeluh lemas, demam selama beberapa minggu, menggunakan valvular protesis 5 tahun yang lalu. Pemeriksaan fisik: ptekie dada dan perut, kultur darah, cocci gram (+), katalase (+), koagulasi (-). Bakteri tidak bisa fermentasi manitol dan dihambat oleh novobicum. Kemungkinan bakteri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Streptococcus pneumoniae&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Streptococcus agalactial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Streptococcus aureus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Staphylococcus saprophyt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Staphylococcus epidermidis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;104. Laki-laki 58 tahun mengeluh nyeri dada yang menjalar ke dagu dan lengan kiri setelah makan siang. Nyeri yang sama kurang lebih 1 minggu yang lalu. Nyeri kurang lebih 5 menit, yang hilang saat istirahat, tekanan darah 120/70, nadi 100x/menit, T=37°C, TB=154 cm, BB= 71 kg. Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Pleuritis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Pneumonia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Angina pektoris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Ulkus peptikum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Refluks esofagus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;105. Laki-laki 35 tahun didiagnosis hemoroid eksterna stadium III, setelah 1 minggu terjadi perdarahan dubur, lemah, pusing. Laboratorium Hb= 6; MCV = 71 fl, MCH= 32 pg, LED 50, PCV 18, lekosit 12.000, trombosit 350.000. Pemeriksaan berikutnya yang harus dilakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Elektroforesis protein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Serum iron, total iron binding capacity&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Punksi sumsum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Tes fragilitas osmotik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Tes ozid ham&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;106. Laki-laki 10 tahun, kaki dingin 1 jam. 4 hari yang lalu panas tinggi terus menerus, batuk (-), pilek (-), makan (-), mual muntah 5 kali warna hitam. 3 jam sakit. Berat badan 25 kg, anemia (-), akral dingin +/+, trombosit 25.000, capillary refill &gt; 2 detik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Malaria serebral&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Sepsis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Tifoid berat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Weil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Sindrom dengue&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;107. Laki-laki 60 tahun, post CABG, terdapat sesak nafas, panas. Kultur sputum gram (-), pigmen hijau, tetapi tidak fermentasi karbohidrat. Kemungkinan bakteri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Moraxella&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Serratia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Proteus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Pseudomonas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Klebsiella&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;108. Seorang anak laki-laki usia 6 tahun datang dengan keluhan pucat: nafsu makan cukup,namun ada gangguan pertumbuhan. Terdapat riwayat transfusi, dijumpai splenomegali, hasil laboratorium menunjukkan anemia mikrositik hipokrom, dan terdapat target cell. Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Anemia defisiensi besi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Thalassemia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Malaria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;109. Seorang laki-laki usia 30 tahun, hasil pemeriksaan HBs Ag (+). Kakek meninggal karena sirosis. Kakak meninggal karena kanker hati. Pemeriksaan apa untuk memastikan replikasi virus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Anti HBs&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. HBc Ag&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Hbe Ag&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;110. Laki-laki 60 tahun datang dengan BAB pucat. Tidak demam teraba masa di epigastrium disertai ikterik. Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Kolesistitis akut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Koledokolitiasis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Pankreatitis akut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Pankreatitis kronis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Tumor pankreas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;111. Seorang wanita 55 tahun datang dengan demam, badan lemas, mual muntah, mudah capek, ikterus. Tidak ada tanda-tanda stigmata hepatitis kronis. Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Hepatitis viral akut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Ikterus obstruktif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;112. Seorang laki-laki 45 tahun datang dengan keluhan demam, batuk pada awalnya kering kemudian menjadi berdahak coklat. Riwayat merokok 1 bungkus per hari. Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Bronkitis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Bronkiektasis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Karsinoma paru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;113. Seorang wanita 45 tahun datang dengan keluhan tidak bisa tidur, ingin bunuh diri dengan racun serangga karena ia merasa bersalah atas kematian suaminya. Ia merasa ditinggalkan teman dan mengidap kanker. Anjuran untuk pasien ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Psikoterapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Menetramkan keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Memberi sedatif dosis tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;114. Ulkus kornea periferal. Diagnosis paling mungkin adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Ulkus mooren&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Ulkus geograpian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Ulkus bakteri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Ulkus fungi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;115. Seorang wanita 30 tahun mata merah mendadak, visus 1/60. Terdapat Injeksi silier dan konjunktiva, COA dangkal, sakit kepala, mual dan muntah. Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Glaukoma akut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;116. Pasien 17 tahun, kejang-kejang, tonik klonik. Kejang selama 20 menit, mulut berbusa. Terapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Diazepam i.v. 1 ampul saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Fenitoin loading dose&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;117. Seorang perempuan, karyawati dipindahtugsakan ke bagian operator. Sejak itu sering melamun, mengoceh sendiri, jika teman mengobrol di dekatnya ia merasa curiga. Gangguan kejiwaan pada keadaan ini adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Flight of ideas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Waham paranoid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;118. Terapi pada pasien ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Antidepresi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Antianxiety&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;119. Seorang wanita 57 tahun, mata kanan kabur, nyeri mata, warna pelangi, mual muntah. Sebelumnya mata kanan normal, visus= 2/60, tekanan= N+3, hiperemis, edemam kornea, pupil midriasis, bilik dangkal. Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Glaukoma sudut terbuka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Glaukoma sudut tertutup akut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Glaukoma absolut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Glaukoma sekunder&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Glaukoma maligna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;120. Seorang laki-laki 3 bulan, pipi kanan terdapat lesi eksimatosa disertai nanah. Orang tua memiliki gejala asma. Penyebab keadaan ini adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. S. aureus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. S. hemoliticus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Candida albicans&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Tricosporum sp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Tricophyton sp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;121. Seorang wanita usia 38 tahun, sakit kepala 2 tahun, hemiparese kanan, UMN, papil edema. Kemungkinan penyebab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. CVD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Tumor Intra kranial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Ensefalitis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Neuropati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Migren hemiplegia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;122. Di puskesmas yang Anda pimpin akan dilaksanakan penyuluhan diare. Agar penyuluhan berhasil, maka kita harus menentukan sasaran penyuluhan. Apa metode penyuluhan paling tepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Wawancara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Konseling&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Role play&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Ceramah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Seminar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;123. Perempuan 40 tahun menjalani operasi pomeroy, didapatkan jaringan untuk pemeriksaan mikroskopik, hasilnya epitel kolumner bersilia. Berasal dari jaringan apa sediaan mikroskopik tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Serviks uteri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Endometrium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Tuba falopii&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Ovarium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Vagina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;124. Seorang perempuan 56 tahun setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan keganasan di mulut rahim. Dokter menerangkan diagnosa, pasien tertegun dan berulang mengatakan “Apa memang benar saya menderita penyakit tersebut?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Merujuk ke psikiater&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Melakukan tes psikologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Menyarankan memperbanyak ibadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Menyarankan melakukan aktivitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Melakukan konseling individu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;125. Seorang anak 10 tahun, datang dengan keluhan gatal-gatal di fosa poplitea dan cubiti. Keluhan berulang kali, sering pilek. Ayah penderita menderita asma bronkial. Pada pemeriksaan dermatologis didapatkan plak eritem dengan batas difus, erosi, skuamosa dan likenifikasi. Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Dermatitis eksamatosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Dermatitis atopik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Dermatitis seboroika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Dermatitis kontak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Dermatitis numular&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;126. Seorang laki-laki 50 tahun datang ke RS deng keluhan benjolan pada sendi kaki dan tangan sejak 2 bulan, sakit dan merah. Zat apa yang berhubungan dengan penyakit pasien?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Kolesterol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Gula darah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Asam urat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Ureum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Bilirubin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;127. Bayi 2 bulan, keluhan utama, bagian hitam bola mata kanan lebih besar. Mata berair, tidak kuat cahaya, sering berkedip. Pada pemeriksaan kornea mata kanan keruh dan ukuran lebih besar dari kiri. Pemeriksaan apa yang tepat untuk diagnosa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. USG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. TIO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. CT Scan/MRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Lapang pandang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Elektroretinogram&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;128. Laki-laki 50 tahun, mengalami kolik abdomen kanan atas, urin kemerahan. Pada foto polos abdomen terdapat banyak radioopaq dengan ukuran 1 cm di subkostal XII kanan. Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Kolelitiasis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Hepatolitiasis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Nefrolitiasis kanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Ureterolitiasis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Abses hepar yang kalsifikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;129. Laki-laki 60 tahun dengan keluhan utama badan lemah, nyeri persendian. Hasil laboratorium: anemia, serum protein dan protein urin abnormal. Pada x Ray foto kepala terlihat proses multipel bentuk punched out. Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Osteosarkoma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Lesi akibat penyakit hemolitik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Multipel mieloma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Penyakit ginjal kronik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Lesi akibat osteomielitis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;130. Seorang wanita 30 tahun, muntah darah. Riwayat hepatitis B kronis. Pada pemeriksaan fisik didapatkan lemah, TD: 140/90, N: 98x/menit, konjunktiva pucat, rambut ketiak (-), gineko (+), spider nevi (+), peranjakan 5 cm. Penyebab hematemesis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Sindrom Mallroy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Pecahnya varises esofagus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Esofagitis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Perforasi ulkus gaster&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Perforasi ulkus duodenum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;131. Tes pematangan paru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Tes apung paru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Getah paru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Toksikologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. DNA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Makroskopi plasenta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;132. Faktor-faktor yang menyebabkan asbestosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Beban kerja utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Beban kerja tambahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Toksik yang termakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Toksis yang terserap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Toksis yang terhirup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;133. Laki-laki 30 tahun mengeluh sesak mendadak, batuk berdahak banyak, mengi (+), riwayat alergi makanan. Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Pneumonia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Koch&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Asma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. PPOK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Ca paru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;134. Seorang laki-laki, 51 tahun datang dengan keluhan utama perut membesar, riwayat hepatitis kronis, liver span mengecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;135. Laki-laki 20 tahun, demam tinggi hilang timbul 1 minggu yang lalu. Nafsu makan tidak ada, perut terasa penuh, kembung, mual, 3 hari tidak BAB. Malam mengigil, antipiretik tidak sembuh. Pemeriksaan yang paling tepat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. VDRL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Widal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Well-felix&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Wasserman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Kahn&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;136. Laki-laki 43 tahun mengeluh sesak nafas setelah menaiki tangga. Keluhan ini sudah dialami sejak 1 bulan yang lalu. Sesak berkurang bila istirahat. JVP meningkat, bising jantung (+). Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Kompensasi jantung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Dekompensasi ventrikel kiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Dekompensasi ventrikel kanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Atrial fibrilasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Ventikel fibrilasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;137. Anak-anak 2 tahun, perkembangan mental tidak sama dengan teman sebaya. Setelah diperiksa IQ= 55, hasil periksa urin di wood’s lamp berwarna kebiruan. Penderita ini mengalami inborn error of metabolism&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;138. Wanita 30 tahun datang dengan benjolan pada leher depan. 1 minggu yang lalu menderita nyeri dan demam. Tidak ada keluhan jantung berdebar dan berkeringat. Pemeriksaan fisik mendapatkan masa bulat, kenyal, mudah digerakkan, ukuran 3×3x2 cm dan ikut bergerak bila menelan. LED meningkat, leukositosis, T3 dan T4 meningkat. Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Goiter difusa toksik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Goiter nodosa toksik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Goiter nodosa non toksik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Karsinoma tiroid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;139. Anak 2 tahun mengalami retardasi mental sejak 6 bulan yang lalu, IQ= 55, pada pemeriksaan urin fenil piruvat positif, anak ini mengalami inborn error of metabolism. Asam amino apa yang terganggu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;140. Pasien usia 25 tahun mengeluh nyeri telinga hebat, pendengaran normal. Pada otoskopi tidak didapatkan perforasi. Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. OE sirkumskripta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. OE difusa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Perikondritis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. OMSA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;141. Pasien 20 tahun seorang petinju, mengeluh benjolan pada daun telinga kiri, tidak ada nyeri, fluktuasi, dan demam. Kemungkinan diagnosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Aterom&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Abses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Perikondritis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Hematoma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Keloid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;142. Anak 5 tahun, nyero telinga, demam, lemah, tidak ada nafsu makan, membran timpani merah menonjol, tidak ada perforasi. Diagnosis kelainan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. OMSA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. OMK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Furunkel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Miringitis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. OMS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;143. Laki-laki 6 tahun, timbul rambut pubis, suara pecah, jerawat, LH &gt; 6, KSH &gt; 6, Coscan normal, pemeriksaan normal. Keadaan ini disebabkan oleh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Pubertas precock&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Tumor hipofise&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Tumor adrenal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;144. Kepala puskesmas kecamatan A gagal dalam melaksanakan suatu program kesehatan masyarakat setelah dilakukan evaluasi, diketahui salah satu penyebab adalah karena berkurangnya dukungan dari dinkes, camat dan lurah setempat. Strategi apa yang harus diambil pada keadaan ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Advokasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Kemitraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Pemberdayaan masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Dukungan sosial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Komuniasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;145. Pasien wanita memakai lensa kontak sudah 3 tahun, lalu mata merah dan kabur. Apa yang perlu ditanyakan untuk menunjang diagnosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Yang muncul merah dulu atau kabur dulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Apakah menjalar sampai sakit kepala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Apakah tahu cara merawat lensa kontak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Apakah tahu cara menggunakan lensa kontak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;146. Benjolan pada payudara, batas tegas, keras tidak nyeri. Kemungkinan diagnosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Karsinoma invasif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Karsinoma in situ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Karsinoma papilitis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;147. Hasil yang diharapkan didapatkan dari pemeriksaan urin penderita SN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Oval fat bodies&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Leukosit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Eritrosit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Sel skuama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. ……….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;148. Seorang anak 6 tahun, pitak di kepala, alopesia, diameter 3 cm, terdapat titik hitam di tengah, KOH menunjukkan hifa sejati dari batang rambut. Penatalaksanaan keadaan ini adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Krim mikonazol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Tablet ketokonazol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Shampo bifonazol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Tablet griseofulvin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Tablet amfoterisin B&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;149. Pasien lumpuh 4 ekstremitas. Saran anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Berobat jalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Rawat di klinik pribadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Di puskesmas dengan fasilitas perawatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. RS tipe D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. RS dengan ICU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;150. Rash di pipi, terdapat vesikel dan deskuamasi. Kemungkinan diagnosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Ektima&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Erisipelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Akne&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Lupus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. DK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;151. Perlemakan hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Gangguan pembentukan lipotropik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Gangguan oksidasi asam lemak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Gangguan pembentukan apoprotein B&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;152. Pasien sakit jantung diberikan diretika, badan menjadi lemas kemungkinan terjadi………. hipokalemia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;153. Wanita 14 tahun, hidung tersumbat. Temannya ternyata merasa bau, pasien tidak merasa bau. Pada rinoskopi anterior cavum nasal dekstra terdapat krusta kehijauan. Diagnosis keadaan di atas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;154. Bakteri yang paling sering pada keputihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;155. Bakteri yang paling sering pada infeksi saluran nafas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;156. Bakteri yang paling sering pada karditis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;157. Acne vulgaris, Ptiriasis rosasea, comedocal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;158. Laki-laki 65 tahun datang dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;159. Seorang wanita usia 40 tahun mederita sulit menelan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;160. Setelah resusitasi, tekanan darah yang diharapkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;161. Pada pemeriksaan kusta, jenis sel yang ditemukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;162. Pada dermatitis atopi, jenin imunoglobulin yang meningkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;163. Pada keganasan ginekologi, Schular duval bodies khas untuk tumor apa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;164. Apa yang dimaksud volkman ischemi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;165. Obat skabies yang aman untuk ibu hamil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;166. Pada stroke arteri apa yang biasanya pecah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;167. Pada toksoplasmosis, imunoglobulin apa yang perlu diperiksa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;168. Jenis NSAID yang menyebabkan kelainan jantung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;169. Pasien tidak sadar, memiliki riwayat DM………KAD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;170. Pasien sering lapar, haus, kurus, luka tidak sembuh……….DM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;171. Pasien HIV meninggal……….lakukan universal precaution&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;172. Pasien dengan gejala DBD, tindakan pencegahan berupa……….pemberantasan sarang nyamuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;173. Sulit menelan, 1 sisi tonsil kiri membesar………. abses peritonsil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;174. Orang tinggal di India, timbul bercak, MH, terapi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;175. Main di pasir, cacingan, jenis cacing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;176. Pemeriksaan pada psoriasis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;177. Merah di punggung………. Ptiriasis rosea&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;178. Lidah palut, kurang mineral apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;179. Kehr’s sign&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Angkatan 2001. Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-1893920363799738249?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/1893920363799738249/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=1893920363799738249&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/1893920363799738249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/1893920363799738249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/03/soal-ujian-kompetensi-dokter-indonesia.html' title='Soal Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI)'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-8569474760806894926</id><published>2009-03-25T06:37:00.000-07:00</published><updated>2009-04-09T08:44:50.188-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Blogging'/><title type='text'>Cara Membuat Blog</title><content type='html'>Bagaimana Cara Membuat Blog ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini berhubung ada beberapa teman yang menanyakan bagaimana caranya bikin blog Buat kang fajar dan kang irwan yg kemarin sempet pengen diajarin bikin blog,ini dia kang sudah saya tulis disini caranya, saya akan menjelaskan sedikit tentang membuat blog di blogger.com, tapi supaya memudahkan anda,alangkah baiknya anda membuat email dulu di http://mail.google.com, kalo dah punya email tsb, mari kita pelajari dgn seksama bagaimana cara membuat blog, sukses selalu untuk para dokter dan blogger!!!&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Bagaimana cara membuat account Blogger?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertma klik di www.blogger.com, kemudian klik tombol "Buatlah Blog Anda Sekarang". Pada halaman berikut, Anda akan diminta untuk membuat Google Account. Anda dapat menggunakan Google Account pada layanan Google lainnya. Jika Anda sudah memiliki Google Account mungkin dari Gmail, Google Group, atau Orkut, silakan sign in terlebih dahulu. Setelah Anda sign in, Anda harus memasukkan nama layar dan menerima Syarat Layanan Blogger. Setelah selesai, Anda akan diminta untuk membuat blog dan memulainya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bagaimana cara membuat blog Blogger?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum dapat membuat blog gratis di Blog*Spot, yaitu layanan hosting Blogger, Anda harus telah membuat account pada blogger.com. Setelah Anda login ke blogger.com, klik link "Buat Blog". Pada Langkah 2, masukkan judul dan alamat (URL). Anda juga harus mengetikkan kata verifikasi yang ditampilkan di halaman ini. Setelah selesai, klik "lanjutkan". Pada langkah 3, Anda dapat memilih template untuk blog Anda; itulah tampilan yang akan muncul ketika Anda mempublikasikannya. Selanjutnya, Blogger akan membuat blog baru Anda dan mencadangkan spot Anda di BlogSpot. Segera setelah Anda membuat posting pertama, halaman Anda akan muncul di alamat yang Anda pilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bagaimana cara posting / mempublikasikan tulisan anda ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Dashboard Anda, klik link "Posting Baru" di sebelah blog yang ingin Anda kirimi. Berikutnya, Anda akan melihat halaman Buat Posting Baru. Awali dengan memberikan judul pada posting Anda (opsional), kemudian masukkan posting-nya dgn cara copy paste kan tulisan anda itu. Setelah selesai, klik link "Pratinjau" untuk memastikan bahwa posting sudah siap. Setelah Anda puas dengan posting Anda, klik tombol "Publikasikan". Ini akan mempublikasikan posting baru Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bagaimana cara mengirim gambar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat meng-upload foto dengan menggunakan ikon gambar pada toolbar editor posting. Ketika Anda meng-klik ikon ini, akan muncul jendela di mana Anda bisa memilih satu atau beberapa gambar dari komputer Anda. Klik tombol "Browse" untuk mencari gambar yang Anda inginkan. Atau, Anda bisa memasukkan URL dari gambar yang sudah online untuk dimasukkan ke dalam posting Anda. Apabila Anda meng-klik link untuk memilih tataletak, Anda bisa mengatur cara gambar Anda muncul di posting Anda. Opsi di sebelah kiri, tengah dan kanan akan menentukan bagaimana teks dari posting Anda akan mengalir di sekitar gambar. Opsi ukuran ini memungkinkan Anda mengatur skala gambar ke ukuran yang berbeda di area posting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oke..sampai tahap ini saja anda sudah punya blog sendiri, tinggal anda rias aja tuh blog biar cantik, oke!! sbg rasa terimakasihnya silahk&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-8569474760806894926?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/8569474760806894926/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=8569474760806894926&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/8569474760806894926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/8569474760806894926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/03/cara-membuat-blog.html' title='Cara Membuat Blog'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9057491485903360012.post-4186009112749465036</id><published>2009-03-25T06:06:00.000-07:00</published><updated>2009-04-09T08:44:50.188-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Blogging'/><title type='text'>Cara Agar Blog Dikenal Google</title><content type='html'>sebenernya ini gak begitu penting bila blog kita selalu aktif, unik, dan sering dicari orang, tapi buat kita yang orangnya gak sabaran, pengen cepet masuk search engine sejuta umat mungkin trik ini bisa dicoba.&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;pertama daftarkan blogmu di www.google.com/addurl klo dah masukin jangan lupa buat sitemapnya di http://www.xml-sitemaps.com/ setelah didownload sitemapnya, trus upload sitemapnya ke root dari web anda seperti http://www.septianw.web.id/sitemap.xml dah punya account di google blum? klo blum daftar dulu di http://www.google.com/accounts trus masuk di http://www.google.com/webmasters/ dan masukin sitemap yang dah digenerate tadi di http://www.google.com/webmasters/sitemaps/ tapi sebelumnya tambahkan dulu site anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gugel_sitemap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah itu tambahkan sitemap anda di kolom sitemap, setelah ditekan pasti muncul seperti gambar dibawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;General_web&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah muncul, pilih saja add general untuk web yang berbasis komputer(www) atau mobile sitemap untuk web yang berbasiskan ponsel(wap) setelah anda klik (dalam contoh ini general web sitemap) munculnya akan seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fill&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pending&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah klik “add web sitemap” trus akan muncul klo udah muncul seperti itu, tinggal tunggu 1 hingga 2 hari untuk sitemap anda diverifikasi. setelah sitemap anda diverifikasi tunggu aja 3 hari hingga 1 minggu, setelah itu web anda akan nongol di google, untuk mempercepat web anda nongol di google sering2 aja search web anda lewat google, klo perlu setiap hari search web anda lewat google dengan IP yang berbeda. kalo yang suka pake search.yahoo.com sebagai search engine dan pengin webnya muncul disono tunggu bentar ya, ntar aku tulis artikelnya. tapi kalo masih gak sabar juga buat nunggu cari aja gimana caranya lewat search engine favorite, pasti nemu deh. :-D Tags: google, search+engine, sitemap&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9057491485903360012-4186009112749465036?l=dokteraep.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dokteraep.blogspot.com/feeds/4186009112749465036/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9057491485903360012&amp;postID=4186009112749465036&amp;isPopup=true' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/4186009112749465036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9057491485903360012/posts/default/4186009112749465036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dokteraep.blogspot.com/2009/03/cara-agar-blog-dikenal-google.html' title='Cara Agar Blog Dikenal Google'/><author><name>Aep Saepudin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09507070539293454687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_vT6jv081nKA/SeIrKEyg5vI/AAAAAAAAAGs/qJUByS6K1WY/S220/A+Putih+3.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry></feed>
